Delta sedang berkumpul bersama para istri-istri rekan kerja suaminya, juga ada Sakura yang bakal jadi bagian dari lingkup pertemanan mereka.
Berbeda dari para pria yang membicarakan hal super serius seputar perjanjian pranikah di cafetaria milik Delta. Mereka (para istri) berkumpul di cafetaria milik Lily membahas soal anak dan tentu saja makanan.
"Biar ku perkenalkan dulu." Ucap Delta memulai pembicaraan. "Ini Lily, pemilik cafetaria ini jago masak, suaminya merupakan CEO Perusahaan Berlian salah satu pengusaha sukses yang paling terkenal di Indonesia. Kalau kamu butuh perhiasan mahal untuk pamer ke orang-orang yang suka julid, kamu bisa minta bantuan padanya. Dan kalau kamu mau belajar masak, kamu bisa belajar pada ku atau Lily"
"...." Sakura hanya tersenyum mendengarkan saran itu.
"Yang ada di samping kanan mbak nya, namanya Jung Ha Neul, dia orang Korea lagi proses belajar bahasa Indonesia, makanya sekarang kita ngomong pakai bahasa Inggris sebagai bahasa pemersatu negara, dan untungnya kita semua mengerti dan fasih, atau kalau nggak google translate lah yang jadi sasaran, hahaha~"
"...."
"Oke. Lanjut lagi. Dia istri dari CEO perusahaan properti dan IT yang tidak bisa di anggap biasa, punya cabang di berbagai negara. Jadi kalau kamu dan Zeno butuh tempat tinggal buat liburan ke luar negeri, hubungi mereka, ah dan Ha Neul adalah dokter anak, kamu bisa konsultasi masalah anak padanya."
Sakura mengangguk, mengerti dan membiarkan Delta kembali bicara.
"Mbak yang paling kecil dan imut ini namanya Mocca, jangan mengira kalau dia lebih muda dari anda karena usianya sudah di atas 35 tahun. Dia salah satu penulis novel terkenal di Indonesia, karyanya juga sudah banyak di film kan dan dia punya perusahaan penerbitan sendiri. Kalau mbaknya udah bosan kerja di bawah tekanan suami saya yang suka bikin stress pegawai itu, anda bisa pindah dan bekerja dengan tenang di perusahaan Mocca. Suaminya ahli dalam bidang komputer dan juga chief handal terutama dalam membuat cake cantik, imut dan lezat, sesekali kalau kita lagi malas bikin, kita bisa main ke Bali untuk bersantai dan mencicipi cake buatan Jin Hyuk."
"Dan aku sendiri, Delta, mbak nya udah tau, suamiku kerja apa, dan aku juga kerja apa. Dan...kalau mbaknya mau konsultasi seputar kesehatan reproduksi, saya bersedia memberi konsultasi gratis. Yah, walau bukan dokter kandungan, tapi yang secara umum saya cukup banyak tau. Nah, silahkan perkenalkan diri anda."
"...." Sakura menarik nafas dalam. Ia agak canggung untuk memperkenalkan diri seperti Delta, karena dia bukan tipe orang yang banyak omong. Tapi karena mereka ke depannya akan menjadi teman (dan dalam hati, Sakura berharap mereka bisa jadi teman baik), ia memberanikan diri untuk bicara.
"Saya... Hasegawa Sakura , eh...saya dulu penulis novel dan komik, tapi sekarang jadi penulis naskah di perusahaannya suami mbak Delta. Orang tua saya tinggal di Jepang dan saya anak ke 3 dari 3 bersaudara."
"Dia calon istri Zeno." Delta melanjutkan ucapan Sakura. Karena wanita itu berhenti bicara.
"Anak dari Hasegawa Minato seorang petinggi di Jepang dan Hasegawa Mitsunade atau lebih dikenal dengan nama Groly, salah satu desain busana pesta yang terkenal di Jepang dan di Indonesia. Punya kakak laki-laki yang anggota polri di Kalimantan udah menikah dengan istri anak pejabat Indonesia, 5 tahun yang lalu, dan baru menikah lagi dengan 1 tahun yang lalu dengan artis Indonesia. Kakak perempuan nya merupakan seorang artis yang bekerja di Korea, punya suami saingannya Varo. Dia pemilik perusahaan berlian di Korea. Latar belakang keluarga yang wow banget, kan!"
"...." Sakura menoleh ke arah Delta, sedikit heran karena Delta sampai tau tentang latar belakang keluarga nya sampai sedetail itu.
"Dia!" Tunjuk Delta pada Sakura. "Anak bungsu yang nggak di anggap pintar, sangat kurang bergaul dan berpenampilan tidak menarik, menurut orang tua dan kakak-kakaknya. Menurutku, kalau dia memoles dirinya dengan sedikit make up, berpenampilan lebih rapi dan belajar tersenyum dengan baik dan benar, dia bisa dengan mudah membuat pria jauh hati padanya. Karena pada dasarnya dia sudah manis, tapi cantik menurut orang lain itu memang butuh proses dan aku yakin kalau dia mau, dia bisa melakukannya."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Last Chance (END)
RomanceDelta dan Alfa merupakan tetangga dan teman sekelas dari TK hingga SMA. Meski begitu keduanya tidak pernah benar-benar berteman, hingga akhirnya Alfa kuliah di luar daerah. Mereka dipertemukan kembali dalam suasana canggung. Alfa dengan jas hitam ra...
