Hari ini sekolah kita mengadakan acara jalan sehat, mungkin guru-guru telah mengerti dengan kondisi otak siswa siswi-nya.
Gua juga bangun lebih pagi hari ini, karna gua gamau nanti sewaktu lagi jalan perut gua malah jadi sakit gara-gara kebanyakan makan. Jadi, gua putuskan buat bangun lebih awal dan sarapan secukupnya.
Hari ini gua berangkat bareng sama Nabila dan Jojo, naik mobil orang tua gua. Katanya Nabila bosen harus seriap hari bareng ka Atan terus jadi dia berangkat lebih awal dengan alasan gua yang ngambek karna di tinggal terus sama dia.
"Un, lo mau bawa bekel?"
"Yap, nasi goreng sosis tambah bawang bombay" Nabila hanya mengacungkan jempolnya. Gua dan Jojo lagi sarapan sedangkan Nabila menyiapkan bekal, setiap pagi dan kalo gua males gua akan menyuruh Nabila untuk mandi lebih dulu agar dia bisa menyiapkan sarapan tanpa terburu-buru.
"Un, semalem Raihan ga chat kamu?"
"Aku gatau, aku ga buka hp"
"Batre hp kamu abis? Atau rusak?"
"Full kok, orang ga aku pake"
Jojo menghela nafas dengan sedikit berat, seperti ada rasa ingin mengatakan sesuatu tapi dia juga ingin menjaganya. Gua gamau peduli, takutnya nanti nasi goreng gua ga masuk perut.
~~~
Pagi ini, di kelas gua ini, di bangku gua, gua duduk sendirian tanpa Nabila. Dia harus mengikuti lomba lukis dadakan bareng ka Atan juga. Dia gatau karna tidak ada yang mengabarinya, jadi saat tadi kita baru sampai kelas salah satu guru lukis Nabila menghampirinya dan memintanya ikut bergabung. Alhasil, gua sendirian.
"Mukanya tekuk terus setrika aja biar awet" ucap ketua kelas gua, Fahri. Gua hanya meliriknya lalu kembali memainkan kaca yang sengaja gua bawa dari rumah.
"Un, dicari Raihan"
"Diem deh lo, jangan godain mulu"
"Beneran egeb" dia menjitak ringan kepala gua dan berlalu pergi. Gua melirik ke pintu kelas gua, benar saja, seorang cowo tinggi berkacamata telah berdiri di depan pintu kelas gua, dengan langkah mau tidak mau akhirnya gua berjalan menghampirinya.
"Ada apa?"
"Aku mau ngomong sama kamu"
"Duduk deh, cape berdiri terus" dia mengangguk, kita pun duduk di bangku depan kelas gua menghadap lapangan yang sedang ramai karna banyak yang bermain basket ataupun volly.
"Un" gua melihat kearahnya, ada rasa bersalah tertera di wajahnya.
"Kenapa?"
"Gua minta maaf, kemarin ninggalin lo lagi"
"Gua juga tau kalo lo ga bermaksud"
"Bukan gitu, Un. Maaffin gua plis" gua mengangguk dan terus menatap ke arah lapangan sekolah gua itu.
"Gua mau bilang sesuatu sama lo"
"Apa?"
"Gua suka sama lo, gua sayang sama lo" gua tersentak kaget dan langsung menatapnya, jadilah eyescontact antara gua dan Raihan selama jam sekolah, eh kelamaan, cuma 1 menitan kok.
Pipi gua memanas, rasanya gua ingin berteriak dan berlari-lari memeluk seluruh warga sekolah, tapi gua ga segila itu, jadi gua tetap duduk dengan pipi yang memanas.
"Tapi tenang aja. Jojo udah bilang kalo lo gamau pacaran dulu kan. Jadi, bisa kan kita sahabatan tapi seolah kita pacaran. Gua yakin orang tua kita juga ga keberatan kalo kita saling suka"
KAMU SEDANG MEMBACA
Adik kelas VS Kakak Kelas
HumorNO COPAS COPAS YAA #10 in Humor / 16 Oktober 2017 #7 in Humor / 3 November 2017 #6 in Humor / 6 December 2017 SLOW UP Pertemuan dua makhluk aneh yang bernama Cewek berakhir menjadi persahabatan. Hidup yang dimasuki monster c...
