Di bawah langit yang sedikit mendung dan terlalu cerah untuk hujan. Gua, Nabila, Jojo, dan Raihan duduk santai di depan rumah gua, entah apa yang kita lakukan, kita hanya bosan di sore hari ini.
Kita memandang langit yang sama.
Menghirup udara yang sama, dan
Berada pada satu titik cinta yang sama.
Raihan, aku harap kamu bisa berubah untuk aku.
Apaan si pake aku-kamu an segala,wkwkwk.
"Un" suara Raihan yang sedikit berat terdengar jelas di telinga gua.
"Iyaa apaan" gua menatap ke arahnya begitu pula dia.
"Lo udah mandi kan?"
"Iih nanya-nya gitu amat. Udah la, emang kenapa?"
"Gua pengen ajak lo jalan" matanya berbinar seperti kartun di tv yang sedang memelas "berdua aja" lanjutnya dengan sangat harap.
"Yaudah ayok. Gua ganti baju dulu tapi" Raihan mengangguk dan mengikuti gua ke dalam rumah untuk mengambil sepatunya, bukan buat nemenin gua ganti baju.
Kita berdua keluar rumah bersamaan, gua udah ijin ke Nabila dan Jojo, kata Nabila "okee boleh tapi bawain gua jajan" sedangkan dari Jojo "jangan lebih dari jam setengah 9".
Dengan tersenyum dan melambaikan tangan, gua meninggalkan Nabila dan Jojo yang masih memandang langit dan sesekali melirik gua yang udah duduk di motor Raihan dengan ceria, tersenyum bahagia, dan tidak ingin turun.
"Kita mau kemana?"
"Jalan-jalan aja ya di mall, mau ke taman tapi kan ujan lagian di taman mau ngapain juga" gua hanya mengangguk dan melanjutkan kegiatan gua yang sedang menikmati udara segar di sore hari, di atas motor, bersama orang yang gua sayang.
Sebenarnya tadi niat kita duduk di depan ga jelas adalah menunggu kedatangan Aji, tapi sepertinya Aji gajadi datang karna cuaca yang mendung. Tapi kita tetap duduk di depan karna cukup menyenangkan dan kita udah malas untuk berpindah-pindah tempat.
"Sampeee" teriak Raihan tidak terlalu kencang untuk memberi tau gua agar cepat turun.
Dia memakirkan motornya dengan perlahan, setelah selesai mendapati posisi yang pas dia langsung menghampiri gua yang berdiri agak menepi di sebrang sana.
"Yok masuk"
"Han, kalo ujan gimana?"
"Nanti Jojo suruh jemput lo biar lo ga keujanan"
"Trus motor lo mau di tinggal?"
"Kaga lah, yakali kuda gua di tinggal. Nanti biar gua aja yang ujan-ujanan"
"Kalo ujan, kita neduh aja sampe ujannya agak reda baru kita pulang" sebelum Raihan menjawab perkataan gua, gua segera menghentikannya dengan berjalan terlebih dulu di depan Raihan. Raihan segera berlari kecil menghampiri gua.
"Lo tuh yaa"
"Apa?"
"Ga deh. Yodah yuk kita mulai jalan-jalannya" Raihan kembali menggandeng tangan gua bersamaan dengan jantung gua yang kembali berdetak kencang.
Raihan bener-bener berubah buat menunjukan kasih sayangnya. Batin gua.
Jalan-jalan dan sesekali berfoto lalu bercanda, selalu bagitu jika tidak ada kegiatan penting lain.
"Han coba deh pake kacamata ini. Lucu" gua menyodorkan kacamata anak-anak yang di pajang di mall itu.
"Sinih, gua pakein buat lo aja" gua ngaca dan kemudian ngakak bersama dengan Raihan yang melihat tingkah aneh gua setelah memakai kacamata itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Adik kelas VS Kakak Kelas
HumorNO COPAS COPAS YAA #10 in Humor / 16 Oktober 2017 #7 in Humor / 3 November 2017 #6 in Humor / 6 December 2017 SLOW UP Pertemuan dua makhluk aneh yang bernama Cewek berakhir menjadi persahabatan. Hidup yang dimasuki monster c...
