"Gugur Sebelum Berkembang"

297 30 31
                                        

Pukul 6 pagi, gedung agensi milik babeh Jinyoung cabang Jakarta sudah ramai dipadati oleh muda-mudi calon peserta audisi. Iya, babeh membuka audisi mencari bakat untuk calon artis-artis di bawah naungan agensinya. Namun karena beberapa alasan babeh tidak bisa datang langsung untuk mencari peserta. Jadi babeh menunjuk Chan, Changbin, Yoongi dan Hoseok sebagai juri.

Chan sebagai perwakilan babeh sekaligus juri vokal, Changbin rapper, Yoongi produser dan Hoseok untuk dancer. Pendaftaran dibuka dari satu bulan lalu lewat media sosial, dan dari satu bulan itu sudah ada 69 peserta yang mendaftar.

"Bang, yakin gak mau istirahat aja?" Tanya Chan khawatir melihat wajah Yoongi yang masih terlihat lebam-lebam bekas bogeman tangan Chanyeol 3 hari lalu. Alhamdulillah Yoongi baik-baik saja, meskipun wajahnya babak belur. Untuk hubungan Yoongi dengan Wendy, mereka belum sempat bertemu lagi dan hanya bertukar chat saja. Sedangkan Chanyeol sedang menikmati masa-masa galaunya. Pria 31 tahun itu sedang berusaha mengikhlaskan mantan tunangannya untuk temannya sendiri.

"Bener ya kata orang, jodoh gak akan kemana, paling ke temen"--Chanyeol

Kembali ke Chan dan Yoongi yang saat ini sudah siap di kursi masing-masing. Sedangkan Hoseok yang kebetulan duduk disamping Changbin tengah melihat daftar peserta.

"Iya"

"O-oke"

"Gimana kalo langsung kita mulai aja?"--Hoseok

"Iya langsung aja bang biar cepet"--Changbin.

Chan mengangkat mikrofonnya untuk memanggil peserta.
" Peserta nomor satu silahkan masuk!"

Pintu ruangan terbuka, kemudian masuklah seorang pria muda yang sudah tidak asing lagi bagi mereka.

"E YO WHATS UP ABANG-ABANG!"

"Lo ngapain disini Sung?" Tanya Chan melihat Jisung datang dengan stiker nomor peserta urutan satu yang tertempel di bajunya.

"Audisi lah bang!"

"Lo kan udah gabung 3Racha Sung, ngapain pake ikut audisi segala?" Hoseok ikut bingung.

"Jadi artis jalur orang dalam tuh gak keren bang, gue mau jadi artis pake usaha sendiri--"

"Langsung aja gak usah banyak bacot" Sambar Yoongi pedas.

"Perkenalan dulu gak?"

"Gak usah, langsung aja. Lo bisanya apa Sung?"--Changbin

" Apa aja gue bisa bang, nyanyi, ngerapp, nulis lirik, ngedance, bikin puisi, akrobat, bahkan debus juga bisa."

"Oke coba debus, nih kunyah gelas" Yoongi menyodorkan gelas minumnya ke arah Jisung.

"Ya gak gitu juga bang Yoon" Jisung merengut.

"Sung jangan maen-maen ini kita lagi serius" Chan menghela nafas lelah.

"Yaudah gue ngerapp aja" Jisung merogoh saku jaket dan saku celananya mencari sesuatu dengan panik.

"Nyari apa sih Sung sibuk bener?"--Hoseok

" Kertas contekan lirik gue ilang bang!"

Yoongi menghela nafas kemudian mengangkat gelasnya ke atas "Keluar atau gue lempar gelas?"

"Iye bang ampun-ampun!" Jisung langsung berlari keluar dari ruang audisi.

Tak lama kemudian masuklah peserta kedua yang lagi-lagi membuat ke empat juri menghela nafas.

"Ehehehe Hai bang-abang!"

"Ya Allah kenapa harus dia sih pesertanya?" Hoseok ingin sekali menjedukan kepalanya ke atas meja biar pingsan sekalian. Tapi tidak jadi, ia takut geger otak terus lupa ingatan, kan bahaya nanti yang nikahin Ryujin siapa?

Tetangga?! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang