"Pacar gue bilang, kemarin lo diliatin sahabatnya," Ucap Brian pada temannya.
"Siapa?"
"Alexa Adriana."
Mendengar nama tersebut, laki-laki yang awalnya sedang asik mencari buku tugasnya dalam tas, tiba-tiba menghentikan aktivitasnya.
"Alexa Adriana?" Ulangnya.
"Iya. Ga mungkin lah, lo gatau Alexa, Leonardo Alaskaa."
Laki-laki berperawakan tinggi nan tampan, berkulit putih, hidung mancung dan memiliki tubuh atletis tersebut hanya tersenyum tipis mendengar hal tersebut. Karena di pikirannya saat ini, hal tersebut mustahil untuk di dengar.
"Kok diem aja lo?"
Laki-laki yang akrab di sapa Leo tersebut hanya menggeleng sebagai jawaban.
"Eh Yan, gue pinjem buku Bahasa lo dong. Buku gue ketinggalan," Ucap Leo diiringi dengan kekehan kecil pada Brian.
"Ini nih, kebiasaan murid jaman naw. Rugi menang tampang, tapi tugas ga pernah bawa, ga pernah kelar.
"Harusnya, kita sebagai generasi muda, generasi penerus bangsa--"
Leo yang mendengar temannya mulai berpidato lantas berjalan mendahuluinya ke kelas sambil menggeleng pelan, mengingat mengapa ia dipertemukan dengan spesies seperti Brian Backam.
"Hehh hehh! Kebiasaan jugaa lo ngacangin orang ceramah! Oii tungguinn gue, Yoo!!"
***
Seperti biasa, pukul 6 pagi Bella sudah berada di depan pintu kos Alexa. Bersiap untuk mengetuk pintu yang berisi gantungan KETUK DULU ATAU LO GUE GEBUK!.
Hanya tinggal beberapa sentimeter untuk tangannya mengetuk, tiba-tiba pintu Alexa terbuka dan menampilkan seorang gadis yang sudah siap dengan pakaian sekolahnya. Namun kali ini ada yang berbeda dari biasanya.
"Lo? Lo kesambet apaan, Al?" Tanya Bella yang masi takjub dengan perubahan Alexa. Bella tahu betul kalau Alexa akan berubah bila dia sedang menginginkan sesuatu, dan kali ini dia pasti berada dalam fase itu.
"Pengen," Jawab Alexa sambil mengardikan bahunya, lalu mengunci pintu.
Alexa berjalan mendahului Bella dan memberi isyarat agar menyamakan langkahnya.
"Gimana penampilan gue?" Tanya Alexa yang membuat Bella bingung harus menjawab apa. Antara senang dan sedikit ... aneh.
"Gud luking. But it's not you, Al."
Alexa hanya tersenyum miring mendengar hal itu. Walaupun hanya Bella yang paling tau tentangnya, Bella tidak tahu kalau Alexa melakukan semua drama ini demi apa.
"Btw, Al. Masalah cowok paskibraka itu, gue tau." Ucap Bella di tengah perjalanan mereka menuju sekolah.
Alexa hanya mengganguk dan bersiap untuk mendengar lebih jauh -walau sebenarnya ia sudah tahu lebih dulu-.
"Namanya Leonardo Alaska. Anak MIPA XII 3. Dia jarang keliatan sih, gara-gara dia salah satu siswa yang berprestasi di bidang non akademik. Dan gue rasa, lo pasti tau beberapa prestasinya," Tutur Bella yang hanya di respon anggukan oleh Alexa.
"Gue denger, dia juga mantan Pesilat Nasional 2016. Dia menang beberapa perlombaan bela diri, dan sekarang lagi nyoba terjun ke Paskibraka.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD SMART
Teen Fiction17+ Lika-liku kehidupan yang penuh kejutan gadis itu rasakan di masa pencarian jati diri. Gadis manis yang memiliki sikap bertolak belakang dengan parasnya. Bersama seorang laki-laki yang tak sanggup menentang semesta, akankah mereka selalu bersama...
