Pembawaannya yang supel dan mudah bergaul membuat Naiffa langsung mendapatkan teman di sekolah barunya—Amara Latella Thomas dan Evvania Caroline. Si kembar tak serahim dan tak seibu yang memiliki sifat bertolak belakang. Bahkan mereka dengan sukarela menjadi guide untuk mengenalkan seluk-beluk sekolah ini pada Naiffa.
"Gimana, Fa? setelah lo liat kantinnya apa lo betah sekolah di sini?" tanya Amara yang berjalan di sampingnya.
"Sih geblek. Di mana-mana orang tuh liat fasilitas sekolahnya bukan liat kantinya, Jubaedah!" cibir Evva.
"Yee suka-suka gue lah. Lagian kantin juga termasuk fasilitas sekolah. Iya kan, Fa?" Amara menoleh pada Naiffa, membuat Naiffa terkekeh kecil karenanya.
"Asal lo bahagia deh, Ra," jawab Naiffa.
Baru saja Amara hendak membalas perkataan Naiffa namun terhenti karena suara gaduh yang tercipta dari gerombolan anak laki-laki di koridor kelas XI IPS yang hendak mereka lalui.
"Ada Itik makan kedondong!"
"CAKEPPP!"
"Eh, Neng Evva cantik, bagi nomor WA dong!"
Evva mendengus kasar. "Minggir, kita mau lewat!"
"Galak banget, sih, kamu nweng. Untunglah Abang Oji udah kebal," balas Oji cekikikan.
"Eh, member baru nih?" tanya Rian baru ngeh. "Lengkap dong personil lo, Va. Udah kaya BLACKPINK aja," ujarnya tertawa.
"Lengkap gundulmu!" sergah Oji. "Kurang satu nih bro, kurang Jeje moy moy."
"Jeje si moy moy!" Rian tertawa keras-keras mendengar julukan baru dari Oji. Memang dasar manusia tidak ada akhlaknya. Nama Jennifer Kartikasari alias Jeje sudah bagus-bagus, malah ditambahin moy moy.
"Lo murid baru?" ujar Dimas angkat bicara.
Naiffa menoleh seraya tersenyum tipis. "Iya, kenapa ya?"
"Nggak papa. Cuma nanya," balas Dimas kalem.
"Oh, jadi ini maksud lo?" bisik Rian pada Oji. "Cantik juga, ya, Ji."
"Heh, istighfar lo!" Oji meraup wajah Rian dengan tangannya. "Masih baru nih, nggak usah lo gebet dulu!" cercanya ikut berbisik.
Kemudian pandangan Naiffa tertuju ke arah cowok yang berada di sebelah Dimas. Ia tidak mungkin salah lihat. "Lo ... lo yang tadi pagi di koridor kan?" tanya Naiffa yakin.
Rian dan Oji saling pandang. Begitupun dengan Amara dan Evva.
"Lo kenal sama dia, Fa?"
Naiffa mengangguk cepat. "Iya, kenal. Gue kenal banget sama cowok belagu yang nggak mau anterin gue ke ruang kepala sekolah!"
Saat itu juga Dimas, Rian, Oji, Amara dan Evva langsung melongo tak percaya begitu mendengar sindiran dari Naiffa. Untuk pertama kali akhirnya ada perempuan yang berani mengatakan kalimat pedas seperti itu kepada Bara.
"Wow ... She's amazing," gumam Oji merasa takjub.
Bara menyeringai seraya bangkit dari duduknya. Cowok itu berjalan mendekat ke arah Naiffa dan membisikkan sesuatu pada perempuan itu.
"Selamat, lo berurusan sama gue," bisiknya lalu tersenyum miring. Tepat setelah itu Bara berbalik badan dan berjalan memasuki kelasnya dengan membawa gitar disalah satu tangannya.
|||||
Naiffa tersenyum ketika menemukan seseorang yang sejak tadi ia cari tengah menunggunya di parkiran. Perempuan itu melambaikan tangannya yang dibalas dengan lambaian tangan juga. Naiffa kemudian bergegas untuk menghampiri laki-laki itu yang sedang menyandarkan badannya ke bagian depan mobil.
"Gue kira lo bakal ninggalin gue lagi," ucap Naiffa begitu sampai.
Laki-laki itu terkekeh. "Nggak lah. Takut kena timpuk sama sepatu lo."
"By the way, gimana? udah dapet temen baru kan?" lanjutnya.
Naiffa mengangguk semangat. "Udah dong. Siapa sih yang nggak mau temenan sama gue," katanya seraya mengibaskan rambutnya ke belakang.
Lagi dan lagi laki-laki itu tertawa melihat tingkah Naiffa. "Yaudah, mau langsung pulang atau mampir dulu nih?"
"Mampir deh, makan. Gue laper," ujar Naiffa tercengir lebar.
Laki-laki itu mengangguk seraya membukakan pintu mobil untuk Naiffa. "Silakan, Tuan Putri," katanya tertawa renyah.
Bara, Dimas, Rian dan Oji yang baru sampai di parkiran terkejut melihat kejadian yang baru saja mereka lihat. Bahkan pandangan mereka terus mengikuti pergerakan mobil sedan hitam itu hingga meninggalkan area parkiran sekolah.
"Itu anak baru ada hubungan apa sama Malvino?" tanya Oji kemal. Kepo maksimal.
"Lah? pacaran mereka? emang Malvino udah nggak sama Katya?" timpal Rian.
"Ck! Gimana sih lo," Oji berdecak pelan. "Si Katya kan masih nguber-nguber Bara!"
Sementara yang disebut namanya langsung menatap mereka heran. "Kenapa jadi bawa-bawa gue?"
"Ya emang Katya suka sama elu Bambang! jadi cowok tuh peka dikit kenapa sih," cibir Oji.
Bara mengedikkan bahunya. "Biasa aja tuh."
"Back to topic," sergah Dimas.
"Tau, gimana sih, Ji. Orang lagi bahas anak baru malah bawa-bawa Katya," ucap Rian membuat Oji mencibir perkataannya.
"Gue lagi. Perasaan gue mulu deh yang selalu salah di mata lo semua. Kenapa? ada masalah apa?"
"Lebay," ucap Bara.
Tawa ngakak Rian pecah begitu saja mendengar penuturan Bara. "Mampus lo, Ji, mang enak!"
"Juancok kamu mas!"
"Jadi?"
"Apa? ngomong yang jelas kenapa, sih, Dim!" protes Oji.
Dimas berdecak sebal. "Jadi anak baru itu ada hubungan apa sama Malvino?"
"Ya, mana gue tau Bapak Dimas. Kalo gue tau nggak mungkin gue sekepo ini," cerca Oji gregetan.
"Iya, gimana sih, lo, Dim," timpal Rian. Jagonya kompor.
"Namanya Rian emang bangsat banget ya. Lidah-lidah buaya ya, gitu, tuh!" sindir Oji membuat Rian terkekeh geli karenanya.
"Udahlah, bukan urusan kita. Cabut!" ucap Bara sambil menaiki KLX merahnya. Detikitu juga Bara menancap gas dan melajukan motornya meninggalkan parkiransekolah, disusul oleh ketiga temannya di belakangnya.
|||||
Follow→Baca→Vote→Komentar
HALOO FANGIRL NYA BARA! APA KABAR NIH? SEMOGA KALIAN BAIK-BAIK AJA YAA. SEMOGA SELALU BAHAGIA.
SPAM BARA BIAR KALIAN INGET JUDUL CERITANYA.
Serius nanya, kalian ada gak yang belum follow akun Wattpad aku tapi udah baca cerita ini? Gak susah kok gak sampe semenit, yuk langsung follow aja. Biar bisa dapet notifikasi update selanjutnya 🧡🧡
Jangan lupa share cerita BARA ke temen-temen, sodara atau keluarga kalian yaaa. Ajak mereka untuk baca juga. Makasihhh semua! :)
MAU NEXT LAGI KAPAN?
Salam,
nimasayyun
See You ❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
BARA [COMPLETED]
Roman pour Adolescents(SEGERA TERBIT) Albara Farren Zico, murid laki-laki dengan segudang masalah di sekolahnya. Siapa yang tidak mengenal Bara? Si troublemaker SMA Garuda yang adem dipandang mata. Tidak suka aturan, sukanya bolos, galak dan barbar seperti namanya. Tolon...
![BARA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/165023707-64-k906735.jpg)