"Bighit Family"

353 41 31
                                        


Seorang pria paruh baya nampak terdiam di depan gerbang sebuah rumah sederhana. Sosok itu menghela nafas beberapa kali berusaha menetralkan rasa gugup dihatinya.
"Ketok pintunya Hyuk, jangan cuma diliatin doang"

Pria paruh baya yang ternyata abah itu melirik kearah orang yang menegurnya, babeh.

"Bentar Jin, gue nyiapin mental dulu ini"

"Badan doang gede, nyali kecil" Ejek babeh yang langsung mendapat delikan tajam dari abah.

"Lo kalo cuma mau ngerusuh mending balik deh Jinyoung"

"Yaudah gue balik bye!" Ayah dari Chan itu segera masuk kedalam mobil dan pergi dari hadapan temannya itu.

"Lah, guekan tadi berangkat bareng si Jinyoung, kalo dia pulang duluan ntar gue balik ama siapa?" Gumamnya reflek menepuk kening.

"Oke, lo pasti bisa Hyuk, ini demi keutuhan keluarga lo" Batinnya sembari mengetuk pintu rumah keluarga Ramdani.

Tok.. Tok... Tok...

"YEONJUN ADA TAMU NOH!"--Beomgyu

"GUE ABANG LO YA GYU!"--Yeonjun

"BANG NJUN SAMA BANG GYU BISA DIEM GAK? NINING LAGI NGERJAIN PR JD ILANG OTAKNYA!"--Hyuka

"SOOBIN BUKAIN DULU PINTU GUE LAGI MASAK NIH!"--Yeonjun

"BANG SOOBIN LAGI BOKER BANG GAK BISA DIGANGGU!"--Hyuka

Guprak!

Bruk!

Abah yang mendengar teriakan dari dalam rumah hanya bisa menghela nafas lelah. Tak terbayang jika lima bocil pulu-pulu itu tinggal bersamanya dan ke 7 bujang. Akan seperti apa keadaan rumahnya nanti?

"Nyari siapa?"

"Astaghfirullahalazim" Abah reflek mundur karena terkejut saat melihat Taehyun berdiri dihadapannya. Tak terdengar suara pintu dibuka namun tiba-tiba anak itu muncul entah dari mana.

"Om boleh masuk? Ada yang mau om bicarain sama keluarga kamu"

"Oh boleh, silhkan"

Taehyun membuka pintu lalu mempersilahkan abah untuk masuk.

Sementara itu ketujuh bujang abah Sihyuk tengah bersiap untuk pulang ke Jakarta setelah menginap di rumah om Leehyun selama 2 minggu.

"Serius nih kita bawa semua nanasnya om?" Tanya Namjoon saat melihat 2 keranjang nanas yang ditaruh Lee hyun ke dalam bagasi.

"Iya, ntar kalian bagi-bagi sama adek-adek kalian"

"Bang Jin, kata Hyunjin titip dodol" Celetuk Taehyung pada Seokjin yang tengah memanaskan mobil milik Minho yang dipinjamnya.

"Dodol? Lu kira kita pulang dari Garut bawa dodol? Subang tuh identik nanas" Jawab Seokjin nyolot.

"Ya gak harus juga kali bang, kan di toko-toko pinggir jalan banyak yang jualan dodol" Timpal Yoongi

"Iya juga sih"

.....

Setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, ketujuh bujang Syarifuddin dan om Leehyun pun sampai di Jakarta.
"Kira-kira abah ada dirumah gak ya?" Tanya Jungkook

"Gak tau, tapi kayaknya ada" Timpal Namjoon sembari mengeluarkan keranjang nanas dari bagasi.

"Harus ada, om kan pengen ngasih pelajaran buat bapak kalian" Leehyun meremas tangannya sendiri dengan gemas.

Tetangga?! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang