T W E N T Y N I N E 🍃

1.1K 85 31
                                        




I'll be with you from dusk till dawn



Suara nyanyian yang memenuhi lapangan SMA Gemilang yang luas terdengar hingga ditaman belakang, tempat favorit setiap orang yang datang untuk menyaksikan Ulang tahun sekolah serta Pensi yang hanya diadakan satu tahun sekali. Taman yang tadinya jarang dikunjungi kini penuh dengan murid baik dari dalam maupun luar sekolah yang datang untuk berfoto bersama teman ataupun pasangan di spot yang sudah disediakan.

But you'll never be alone
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here
I'll hold you when things go wrong
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here

Lagu yang dipopulerkan Zayn tersebut dinyanyikan dengan keras dan bersemangat, benar-benar menikmati ketika band sekolah yang sudah bersusah payah berlatih untuk hari spesial hari ini. Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Bella menatap fokus lentera berwarna hitam yang digantung dibatang pohon dengan tali bergerak-gerak terkena angin, tapi tidak membuat api dari lilin didalamnya padam. Bella membalikkan badannya meninggalkan pohon yang banyak digantungi lilin. Bella berjalan dengan sesekali pasangannya tertuju pada langit yang mulai menguning, dan hanya tunggu beberapa waktu lagi matahari yang menyinari akan tenggelam digantikan dengan cahaya bulan.

"Bella!"

Bella menghentikan langkahnya dan berbalik menatap stand milik kelasnya yang berjejer dengan stand milik kelas lainnya, dan berjalan kearah stand milik kelasnya. Stand yang dibuat semuanya sama- terbuat dari kayu dan yang membedakan hanya masing-masing dekorasi yang dibuat oleh kelas masing-masing. Karna memang teman tahun ini adalah Autumn Leaves maka semuanya disamaratakan agar terlihat lebih pas dengan teman yang diadakan tahun ini.

"Maaf baru datang," ucap Bella sesampainya dihadapkan teman-temannya.

"Santai aja, lagipula ini cuma untuk seru-seruan aja," jawab Bima dan diangguki yang lainnya.

"Lo sendiri udah baikan? Tadi sempet heboh karna Lo pingsan dengan basah kuyub terus muka Ketos dan Waketos yang babak belur," ucap Amanda yang mendapatkan senggolan di lengannya.

"Apa gue bener-" Amanda menutup mulutnya dan menatap Bella dengan tidak enak. Apa gadis dihadapannya ini belum tahu tentang kejadian tadi?

"Sorry, Lo belum tau ya?" tanya Amanda menatap Bella tidak enak.

Bella menggelengkan kepalanya dengan senyum tipis, dan bertanya penasaran, "Kenapa Ka Lio dan Ka Kenan babak belur?"

"Kita juga gak ada yang tau pasti, lebih baik Lo sendiri aja nanya ke salah satunya," jawab Bima karna Amanda yang terlihat bingung.

Bella tidak menanggapi lagi dan lebih memilih untuk ikut bergabung didalam stand mereka dan membantu Melly untuk menghitung minuman yang sudah terjual, dan begitupun yang lain kembali sibuk melayani pembeli. Stand yang mereka buat memang tidak seluruh kelas ikut berpartisipasi hanya ada sepuluh kelas yang berpartisipasi, karna selain taman yang semakin sempit karna spot foto yang dibuat takutnya jika semua kelas diikut sertakan makan percayalah yang membeli tidak akan seberapa. Dan untuk laba bersih dari penjualan ini tidak masuk kedalam kantong kelas akan tetapi akan dikumpulkan kepada ketua kelas yang ikut berpartisipasi dan menyerahkannya pada Ketua Osis sebelum nantinya uang hasil jualan akan diberikan pada panti asuhan yang jaraknya cukup jauh dari sekolah Gemilang.

MY BROTHER [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang