I'm just wanna hug you. Give my heart and warmth of you.
~A Thousand Hearts for Veny
...
"I'll be fine."
Alvin terdiam, menutup pintu ruangan berwarna putih itu. Entahlah setelah Veny mengucapkan kata itu, dirinya terus-terus membungkam. Perasaannya yang beberapa minggu ini seperti kosong kini terasa kembali, seperti ada yang mengisi di sana dan memberinya sedikit harapan.
Alvin akui, bahkan ketika cewek itu menjauhinya, bersikap tidak peduli padanya, ia masih menyayangi cewek itu. Dirinya tak bisa menganggap cewek itu sebagai orang asing. Bagaimanapun hubungannya dengan Veny, bagi Alvin dirinya tetap dekat dengan Veny.
Ya, dekat.
Kedua alis tebal Alvin terangkat begitu memerhatikan seseorang yang tengah duduk di koridor depan ruangan. Bukan hanya duduk, orang itu tampak memejamkan mata, tertidur di sana. Alvin menunduk memandang jam tangannya lalu mendaratkan tubuh, duduk di samping orang itu.
Veny.
Alvin menahan napas, memerhatikan wajah oval Veny, tampak kelelahan. Mungkin bukan lelah secara fisik, namun secara batin. Wajah yang dulunya tampak ceria itu sekarang malah...
Alvin menelan ludah. Sungguh, jika saja dirinya mempunyai waktu luang yang begitu banyak, maka ia akan meluangkan waktunya untuk mendengarkan setiap cerita cewek itu, melindungi cewek itu dari apapun yang membuat hati lembutnya terasa sakit.
Tapi terlambat.
Ingin rasanya Alvin tertawa datar sekarang, mengutuki kebodohannya. Ia memang memiliki waktu bersama Veny, setidaknya sebentar ketika di kampus, lalu ketika ia sedang membantu tugas Papa Veny. Tapi, A;vin sadar, ia yang sekarang seolah-olah tak pernah memberi tempat untuk cewek itu meluapkan keluh kesahnya, memberikan bahunya untuk gadis itu bersandar.
Kalau sudah begitu, wajar saja kan kalau Veny menjauhinya? Untuk apa cewek itu mempertahankan orang yang tidak peduli pada gadisnya sendiri? Untuk apa? Untuk disakiti lagi?
Perlahan Alvin meraih kepala Veny, disandarkannya dengan perlahan ke bahunya. Ya, tidur dalam posisi duduk bukanlah yang mengenakan, apalagi jika cewek itu tidak bersandar, mungkin setelah bangun akan terasa sakit di bagian leher.
"Maaf," ucap Alvin pelan lalu mendekatkan dahinya ke puncak kepala cewek itu. Kedua mata bundar itu terpejam pelan lalu menarik napas sedalam-dalamnya, berharap rasa sakit cewek itu dapat tersalurkan ke arahnya. Seandainya saja ia bisa meminta, seandainya saja ia bisa melakukan, mungkin ia akan memilih untuk merasakan seluruh rasa sakit Veny.
Biar ia yang merasakan semuanya, biar ia yang merasakan kebingungan cewek itu, biar ia yang merasakan kesakitan cewek itu, biarlah ia menghadapi semua. Apapun itu Alvin akan melakukannya, tanpa meminta apa-apa. Melihat cewek itu tersenyum tanpa beban saja sudah membuat dirinya bahagia.
"Pa..." gumam Veny. Alvin mengernyit, memerhatikan wajah cewek itu diam-diam, Veny masih tertidur, bibir bawah cewek itu terangkat sejenak seperti menahan kesakitannya, bersamaan dengan kedua matanya yang terpejam erat. "Jangan jauhi Veny."
Alvin menelan ludah, membasahi tenggorokannya yang sedari tadi tercekat. Berusaha mungkin ia tersenyum, mengusap puncak kepala gadis itu dengan lembut. "Semuanya baik-baik saja," gumam Alvin, serak. Ditopangnya kepala ke atas kepala Veny seraya menerawang. "Semuanya pasti baik-baik saja."
Perlahan, dapat Alvin rasakan tubuh Veny mulai menenang, alis cewek itu yang tadinya mengernyit kini mulai turun seakan-akan terlelap dalam mimpinya, begitu juga kedua pundaknya perlahan tampak rileks.
Alvin tersenyum samar. "And i hope we'll be fine."
___
Just 507 words. Oke aku tahu ini pendek wkwkwk. Jadi sebagai gantinya aku update next partnya agak cepetan.
Update : 05.07.18
Next Part : 07.07.18
Kalau aku lupa update, boleh nagihin update-annya hehhe...
Thank's for reading guys! I hope you enjoy it! ^^
KAMU SEDANG MEMBACA
A Thousand Hearts for Veny [COMPLETE]
Ficción General[SEQUEL A Thousand Stars for Nathan] "Hati memang satu, tapi ruangnya ada 1000. Dan aku harap, kamu bisa nempati 1000 ruang itu." -Veny- ___ Ini tentang Nathan dan Veny, ini tentang dua orang saling terikat dalam hubungan yang berbeda. Bukan pacaran...
![A Thousand Hearts for Veny [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/118491836-64-k852339.jpg)