New terbangun dari pingsan nya, pipi nya masih terasa panas dan sedikit membengkak.
New beranjak bangun dari ranjang tidur Tay, ia berjalan menuju balkon kamarnya.
Hari sudah siang, ia melihat dirinya di pantulan cermin, dengan pipi membengkak merah, dan rambut yang berantakan.
Lagi lagi New teringat kejadian tadi malam, dimana Mild menampar keras wajahnya.
New sudah berusaha untuk menjelaskan semuanya pada Mild, namun ia tidak ingin mendengarkan nya dan lebih memilih membenci New.
Air matanya kembali menetes pada pipinya, sedikit rasa perih saat air mata itu menyentuh pipi New yang membengkak.
New terjatuh dihadapan cermin besar dikamar Tay, ia menangis menjadi jadi. Sangat sakit bahwa Mild, wanita yang pernah ia cintai dan bahkan masih ia cintai ini menampar wajahnya.
Perlahan New terbangun, dan berjalan sempoyongan kearah pintu kamar, ia harus pergi dari rumah Tay dan mungkin dari hadapan Tay, ia harus mengejar Mild, wanita yang ia cintai.
New membuka pintu kamar Tay, dengan jalan yang sempoyongan dan kepala yang sedikit sakit, ia menunggu lift dan memencet angka pada lift tersebut.
Saat ini New sudah berada di lantai paling bawah, ia harus cepat cepat pergi dari sini sebelum ada yang mengetahui nya.
o0o
Saat ini Plapodd dan juga Sing Harit sedang pergi bersama, ia melewati komplek elit yang amat sepi warga nya.
Saat Sing Harit memainkan ponselnya, ia tidak sengaja melihat kearah kaca spion mobil Plapodd, ia melihat New yang berjalan sendirian dengan kondisi tubuh tidak sehat, ia segera menyuruh Plapodd untuk menghentikan mobilnya dan menghampiri New.
Benar saja yang ia lihat adalah New, dengan kondisi tubuh yang tidak sehat, Plapodd segera membopong tubuh New kedalam mobilnya, sebelum Harit dan Plapodd menghampiri New, New sudah lebih dulu tersungkur ke tanah.
Plapodd membawa masuk New kedalam mobilnya dan bergegas menuju Rumah sakit terdekat.
Harit meraih ponselnya kembali, ia menekan beberapa digit nomor dan menaruh ponselnya di telinga nya.
Hallo First, gue sama Podd gkbisa kesana, tadi gue ketemu New pingsan dijalanan
New siapa anjing?
New gendut, sok lupa lu
Kenapa dia?
Ceritanya panjang bre, gue lagi mau otw ke Rumah sakit
Kabarin gue kalo kenapa kenapa
Ok
Telepon dimatikan oleh Harit, barusan ia mengabari First karena tidak jadi pergi dengan nya.
"Lo curiga gk sih Podd?" tanya Harit, Plapodd yang sedang fokus menyetir hanya menaikkan satu alisnya saja
"Ya lo curiga gk sih?" tanya nya lagi, Plapodd menoleh sebentar kearah Harit
"Curiga apaan?" ujar Plapodd tak paham
"Gktau sih, gue curiga aja sama New, dia abis di apain kok pipi nya sampe bengkak gitu, terus pake pingsan segala" ucapnya. Plapodd mengangguk angguk an kepalanya
"Gue gk kayak lu sih, urusan orang lu curigain" cibir Plapodd
KAMU SEDANG MEMBACA
Attachment Disorder (End)
Non-Fiction'You can be afraid of anyone, but not me' -Tay tawan vihokratana 'You are only obsessed with my body but not with my heart' -New thitipoom techaapaikhun ❌DON'T COPY MY STORY❌ •Di edit jika udah selesai, mohon maaf kalau banyak Typo bersebaran...
