78

956 38 0
                                        

Kami pun sampai di New york setelah penerbangan yang panjang selama 5 jam dan Luke langsung mengajakku pergi ke mansion yang akan kami tinggali bersama. Yah, aku mendapat tour singkat dari Luke sebelum akhirnya kami kembali.

Setelah selesai berkeliling di dalam mansion, aku dan Luke kembali ke penthouse kami untuk beristirahat karena besok kita akan mulai melakukan beberapa hal untuk pindah.

19.00 pm

Aku dan Luke baru saja selesai menikmati makan malam kami di rumah, hari ini aku dan Luke memasak bersama untuk makan malam. Kami berada diruang dapur untuk berbincang sambil membersihkan peralatan makan yang sudah kami gunakan

"Besok kita akan pergi bersepeda ke central park" terang Luke mengingatkan janji kami di LA untuk ke Central Park.

"Ia. Aku merindukan taman itu sejak ke LA"

"Lebih dari merindukanku?" Tanya Luke menggodaku. Jeez...Luke, kita sedang mencuci piring dan kau menggodaku?

"Luke, kau tau jika aku selalu akan merindukanmu. Tapi aku benar- benar sangat merindukan Central park"

"Baiklah, kau lebih merindukan taman daripada tunanganmu. Kau tega sekali" Luke mengernyotkan bibirnya dan pura-pura cemberut sambil menata peralatan makan yang sudah bersih di dalam rak peralatan makan.

"Jangan begitu" terangku hampir tertawa melihatnya bereaksi seperti tadi. Itu lucu sekali, pura-pura cemberut?

"Mungkin aku memang merindukan taman itu, tapi aku tidak mencintainya seperti aku mencintaimu" Santaiku melingkarkan tanganku pada pinggangnya dan menatapnya. Kenapa sekarang jadi aku yang menggodanya?

"Aku tau itu. Kau memang manis sekali" senyum Luke mencubit pipiku.

Aku menyadari jika aku sepertinya menggombalinya, seperti yang biasa dia lakukan padaku. God, aku ketularan Luke dalam menggoda. Tapi tak masalah selama dia bisa tersenyum padaku.

"Benarkah?" Tanyaku menggodanya.

"Ia. Kau memang manis sekali"

Karena sudah selesai di dapur, kami pun pergi ke kamar untuk beristirahat dan bersiap untuk tidur.
Luke pun naik keatas ranjang dan menarik selimut ke atas badannya.
"Selamat malam, Ave"

"Selamat malam" balasku tersenyum lalu mematikan lampu tidur disampingku.

5.00 am

Aku dan Luke akan pergi bersepeda ke Central Park. Tom sudah menyiapkan sepeda kami untuk pergi dan kami mulai naik kesepeda dan menggayuhnya sambil berbincang.

"Kau tau cukup menyenangkan untuk bisa bersepeda bersama" terang Luke santai.

"Ia. Dulu aku sering bersepeda dengan kakekku dan juga biasanya bersama Ayahku"

"Well, aku tidak pernah bersepeda dengan siapapun. Jadi kau yang pertama"

"Wow, aku merasa beruntung menjadi orang yang pertama bisa bersepeda bersamamu" Apa dia serius aku orang pertama bersepeda dengannya?

"Aku tidak pernah bersepeda dengan siapapun, bahkan disaat aku pacaran kami tidak melakukan hal yang biasanya dilakukan seperti orang pacaran"

WATER UNDER THE BRIDGE [COMPLETE✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang