Dendam masa lalu yang tak pernah terbalaskan membuat rizky terjebak pada ambisinya itu sendiri, setelah memutuskan membalaskan dendamnya melalui adik dari musuhnya, justru berakhir menimbulkan rasa aneh yang selalu disangkalnya, hingga membuatnya di...
Namun beberapa detik berikutnya billa enggan melepaskan genggaman tanganya hingga tangan dinda menepis kasar tangan tasya yang masih melekat sempurna di tangan rizky.
" jangan malu maluin gue bill " cicit dinda geram.
Setelah mereka berkenalan merekapun duduk. Beberapa saat kemudian teman teman dinda kembali pada sifat asli mereka, mereka asik ngombrol sesekali bercanda, candaan yang dilontar kan mereka membuat dinda ikut tertawa dan itu menjadikan dinda terlihat semakin manis karna jika dinda tertawa otomatis matanya menyipit seolah terpejam, seakan tak menyadari jika ada satu sosok manusia yang tengah menatapnya. Ternyata sijudes bisa senyum juga batin nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seketika tawa dinda terhenti dan menatap kerah milka dan rizky bergantian begitupun kedua sahabatnya " apaan sih mil, gue mau ngembaliin jaket rizky aja " kemudian dinda mengangkat paperbag yang berada diatas meja " nihh ".
Tasya makin bergelak " wah wah belom apa apa udah dipinjemin jaket, besok besok dipinjemin hati kali ya-- Eh nggak ding, dikasih ajalah "
" iya kalau dianya mau "
Rizkypun ikut larut dalam candaan yang tasya lontarkan.
Tasyapun menyenggol lengan dinda yang berada disampingnya. " wahh lampu hijau din "