50

1.6K 54 0
                                        

Aku mematikan teleponku dan kemudian berjalan ke dalam ruang istirahat para dokter untuk membuat secangkir teh.

"Hi, Ave" sapa Dr. Elliot akrab. Sudah kuduga aku akan akrab dengan mereka

"Hi, Dr. Elliot" balasku santai.

"Kumohon panggil saja aku Elliot atau Ell"

"Baiklah, Ell" ujarku santai meminum tehku.

"Wow, cincin yang indah" ujarnya melihat cincin tunanganku.

"Ia. Ini adalah cincin tunanganku" ujarku tersenyum bangga mengingat kenangan yang indah disetiap kali aku memandang cincin ini.

"Kau sudah bertunangan?" Tanya Dr. Elliot. Dia terlihat terkejut sekali. Apa aku terlalu mudah untuk bertunangan?

"Ia. Aku sudah bertunangan, baru saja di akhir bulan lalu"

"Wow, siapa pria beruntung itu?" Tanya Elliot terlihat bersemangat dan penasaran.

"Namanya Luke" jawabku singkat.

"Apa Ave ada disini?" Tanya Nicola yang tiba-tiba masuk.

"Ia, aku disini" sahutku berbalik ke arah pintu dan melihat ke arah Nicola yang mencariku.

"Well, ada seseorang yang mencarimu. Ini dia" ujar Nicola, lalu aku melihat Luke yang masuk kedalam ruangan. Dia disini?

"Hi, Ave" sapa Luke menghampiriku kemudian memelukku dan mencium pipi kananku.

"Hi, Luke. Ini suatu kejutan, bagaimana kau bisa ada disini?" Tanyaku bersemangat Luke mengunjungiku di saat dia sibuk dengan pekerjaannya.

"Tentu saja. Aku ingin memberimu kejutan di hari pertama bekerja disini" jawab Luke.

"Oh yah! Ini adalah Elliot, dia adalah salah satu dokter disini" ujarku memperkenalkan Luke dan Elliot.

"Hi, aku Luke Clayton. Senang bertemu denganmu" ujar Luke menjabat tangannya dengan ramah.

"Hi, aku tau kau pasti tunangannya Avery" ujar Elliot santai.

"Ia. Aku adalah tunangannya" ujar Luke sambil melingkarkan tangannya di pinggangku. Easy...Luke, dia mengerti. Ok?

"Aku pernah melihatmu di majalah, apa kau seorang model atau aktor?" Tanya

Luke menyengir sebentar mendengar pertanyaan Elliot. "Bukan. Aku adalah pebisnis. Aku memiliki perusahaan Clayton Enterprise"

"Oh, wow! Aku pernah melihat perusahaanmu, perusahaan di tengah kota itu. Bukan?" Decak Elliot spontan. Here we go again.....

"Begitulah" ujar Luke dingin. Kurasa Luke tidak terlalu senang untuk memamerkan perusahaannya sementara dia sudah mengatakannya.

"Elliot, pasienmu di ruang 6" panggil Nicola yang datang.

"Well, baiklah. Senang bertemu denganmu, Mr. Clayton" ujar Elliot.

"Aku juga" balas Luke dingin, kemudian Nicola dan Elliot pergi.

"Baiklah, bagaimana jika kita pergi sekarang?" Tanya Luke padaku.

WATER UNDER THE BRIDGE [COMPLETE✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang