Wow....wow....wow....
Akhirnya aku di Korea. Semoga bisa bertemu dengan Oppa-oppa ganteng itu, hahahaha.
"...." Alfa melirik ke arah istrinya yang sejak tiba di Korea, tidak berhenti senyum-senyum sendiri. Sialnya dia tau betul apa yang di pikirkan istrinya yang pecinta Oppa Korea itu. Padahal aku jelas lebih tampan.
"Bukankah kita di sini untuk bulan madu?" Akhirnya Alfa angkat bicara.
"....Tentu. Memangnya kenapa?" Delta balik bertanya ketika mereka sampai di perumahan UN Village. Rumah itu di sewa Alfa dari teman bisnisnya karena Delta menolak datang ke villa yang di sewa Alfa sebelumnya, dengan alasan 'aku tidak mau pergi ke tempat kamu mengajak wanita lain, meskipun dia sekretarismu'. Dan jadilah mereka menyewa tempat lain yang masih di kota Seoul.
Alfa menatap ibu dan ayah Delta bahkan Nafta juga asyik bercengkrama dengan Dafa yang sekarang makin lengket dengannya. "Kenapa kesannya seperti....liburan keluarga? Dan bukankah dia sibuk pdkt? Kenapa malah ikut ke sini?"
Delta melirik ke arah yang di tunjuk Alfa. Yah. Kemarin Delta bilang kalau mereka akan bulan madu ke Korea, tinggal di rumah besar dengan 3 kamar dan tentu saja berniat mengelilingi tempat-tempat yang banyak Oppa-oppa gantengnya. Alhasil ibunda Delta yang juga penggemar pria tampan itu pengen ikut dan karena tidak bisa jauh dari istrinya, ayah Delta juga ikutan dan Nafta....
'Dia suka KPop, terutama NCT, aku akan meminta semua tanda tangan mereka dan memberikannya padanya.'
Alasan yang masuk akal membuat Delta akhirnya membujuk Alfa untuk mengajak mereka semua. Alfa tentu saja hanya bisa menarik nafas pasrah. Bagaimana tidak, ada ayah Delta yang menatap dirinya ketika istrinya itu bertanya padanya. Jawaban 'tidak' berarti kematian untuknya.
Bahkan tempat tinggal mereka sekarang di pilih ibunda Delta lantaran merupakan lokasi syuting drama Korea populer Sky Castle.
Bye...bye...bulan madu romantis.
Planning nya Alfa :
Cheonggyecheon Stream dan Sky Rose Garden di Seoul (Rencananya Alfa akan melamar Delta di salah satu tempat itu).
Lalu foto prewedding di Istana Gyeongbok memakai Hanbok (pakaian khas Korea).
Kemudian menginap di Villa di Seoul beberapa hari sebelum akhirnya honeymoon ke Pulau Nami.
Berbeda dengan planningnya Delta, ibunda Delta dan Nafta. Tujuan perjalanan mereka membuat Alfa hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Besok mereka akan pergi ke SMTOWN Coex Artium, yang terletak di Yeongdongdae-ro, Gangnam-gu, Seoul. Delta dengan senang hati menawarkan diri menemani Nafta membeli pernak pernik berbau idol pria besutan SM Entertainment seperti DBSK, Super Junior, Exo, Shinee dan tentu saja NCT.
Besoknya lagi mereka berniat pergi ke Namsan Tower, kenapa?, Tentu saja karena mitos gembok cinta dan juga di sana paling sering di jadikan lokasi syuting drama Korea. Usul ini didapat dari sang ibunda dan menerima tanggapan setuju dari ayah Delta.
Karena Dafa sangat menyukai boneka beruang, tentu saja museum boneka beruang yang berada di pulau Jeju menjadi destinasi mereka di hari ke tiga dan ke lima. Nafta dengan senang hati mencarikan hotel di dekat museum itu, mengabaikan Alfa yang hanya menatap mereka dari sofa ruang tamu.
Jangan pikir semuanya selesai. Di hari ke enam, mereka pergi ke Petite France yang jaraknya hanya 1 jam dari kota Seoul. Alasannya tentu saja banyak drama Korea yang syuting di sana.
Intinya fungsi seorang Alfa adalah sebagai tour guide dan tentu saja Bank berjalannya mereka. Menyedihkan sekali.
Lalu apa kalian berpikir kalau seorang Alfa akan mengeluh bahkan pada Delta yang selalu kelelahan dan tidur pulas setelah pulang dari jalan-jalan?. Jawabannya adalah 'tidak'. Meski tak seantusias mereka, Alfa dengan tenang menuruti kemanapun Delta menyeretnya bahkan memintanya berfoto dengan boneka beruang. Berpose menunjukkan tanda hati di samping poster besar Super Junior dan bahkan memasang gembok cinta yang tidak ia percayai mitosnya itu.
Hari ke tujuh, di malam yang cerah setelah makan malam. Ibunda Delta meminta Alfa memesan tiket kembali ke Indonesia.
"Ayah bilang kamu cukup sabar dengan kegilaan bunda dan Delta. Jadi...dia akan membiarkan kalian bulan madu dengan tenang sampai minggu depan."
"...."
"Bunda tau dari Nafta kalau kamu...bahkan nggak tau satupun lagu KPop, meski sering ke Korea dan kerja sama bareng artis-artis di sini. Kamu nggak peduli dengan hal itu. Makanya bunda sempat kaget, kamu nya nurut aja sama Delta dan nggak protes apapun. Ujian kesabaran kamu di anggap lulus oleh ayahnya Delta."
"...." Jadi....seminggu ini....aku sedang di uji?
"Nafta juga berhasil ngeyakinin Dafa buat ngebiarin mamanya di pinjam papanya selama seminggu. Anak itu awalnya nggak mau di tinggal Delta. Bahkan agar kalian bisa tidur berdua aja, mesti di dongengin dulu di kamar bunda. Nah kemarin Dafa janji kalau selama Delta dan kamu rajin melakukan video call, dia nggak apa-apa ikut pulang ke Indonesia. Biar bunda dan ayah yang nemenin dia di rumah. Nafta juga bilang kalau dia bakal main dan tidur di rumah. Jadi....kamu dan Delta bisa tenang bulan madunya."
"...." Wow....Rencana yang sepertinya matang sekali. Alfa bahkan nggak kepikiran soal gimana misahin Delta dan Dafa.
"Sebelum berangkat ke Korea, Delta bilang kalau dia lihat catatan planningnya kamu. Kami sengaja nggak pergi ke tempat-tempat yang kamu tulis, agar rencana kamu nggak gagal total. Jadi....kamu bisa nikmatin bulan madu kalian berdua sesuai dengan planning kamu sebelumnya."
Alfa nggak tau harus mengatakan apa lagi selain memeluk bunda Delta dan mengucapkan terimakasih. Jadilah besoknya setelah mengantarkan orang tua Delta, Nafta dan Dafa ke Bandara, Alfa dan Delta juga segera pergi ke pulau Nami.
"Segitu senangnya sampai nggak berhenti senyum gitu?" Sindir Delta.
Yang disindir malah makin sumringah. "Sekarang pegangan tangan jadi nggak deg-degan lagi. Nggak ada pandangan mata menusuk dari ayah kamu."
"Hahahaha....Segitu takutnya, kan udah jadi ayah kamu juga."
Alfa memonyongkan mulutnya. "Tapi kamu tetep anak perempuan kesayangannya, yang ia rawat dan besarkan dengan penuh sayang. Aku ini hanya orang asing yang seenaknya mengambil alih tugasnya. Jadi baginya aku tetap orang asing."
"Nah, suami ku. Kita mau ngapain di pulau Nami. Setau ku di sana....juga salah satu tempat romantis di Korea."
"...." Yang masuk ke telinga Alfa hanya kata 'suami ku' dari mulut Delta. Senyumnya otomatis mengembang dan jantungnya juga ikutan berdetak kencang. "Bisa di ulangi lagi kalimat pertamanya, please?"
"...." Delta menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Tadinya ia sama sekali tidak malu dengan kata itu, tapi sekarang tiba-tiba ia merasa panas di pipinya. Karena Alfa menatapnya dengan padangan penuh harap, yah....meski malu, Delta akhirnya mengulangi perkataannya.
"Suami ku. Kita mau ngapain di Pulau Nami?"
Alfa memeluk Delta dan berbisik. "Mungkin....aku akan memakan si kerudung merah di sana. Persiapkan diri mu!."
"...."
🌸🌸🌸
KAMU SEDANG MEMBACA
The Last Chance (END)
RomanceDelta dan Alfa merupakan tetangga dan teman sekelas dari TK hingga SMA. Meski begitu keduanya tidak pernah benar-benar berteman, hingga akhirnya Alfa kuliah di luar daerah. Mereka dipertemukan kembali dalam suasana canggung. Alfa dengan jas hitam ra...
