"Yen, udah tiga minggu, masih belum mau pulang?" Jeongin yang baru selesai mandi setelah pulang nge-gym bersama Jongho menggeleng.
Selama pergi dari rumah Jeongin memang rajin pergi ke gym bersama si maknae ateez yang juga sahabat abangnya, Seungmin. Alasannya karena Jeongin ingin terlihat lebih dewasa agar tidak diejek bocah terus. Minho tentu mengizinkan, toh yang menjadi pelatihnya adalah besannya, San. Dan kebetulan kontrakan tempat mereka tinggal sementara adalah milik tantenya Hongjoong.
"Yaudah terserah Ayen aja, tapi emang Ayen gak kangen sama suasana rumah? gak kangen sama temen-temen Ayen? Gak kangen sama Eunchae?"
"Udah putus" Jawabnya singkat.
Minho terkekeh pelan "Kata Sakura Eunchae sakit, bahkan sampe di rawat di rumah sakit"
"Serius? Eunchae sakit apa?!"
"Gejala tipus--"
"Ayok kita pulang bang!" Ucapan Minho terputus dan hal itu membuat Seungmin yang sadari tadi nyimak menggeleng pelan. "Katanya mantan kok masih perhatian?"
Padahal mereka sulit sekali membujuk si bungsu untuk pulang. Tapi setelah diberi tau kabar Eunchae langsung gerak cepat. Dasar remaja....
Minho dan Seungmin memang marah pada Chan dan semua yang terlibat pada kejadian hari itu. Namun marah berlarut-larut pun tak ada gunanya selain merenggangkan tali persaudaraan. Mereka rasa 3 minggu sudah cukup untuk membuat Chan dan yang lain sadar akan kesalahan yang mereka lakukan. Lagian sebentar lagi mereka akan melangsungkan pernikahan Ryujin dan Hoseok. Tidak etis rasanya kalau keluarga Cahyadi masih terpecah menjadi dua kubu.
.....
"Gue gak tau harus nyari mereka kemana lagi Joong, gue udah pasrah sekarang"
Hongjoong memandang iba teman seper-produseran dan seper-leaderannya itu yang terlihat mengenaskan karena ditinggal minggat 3 anggotanya. Diam-diam captain dari keluarga ateez itu bertukar pesan dengan saudaranya.
___________________________________
"Bang Songa🐰"
Bang, kasih tau aja ya, gak tega gue liat mukanya abang Chan
Jangan! Gue udah sepakat sama Minho masalah ini
Tapi bang...
Joong, nurut atau lo tidur diluar malam ini
Iya bang iya🥺👉👈
Bagus💅
____________________________________
"Sorry ya bang, gue gak bisa bantu" Hongjoong meraih cangkir kopi dan meneguknya pelan.
Ngomong-ngomong saat ini mereka sedang ada di salah satu kafe yang tidak jauh dari tempat kerja Hongjoong. Semenjak ditinggal minggat dan diliburkan oleh babeh, Chan memang sering lantung lantung tidak punya tujuan seperti pengangguran. Dan sesuai saran dari Namjoon, agar ia tidak terlalu larut dalam rasa bersalahnya, Chan rajin pergi nongkrong bersama teman-teman 97line atau sesama leader. Ia bahkan pernah mengajak hangout leader Enhypen, tapi baru mengutarakan niat lewat pesan chat saja Jungwon langsung terkena demam. Jadi rencana tersebut batal, untung saja Hongjoong yang gila kerjanya 11 12 dengan Chan sedang libur dan bisa menemani Chan nongkrong.
"Iya gapapa. Joong, lo pernah bentak Jongho gak?"
Hongjoong berpikir sejenak kemudian mengangguk "Pernah"
"Terus tanggapan Jongho gimana? Dia nangis? Atau marah sama lo?" Chan menatap partnernya penasaran. Sementara Hongjoong menghela nafas.
"Bang, Ayen sama Hoho tuh beda meskipun mereka sama-sama maknae. Ayen dibentak sama lo nangis, karena lo perlakuin dia selama ini kayak bayi yang baru lahir. Apa-apa harus Ayen dulu, intinya dimanja banget, bener gak?" Chan mengangguk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetangga?!
FanfictionGimana jadinya kalo keluarga Abah Sihyuk dan 7 buntutnya yang minus akhlak tetanggaan sama keluarga Babeh Jinyoung yang punya 8 bocah prik? (S1&S2) S1=End S2=......
