6.00 am
"Hi, Ave" sapa Luke tersenyum padaku saat aku duduk untuk bergabung sarapan bersamanya.
"Hi, Luke. Apa kau tidur nyenyak?" Kuharap dia tidak bangun ditengah malam dan kemudian ketakutan tidak jelas.
"Ia, aku tidur dengan lega" dia menjawab santai. Well, kurasa tidak ada masalah dengan tidurnya. Dia terlihat cukup ceria.
"Senang mendengarnya"
"Bagaimana denganmu?"
"Aku baik, aku tidur sangat nyenyak semalam"
"Bagus, aku senang mendengarnya. Kita berdua tertidur sangat nyenyak semalam"
Dia tersenyum lebar untuk mengungkapkan kegembiraannya. Tapi, ini tidak biasanya. Apa dia mencoba terlihat lebih bahagia agar aku tidak khawatir?
"Ok, aku harus pergi bekerja sekarang. Sampai jumpa, Ave" pamit Luke lalu menciumku.
Aku tersenyum memeluknya. "Sampai jumpa"
Luke pun pergi bersama Tom dan aku pergi ke kamarku untuk mengambil alat drone pelacak dan remote control yang akan kugunakan buat investigasi ini. Aku keluar dari kamarku dan pergi ke rooftop agar bisa menerbangkan alat itu.
"Ms. Kerrin anda ingin pergi kemana?" Tanya Sanders saat aku ingin membuka pintu keluar dari apartemen. Kenapa dia selalu muncul untuk mengawasiku? Ini terasa mulai menyebalkan.
"Aku ingin pergi ke atas gedung untuk menikmati pemandangan. Kau tau untuk mencari angin" jawabku santai agar dia tidak curiga dan berpikir sesuatu yang aneh.
"Baiklah, aku harus pergi bersama anda"
Dia terlihat dingin tapi suaranya cukup tegas. Aku mengerti, Sanders ingin agar ikut bersamaku. Aku tau alasannya, karena Luke cukup keras dengan semua orang yang bekerja dengannya.
"Tentu, Sanders"
*****
Saat berada di atas gedung, aku menyuruh Sanders untuk menjaga pintu menuju ke atas gedung.
Aku langsung mengeluarkan alat pelacak mungilku dan melihat mobil van Perron.
Aku mulai menerbangkan drone pelacakku yang seukuran lalat. Yup, ini cukup kecil dan akan sulit untuk didapat.
Mendarat sempurna! Perron tidak akan mengetahuinya. Warna drone pelacaknya bening, sangat sulit untuk dilihat.
Ini akan menyenangkan, aku menyimpan remote controlku di saku jaket dan langsung turun untuk kembali ke dalam apartemen Luke.
"Apa pemandangannya bagus, Ms. Kerrin?" Tanya Sanders sambil turun tangga bersamaku dan masuk ke lift.
"Ia, pemandangannya bagus" jawabku sambil tersenyum dan mencoba terdengar meyakinkan.
Aku kembali ke apartemen Luke dan masuk ke kamarku untuk melihat apa yang sedang Perron lakukan di vannya, lewat laptopku.
Jika dia berbicara di telepon atau apapun di mobilnya, alat pelacak tadi akan otomatis merekamnya. Lokasi dan jalan yang dia pergi akan terekam dan tercatat.
KAMU SEDANG MEMBACA
WATER UNDER THE BRIDGE [COMPLETE✔]
RomanceHighest rank: #1 girlstory [21-08-2018] #99 novel [27-08-2018] #3 luke [13-12-2018] The very first story from A. James... "Kenangan itu terus menghantuiku. Setiap saat, setiap malam, setiap tidurku,dan juga disetiap langkahku. Tapi, gadis itu memb...
![WATER UNDER THE BRIDGE [COMPLETE✔]](https://img.wattpad.com/cover/142920791-64-k799046.jpg)