Hari yang ditunggu-tunggupun tiba, perjuangan PT-99 latihan selama 3 bulan ini akan dibuktikan di panggung besar lomba band antar fakultas tahun 2025 yang diselenggarakan tepat pada hari ini.
Hyunsuk dan Arin sebagai manager sudah sibuk dari satu minggu lalu. Keduanya mengikuti rapat bersama para penyelenggara dan mengurus hal apa saja yang dibutuhkan anak band asuhan mereka.
PT-99 mendapat giliran tampil terakhir yaitu di jam 9 malam. Banyak yang bilang penampilan terakhir itu adalah penampilan yang akan paling banyak ditonton. Dan sebisa mungkin mereka harus menampilkan penampilan yang pecah. Namun, karena hal itu Changbin dkk malah kena demam panggung.
Nyali mereka tiba-tiba ciut setelah melihat penampilan band dari fakultas lain yang terlihat sangat keren dengan banyaknya supporter. Sedangkan mereka masih dipandang sebelah mata karena semua anggotanya anak baru.
"Siap-siap guys, 15 menit lagi kalian tampil" Ucap Arin saat masuk ke ruang tunggu.
"Gue bisa mundur aja gak sih, sumpah mules banget perut gue" Rengek Dino
"Bin, kalo gue salah gebuk gimana?" Tanya Wooyoung gugup.
"Gapapa, asal jangan gebuk kepala jurinya aja Young" Ucap Changbin santai. Meski terlihat begitu, sebenarnya Changbin juga merasa nervous. Karena bagaimana pun pengalaman ngeband mereka baru satu kali saat kelulusan, dan itu untuk hiburan saja bukan lomba.
"Gue lebih baik berhadapan sama 15 orang preman daripada berhadapan sama ratusan penonton dan 5 juri"--Yeonjun
" Mana penampilan yang lain pada keren lagi"--Mark
"Katanya brandal tukang baku hantam, masa tampil depan umum aja ciut?" Ejek Hyunsuk
"Ini beda kasusnya Suk!"--Yeonjun
" Ck, udah-udah ayok kita pasti bisa. Buat sekarang jangan pikirin menang kalah atau apapun, yang penting kita tampil sebisa kita. Anggap aja kita tampil ini buat festival, bukan buat perlombaan " Ucap Changbin menyemangati kawan-kawannya.
Ke lima pemuda itupun berkumpul membuat lingkaran kecil untuk berdo'a, setelah itu meneriakan yel-yel yang baru tercipta kemarin malam
"Panglima Tempur 99!"--Changbin
" TERABAS AJALAH ANJIR!"--PT99
Hyunsuk dan Arin speechless mendengar yel-yel anak asuhnya itu.
"Bener-bener mencerminkan seorang berandal" Batin keduanya.
Setelah itu merekapun satu persatu naik ke atas panggung membawa alat masing-masing. Kecuali Wooyoung dan Dino yang alatnya sudah disiapkan oleh Hyunsuk dan beberapa panitia penyelenggara.
"Bawa santuy aja Jun" Bisik Changbin agar vokalis utamanya itu tidak nervous.
"Siap pak Ketu"
"Oke guys, kita sampe di peserta terakhir. Kali ini datang dari fakultas teknik nih, ini dia PT-99 band!" Seru seorang MC kemudian turun dari panggung.
Semua sudah pada posisi masing-masing, begitupun dengan Yeonjun yang berusaha untuk tetap tenang.
"Selamat malam semuanya, kita PT-99 Band dari fakultas teknik. Disini kita bakal bawain 3 lagu, 2 lagu cover dan satu lagu kita sendiri. Dan buat permulaan kita bakal bawain lagunya Dewa 19 'Elang'..."
Intro dimulai dengan permainan gitar listrik Changbin di iringi bass Mark, keyboard Dino dan disusul hentakan drum Wooyoung. Setelah itu barulah Yeonjun menunjukan vokalnya.
"Aku ingin terbang tinggi, seperti elang...
Melewati siang malam, menembus awan
Ini tanganku untuk kau genggam,
Ini tubuhku untuk kau peluk,
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak untuk kau miliki....🎶 "
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetangga?!
FanfictionGimana jadinya kalo keluarga Abah Sihyuk dan 7 buntutnya yang minus akhlak tetanggaan sama keluarga Babeh Jinyoung yang punya 8 bocah prik? (S1&S2) S1=End S2=......
