22

3.4K 130 0
                                        

Aku mengambil kameraku dan masuk ke ruangan kerja Luke sambil membawakan teh untuknya.
Sepertinya, Luke terlihat sangat serius bekerja. Well, dia selalu bekerja dengan serius.

Aku menaruh teh itu di meja nya dan melihat jika di mejanya terdapat bingkai foto yang berisi foto kami berdua tersenyum lebar. Manis sekali!

"Terimakasih, Ave" ujar Luke lalu meminum tehnya.

"Tentu, Luke" balasku santai sambil duduk di sofa yang berada di sudut ruang kerjanya. Aku melihat- lihat foto yang pernah kuambil dan kemudian Luke selesai bekerja.

"Aku sudah selesai bekerja, bagaimana jika kita pergi keluar ?" Ajak Luke.

"Ia, tentu. Aku senang untuk keluar bersamamu"

"Baiklah, ayo kita pergi sekarang"  Luke mengenggam tanganku.

"Ok" aku mengikutinya dan menggantung kameraku di leherku.

Kami masuk ke mobil dan aku mulai melihat keluar jendela mobil. Diluar terlihat sangat panas, kurasa karena ini musim panas.

Aku akan masuk bekerja di bulan Agustus, setidaknya aku memiliki banyak waktu kosong untuk sekarang.

"Jadi, kita akan pergi kemana?" Tanyaku.

"Kita akan pergi berjalan- jalan ke taman Central Park"

"Baiklah, kurasa itu ide yang bagus. Aku akan merasa lebih rileks jika berada di taman yang menyegarkan"

"Ok, bagus. Kita bisa bersama- sama untuk menyegarkan diri setelah kejadian yang kita alami beberapa lama ini"

Aku hanya tersenyum tipis dan kemudian memikirkan jika aku tidak pernah ke Central Park, meskipun aku cukup lama di New york.
Aku tau, aneh bukan. Aku selalu hanya lewat saja, aku tidak pernah masuk berjalan-jalan ditaman itu.

Kami sampai di depan Central Park dan Tom membuka pintu mobil untuk kami. Aku dan Luke keluar dari mobil, Luke mengenggam tanganku untuk bersama - sama masuk ke taman.

"Apa kau tau, aku tidak pernah kesini" Ujarku santai sambil mengenggam tangan Luke.

"Benarkah? Berarti aku orang pertama yang membawamu ke sini dan berjalan bersamamu di sini" decak Luke tersenyum tipis.

"Ia, bisa di bilang begitu. Aku tidak menyangka jika taman ini bisa sangat besar, mungkin aku akan sering kesini"

"Apa ini sekarang menjadi tempat favoritmu?"

"Ia, aku akan menyempatkan sesering mungkin kesini"

"Baiklah"

"Bagaimana denganmu? Apa kau sering kesini?"

"Tidak juga, aku terakhir kali kesini sendirian. Tapi, kurasa aku akan sering kesini jika kau ingin menemaniku"

"Tentu, aku akan menemanimu kesini sebanyak yang kau ingin"

Kami berjalan disepanjang jalan sambil berbincang-bincang dan bercanda ria.

"Kurasa aku tidak sabar untuk pergi ke LA bersamamu" ujar Luke.

"Benarkah? Aku akan mengenalkanmu ke nenekku. Dia pasti akan menyukaimu" ujarku santai.

WATER UNDER THE BRIDGE [COMPLETE✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang