37] Pertama Kalinya

6.8K 332 8
                                        

Bara keluar dari ruang Kepala Sekolah. Setelah kejadian itu, Kepala Sekolah langsung memanggil Bara dan Juna untuk menghadap. Mereka tidak diberikan sanksi yang berat. Hanya mereka mendapat ceramah panjang dari beliau. Tapi itu membuat Bara lelah, lebih baik ia diberi hukuman lari keliling lapangan atau berdiri di tiang bendera seharian. Dari pada harus duduk diam mendengar ocehan Kepala Sekolah.

Cowok itu membuka ponsel saat notifikasi grup berbunyi sejak tadi.

PERKUMPULAN FAKBOY PECINTA PENTOL!!!

Ramozi Alarie: Bara woi

Ramozi Alarie: Akang Bara kalo Oji bilang muter, muter ya. Muter, muter, muter jadi es puter

Riandra Arsenio: Tai lo Ji malah nyanyi. Bar lo dimana njir? UKS sini

Albara Farren Zico: Siapa yang ganti nama grup jadi kaya gitu?! Mau mati lo?

Riandra Arsenio: Mampus Ji mampus lo

Dimas Rasendriya: BUKAN GUE BAR BUKAN GUE INTINYA! GUE GAK SUKA PENTOL

Ramozi Alarie: Baraaaa yuhuuu sini dedek Oji di UKS nih

Riandra Arsenio: Nah ini nih biangnya. Sikat aja Bar rela gue ikhlas lahir batin

Dimas Rasendriya: Lo dimana Bar? UKS sini obatin luka lo

Albara Farren Zico: Males. Lo aja yang di obatin

Riandra Arsenio: KAN YANG ABIS BAKU HANTAM ELU BAMBANKKK. KENAPA KITA YANG DIOBATIN??

Dimas Rasendriya: Nanti infeksi Bar, mending ke UKS sini

Ramozi Alarie: Muka lo bonyok bego. Marah ya lo? dipanggil Kepsek sendirian? Yaelah sensian lo Bar, gue sama Rian juga diomelin tadi sama badak sumatera gara-gara tiktokan di CCTV. Idenya Dimas emang menyesatkan!

Albara Farren Zico: B aja

Riandra Arsenio: Lo sih Ji! Malah ikutan kabur, marah kan Bara

Ramozi Alarie: Lo kok nyalahin gue Yan? Lo sendiri juga ikut kabur goblok

Riandra Arsenio: Kalo lu gak lari gue gak mungkin ikut lari jancuk

Ramozi Alarie: GUE LARI KARENA BADAK SUMATERA A.K.A BU DONA UDAH MELOTOT KE ARAH KITA BEGOO!!!

Dimas Rasendriya: WOII Oji lu kan sebelahan sama Rian tinggal ngomong langsung anjing, kenapa ribut di grup sih??

Riandra Arsenio: Lah? Lu juga ngapain ikut-ikutan Dimaass??

Bara memasukkan ponsel ke saku celana. Dia tidak perlu melihat perdebatan Rian dan Oji. Cowok itu terus berjalan menyusuri koridor. Bukannya pergi ke UKS untuk mengobati lukanya, Bara malah pergi ke lapangan yang ada di dalam gedung.

Naiffa turun dari lantai dua, matanya tidak sengaja melihat Bara yang berjalan dari koridor hingga masuk ke lapangan Indoor. Hati memang tidak bisa berbohong, meskipun Naiffa berusaha menghindari Bara. Tapi hati dan sorot matanya tidak bisa lepas dari cowok itu. Apalagi melihat wajah Bara yang dipenuhi luka, akibat perkelahian heboh tadi.

BARA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang