"Innie si Pacar Baru Heeseung"

270 25 30
                                        

Jungkook sampai di rumah dengan senyum lebar yang tersungging diwajahnya. Sesekali ia akan menyentuh dadanya yang masih terasa berdebar karena pertemuannya dengan gadis cantik adik sepupu dari Chan beberapa jam lalu.

"Halo kak Jungkook!"

"H-hai, k-kamu namanya siapa?" Tanya Jungkook gugup.

"Namaku Tzuyu kak!"

Masih terbayang dibenak Jungkook suara lembut dan senyuman manis Tzuyu saat dibandara. Dan itu berhasil membuat ia salah tingkah.

Brak!

Bungsu keluarga Syarifuddin itu terperanjat kaget saat pintu utama dibuka dengan kasar, diikuti abah yang masuk lebih dulu, sedangkan dibelakangnya ada Yoongi, Namjoon dan Seokjin.

"Sombong banget sih si Somantri, udah Yoon mending kamu cari cwek lain aja, jangan sama anak dia. Abah gak terima kamu diperlakuin kayak gitu!"

"Udah bah udah, jangan marah-marah nanti darah tinggi" Ucap Namjoon sembari mengelus pundak ayahnya.

"Ya abisnya abah kesel, padahal waktu telpon biasa aja. Makanya abah langsung buru-buru pulang biar cepet resmi, tapi setelah kita sampe disana, perlakuan dia malah gitu?!" Setelah mengucapkan hal itu Abah langsung pergi ke kamarnya. Begitupun dengan Yoongi dan Namjoon, sedangkan Seokjin memilih duduk disamping si bungsu.

"Gimana acara lamarannya bang?"

Seokjin menghela nafas kemudian menatap wajah penasaran adiknya.
"Gak berjalan lancar"

"Loh kok bisa?!"

"Awalnya pak Somantri udah bilang iya pas abah nelpon buat mastiin, makanya abah buru-buru pulang ke Indo. Tapi tadi pas kita datang ke rumahnya buat ngelamar Wendy secara resmi, pak Somantri malah ngundang Chanyeol sama keluarganya juga. Sebenernya sih gak masalah ya, toh Irene emang udah jadi bagian dari keluarga Darmaji. Tapi pak Somantri malah banding-bandingin Yoongi sama Chanyeol. Seolah-olah Chanyeol tuh mantu idamannya pak Somantri. Makanya abah marah-marah kayak tadi"

"Terus lamarannya diterima atau enggak?"

"Masih di gantung, pak Somantri minta waktu buat pertimbangan. Padahal Wendy udah nangis-nangis biar direstuin, sampe Yoongi balik minta maaf di depan semuanya. Oke, abang akuin Yoongi emang salah. Tapi kesannya kesalahan itu semua ada di Yoongi, seolah-olah Yoongi maksa Wendy buat gagalin pertunangannya sama Chanyeol. Padahalkan Wendy sendiri yang emang gak bisa lanjut sama tuh orang."

"Kasian banget bang Yoon"




Sementara itu, Yoongi yang baru sampai di kamarnya langsung merebahkan diri di atas tempat tidur. Perkataan ayah Wendy tadi masih terngiang-ngiang di pikirannya.

"Saya gak tau apa yang anak saya lihat dari anak kamu Hyuk. Padahal menurut saya Chanyeol itu udah sempurna buat dijadikan mantu. Dia sayang dan perhatian banget sama Wendy, bahkan dia dengan lapang dada ikhlas melepaskan gadis yang dia cintai buat temannya sendiri."

"Yah... " Irene berusaha mengingatkan ayahnya jika perkataan pria itu sudah melenceng dari seharusnya. Namun Somantri tidak mengindahkan teguran tersebut.

"Nama kamu siapa tadi? Yoongi ya?"

"Iya om"

"Yakin kamu bisa sayang dan cintain anak saya sebesar yang Chanyeol lakuin? Wendy itu anak kesayangan saya, saya gak mau Wendy jatoh ke tangan laki-laki yang salah. Oh iya, katanya kamu dulu brandal ya? Beda banget sama Chanyeol yang dari dulu anak baik-baik, cerdas, dan bertanggungjawab."

Tetangga?! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang