Aku tidak mau mati disini!!
~~~~~~~
Ketakutan sudah menyelimut dalam diriku. Aku sudah mulai menyadari hal aneh disini.
Kanato yang menusuk bonekanya dengan jarum...
Aku yakin ia melakukan itu karna untuk mengusir rasa pisikopatnya!
Reiji yang meminta darahku waktu itu...
Aku yakin ia akan melakukan sesuatu terhadapku.
Apa salahku sebenarnya?? Apa??, tunggu!! Apa Ayah tau soal ini??
"Shu Kanato, aku mau kekamar dulu..aku harus mengerjakan sesuatu" ucapku mengelak
"Baiklah..silahkan saja..aku juga punya urusan dengan Shu" ucap Kanato
Aku cepat-cepat pergi dari tempat itu, dan masuk kedalam kamar. Didalam kamar aku mengepak semua koperku, dan mencari keberadaan ponselku. Akhirnya kutemuka.
Tit! Ti! Tit!
Aku menekan nomor Ayahku, dan menelponnya.
~~~~~~~~
"Maaf...nomor yang anda hubungi...sedang tidak aktif...cobalah beberapa saat lagi.."
"Argh!! Kenapa tidak aktif??"
Tap! Tap! Tap! Tap!
"Yui...??" Ucap seseorang diluar pintuku yang terbuka
"Reiji?? Kenapa kau kemari??" Tanyaku dengan cepat
"Kenapa kau heran begitu?? Aku ingin mengajakmu makan siang diluar..." Reiji memintaku untuk makan siang bersamanya.
Apa yang harus kulakukan?? Apa harus kuterima? Aku takut...ia akan melakukan sesuatu padaku...
Tuhan...tolong aku!!~~~~~
Kehabisan akal sudah diriku, aku menerima tawaran Reiji.
"Baiklah..., tapi kita akan pulang jam brapa??" Tanyaku
"Memang kenapa?? Apa kau punya urusan lain nanti siang??" Tanya Reiji yang mulai heran padaku
"Mh..maaf Reiji, tiba-tiba aku merasa tidak enak badan...aku makan dirumah saja.."
"Ya sudah kalau begitu. Mau kubelikan sesuatu??" Tanya Reiji
"Tid...tidak usah...aku tidak ingin apapun..."
Akhirnya Reiji meninggalkan kamarku, aku cepat-cepat menutup pintu kamarku dan menguncinya.
Aku mencoba menelpon nomor lain diponselku. Aku menelpon Bibiku, Pamanku, Nenekku, Kakekku....semuanya...tidak ada yang bisa membantuku skarang.
"Bagaimana ini.....aku tidak bisa melakukan apapun...,jika aku kabur..aku akan ketahuan...."
Percuma aku kabur lewat jendela. Aku berada dikamar lantai 2, dan jendelanya dangat jauh dari dasar tanah. Jika aku kabur lewat pintu..tidak mungkin...karna ada 6 orang yang mengawasiku disini.
"Apa yang harus kulakukan????"
~~~~~~~~
Kanato Pov:
"Shu....apa yang baru saja kau bicarakan dengan Yui??" Tanya ku pada Shu
"Apa pedulimu?? Apa itu penting untukmu??"
"Jangan melawanku! Atau aku akan membunuhmu skarang!" Seruku mengancam
"Coba saja..?? Kalau kau berani??"
"Cih! Kau itu, tidak mungkin aku berani membunuhmu, jika aku melakukan itu..semua harta ini tidak akan ada pewarisnya"
"Baguslah kalau kau sadar....jadi.mkau ingin tau?? Apa yang kubicarakan dengan Yui tadi??" Tanya Shu padaku
"Tentu saja aku ingin tau..."
"Baiklah...., langsung saja...sepertinya Yui sudah tau identitas kita yang sebenarnya" ucap Shu dengan santai
"??? Apa??? Maksutmu....Yui sudah tau kalau kita ini....Vampire!!??" Aku terkejut.
"Apa....?? Kalian......—
"Vampire...???"
Haduh...haduh...
Capek....
Hy M.Y.E.R!! jangan lupa vote+comment dan jawab yah!!
Kalo udah jawab..thakyou very much.
Oh ya...dukung terus ya!! Supaya ni cerita dapet ranking tinggi!!" ^_^_^_^
KAMU SEDANG MEMBACA
Diabolik Lovers
VampirosSeorang gadis remaja yang ditinggal Ayahnya memiliki nama Komori Yui. Ia adalah anak dari seorang pendeta yang sangat dihormati, tapi tiba-tiba Ayahnya memiliki pekerjaan diluar negri dan harus pergi kekota itu. Yui ingin ikut tapi tidak diperbolehk...
