Chap 26. Start Hating?

12.7K 838 105
                                        

"𝑫𝒂𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂, 𝒍𝒂𝒏𝒕𝒂𝒔 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒖𝒌𝒂

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"𝑫𝒂𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂, 𝒍𝒂𝒏𝒕𝒂𝒔 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒖𝒌𝒂."
-
-
-

-✍︎-

"Ternyata Zira Xavier itu, Ira?!" Lara masih merasa speechless.

"Pantesan kalung yang pernah di pakai sama Bara sama persis kayak kalung yang di kasih sama Ira?!"

Lara membulatkan matanya. "Kalau Ira itu adiknya Bara, berarti... Ira udah meninggal?!"

Lara menutup mulutnya tidak percaya. Lara kembali mengembalikan album foto itu. Dirinya lalu keluar dari kamar Bara menuju kamarnya.

Dengan tergesa-gesa, Lara membuka tas kecil miliknya yang dia bawa sebelum Rimba membawanya ke mansion Bara.

"Ketemu!" pekik Lara ketika masih mendapatkan kalung pemberian dari Zira alias Ira dulu ketika mereka masih kecil.

Lara tersenyum mengingat bagaimana dirinya dulu dapat bertemu dengan Zira. Tubuh langsingnya dia rebahkan ke kasur king size. Terus menatap kalung yang berada dalam genggamannya.

"Lara mandi dulu deh! Nanti kasih tau Bara tentang kalung ini!" Lara bergegas mandi.

Sedangkan di lain tempat, Bara sedang terduduk lesu menatap tiga makam di depannya. Dimana itu adalah makam dari Andreas Xavier-ayah Bara, Kayla Queen-ibu Bara dan Zira Xavier-adik Bara.

Cukup lama Bara terdiam. Dan akhirnya dia beranjak dari tempat itu.

Aku akan balas dendam! batin Bara sebelum benar-benar beranjak.

Bara mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Persetan dengan makian dari beberapa pengendara lain.

Saat mobil Bara sudah terparkir rapi di garasi, mata tajam Bara menangkap sosok yang tidak lain adalah Rimba.

"Ada apa paman kemari?"

Rimba menyelipkan tangannya di saku. "Sebaiknya jangan bicarakan disini."

"Masuklah."

Bara dan Rimba menilai tangga. Membuka pintu dan memasuki kamar Bara.

"To the poin saja!" kata Bara membuka suara.

"Bukalah ponselmu."

Bara mengikuti apa yang Rimba katakan. Dan betapa terkejutnya ketika di dalam video itu menampilkan sebuah mobil yang mengalami tabrakan hebat. Dan mobil itu adalah mobil Winda-ibu Lara.

"Apa maksudnya?"

"Aku sudah menyingkirkan istri dari Luke Wilson alias ibu dari kekasihmu itu. Kau tinggal melenyapkan kekasihmu saja. Jadi, aku hanya membantumu."

"KENAPA KAU SELALU IKUT CAMPUR?!"" murka Bara karena Rimba telah lancang mengurusi dan ikut campur dengan urusannya.

"Aku hanya membantumu Son!"

Baralara [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang