°° Melupakan orang yang dicintainya sama seperti berusaha mengingat orang yang baru dikenal °°
_____
________________
*****
Dinda memasuki ruangan serba putih dengan aroma obat obatan yang sekarang bagaikan sahabat karibnya, senyumnya mengembang setelah mendapat sambutan hangat dari seseorang didalamnya.
" gimana sudah semakin sehat? Ada keluhan?? " tanya dinda pada seorang wanita cantik yang tengah terpasang infus ditanganya.
Perempuan itu kembali menyunggingkan senyumnya " nggak dok, tangan saya ini masih sedikit sakit kalau digerakkan "
" iya, memang butuh waktu untuk pemulihan "
Dinda mulai mengecek kondisi pasien 1 minggu yang lalu mengalami kecelakaan yang cukup vatal, hingga membuat tangannya patah dan beberapa luka dibeberapa bagian tubuhnya.
" owh ya pak kevin kemana kok tumben nggak ada disamping mbak nike, kan biasanya nempel terus tu " goda dinda sembari menyunggingkan senyum meledek.
Nike tersenyum malu, mendengar ucapan dinda yang tengah menggodanya, karna benar laki laki berstatus suaminya itu tak pernah sedetikpun meninggalkannya, meskipun sebenarnya sebagai CEO perusahaan sangat membuatnya super sibuk namun keadaan istrinya jauh lebih penting ketimbang lembaran lembaran berkas yang kapan saja bisa dikerjakanya.
" tadi katanya mau pulang sebentar, mau ambil berkas dan dikirim kekantor "
Dinda berubah menjadi pribadi yang ramah semenjak jadi dokter, karna terkadang bercanda dan memberikan semangat pada pasiennya membuat bebannya sedikit terangkat, meskipun kekagalan itu pernah ada namun dinda selalu berusaha yang terbaik untuk membantu orang orang yang membutuhkan tenaganya.
" mbak nike beruntung banget ya, kayaknya mas kevin sayang banget ya sama mbak nike "
" iya dok, tapi dulu dia itu benci benget sama saya dok, bahkan awalnya saya cuma dijadikan bahan untuk menghancurkan kakak saya, tapi semenjak kebersamaan kita, dia bilang benar benar cinta sama saya beneran mbak, hingga suatu kejadian mbak saya mendengar rencana itu dari seseorang yang bilang kalau mas kevin nggak benar benar cinta sama saya dan cuma manfaatin saya doang, saya marah dong dok, saya benci banget sama dia tapi berkat kesungguhan dia untuk menyakinkan saya, bahkan dia sampai dihajar habis habisan sama kakak saya, tapi dia tidak menyerah mbak, hingga saya luluh karna melihat kesungguhan dimatanya, jadi ya kayak sekarang mbak dia super protektif sama saya "
Jantung dinda berdetak up normal, bahkan beberapa kali menahan bernafas hanya karna mengingat kisahnya sama persis dengan yang dialaminya 5 tahun silam namun bedanya rizky pengecut, dia tak benar benar mencintainya, bukanya menjelaskan justru memilih pergi tanpa penjelasan sama sekali, tanpa sadar air matanya mengalir deras tanpa diduga.
" dok dokter dinda kok nangis "
" dok "
" DOKTER " sentak nike sembari menepuk bahu dinda sedikit keras hingga membuat dinda tersadar, dengan cepat dia menghapus lelehan bening yang sudah membanjiri pipinya.
" kenapa mbak?? " tanya dinda sedikit linglung.
" maafkan saya dok, apa dok tersinggung mendengar cerita saya?? " ujar nike merasa bersalah, apalagi melihat mata dinda yang penuh luka dan kesedihan, bahkan baru kali ini dia melihat dokter yang menanganinya seminggu ini terlihat muram, bahkan menangis, memang semenjak dinda menangani kondisinya, mereka sangat dekat, bahkan seperti temannya sendiri.
" nggak mbak, saya keinget temen saya yang mengalami kayak mbak " alibi dinda sembari menyunggingkan senyum terpaksanya.
Nike memicingkan matanya dengan tatapan intimidasi, dia sebenarnya tipe orang yang suka kepo dan pandai membaca raut wajah seseorang dan dia tak mudah percaya begitu saja, di umurnya yang masih muda bahkan hanya terpaut 3 taun diatas dinda tentu saja pernah mengetahui perasaan sesama wanita, namun melihat dinda yang sepertinya sedang mengalami mood yang tidak baik dia tau urung untuk menanyakanya sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dendam & Cinta ( Completed )
Genç KurguDendam masa lalu yang tak pernah terbalaskan membuat rizky terjebak pada ambisinya itu sendiri, setelah memutuskan membalaskan dendamnya melalui adik dari musuhnya, justru berakhir menimbulkan rasa aneh yang selalu disangkalnya, hingga membuatnya di...
