"Ramadhan 4"

35 13 4
                                        




____________________________________

"Wonyeong "


Kak, nanti sore jadikan?
Mama nanyain mulu nih

InsyaAllah jadi, jam 4 gue otw


Oke, hati-hati di jalannya ya kak🥰

Hmm

____________________________________


Semenjak pertemuan tidak sengaja dengan orang tua Wonyeong di mesjid malam itu. Juga fotonya yang debut di akun milik si gadis, Wonyeong meminta nomornya lewat dm. Dan sesuai perkataan Wonyeong, orang tuanya mengundang Seungmin untuk buka puasa bersama di rumahnya.
Kabar tersebut membuat keluarga Cahyadi heboh dan tak hentinya menggoda Seungmin. Seperti sore ini, setelah melaksanakan shalat ashar dan tadarus sebentar, Seungmin langsung bersiap untuk berangkat ke rumah Wonyeong.

"Cieee... yang mau bukber di rumah camer" Celetuk Hyunjin yang tengah nonton TV bersama Jisung.

"Berisik bang"

"Halah salting tuh pasti"--Jisung

Seungmin tidak memperdulikan mereka dan lanjut jalan. Namun saat tangannya hampir meraih gagang pintu, panggilan Minho menghentikannya.

"Min bentar"

"Apa bang?"

"Nih!" Seungmin mengernyit saat Minho menyodorkan dua paperbag.

"Apaan tuh?"

"Ini ada rendang dan udang saos padang buatan gue sama browniesnya Felix. Bawa gih, masa datang ke rumah camer gak bawa apa-apa. Malu Min.... "

Seungmin menghela nafas "Bang, gue--"

"Bener kata Minho Min, bawa aja" Oke, Seungmin tidak bisa menolak jika si sulung sudah bertitah. Chan tiba-tiba muncul dari depan pintu utama setelah pergi seharian entah kemana.

"Oke gue bawa, thanks ya bang" Akhirnya Seungmin pun mengambil dua paperbag dari tangan Minho.

Saat Seungmin berbalik lagi-lagi langkahnya terhenti karena panggil Chan. "Ada apa lagi bang?"

"Nih!" Kali ini Chan menyerahkan sebuah kunci.

"Kunci mobil?"

"Iya, lo liat mobil Jeep di depan?" Seungmin menengok ke arah halaman dan benar saja disana terparkir sebuah mobil Jeep warna hitam entah milik siapa.

"Terus apa hubungannya sama gue?"

"Itu buat lo. Lo pengen mobil Jeep kan? Kemarin babeh nyuruh gue beliin itu buat lo."

Seungmin yang mendengar itu tentu terkejut. Bukan hanya Seungmin, Hyunjin dan Jisung saja sampai menganga. Sementara Minho hanya terkekeh, sepertinya para tetua memang sudah tau mengenai hal tersebut.

"Kok tiba-tiba bang?"

"Babeh seneng akhirnya lo bisa deket ama cewek dan gak terlalu ambis sama pelajaran. Lagian lo banyak acara di kampus dan kadang sampe ke luar kota, kalo pake motor capek jadi babeh beliin lo mobil." Senyum Seungmin muncul dan hal itu membuat Chan ikut tersenyum.

"Udah gih berangkat, ntar telat lagi"

"Kalo gitu gue pergi dulu ya bang, Assalamu'alaikum"

"Walaikumsalam... "

Setelah kepergian Seungmin, Hyunjin dan Jisung berlari mendekati Chan. "Bang, apa gue kudu punya pacar dulu baru bisa dibeliin mobil?"--Hyunjin

" Bang gue juga mau mobil~" Rengek Jisung

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 19 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Tetangga?! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang