Langsung aja yuk jangan lupa vote dan komentar kalian teman onlineku.
Selamat datang di Alkatrix.
***
Perlahan Arga mendekatnya wajahnya dengan mata yang terfokus pada lengkungan merah muda yang terlihat manis oleh Arga. Ia terus mendekatkan wajahnya dengan kedua tangan yang bersandar di dinding. Mungkin untuk menghalangi Rara agar tidak kabur dari jangkauannya.
Dengan refleks Rara menutup matanya tanpa menolak perlakuan Arga sedikitpun. Jujur saja kedua kakinya sudah terasa lemas dengan keringat dingin yang membasahi punggungnya.
Entahlah apa yang Arga lakukan. Laki-laki itu selalu saja bertindak diluar dugaan Rara. Arga adalah laki-laki yang sangat Rara sayangi dengan segala kejutan yang sanggup membuat jantungnya berdetak cepat.
Arga mendekatnya mulutnya tepat disamping telinga kanan Rara yang membuat sang empunya merasakan aliran aneh dalam tubuhnya. Rara merasakan detak jantungnya yang berdegup cepat, ia khawatir jika Arga bisa mendengar irama jantungnya yang kemudian akan meledeknya. Jangan sampai Arga mendengar itu.
"i love you," bisik Arga.
Degg
Seketika kedua mata Rara terbuka lebar. Sebuah kalimat pendek yang sanggup membuat rona merah muncul di wajah Rara. Mendengar suara Arga yang sedikit serak dengan volume yang kecil memang sedikit membuat Rara merinding.
Rara terus berusaha menetralkan irama jantungnya yang sedang dalam mode marathon ini. Ia meyakinkan dirinya agar tidak terbuai oleh perkataan Arga ini. Ya meskipun kenyataannya Rara masih mencintai Arga tapi ia belum yakin dengan hal tersebut.
"TARIK SIS!" teriak Niko tiba-tiba saja.
"SEMONGKO!" sahut Rey ikut berteriak.
Arga yang mendengar itu langsung menjauhkan dirinya dari Rara. Ia terkejut mendengar suara kedua temannya itu dan langsung menatap mereka dengan tajam. Bisa-bisanya mereka berdua mengganggu Arga.
"SOSOR TERUS BANG! JANGAN SAMPE KENDOR!" teriak Niko.
"BUSET DAH LURD MASIH TERANG INI! CIUM TEROSSS!" teriak Rey diujung koridor sekolah yang berjarak sekitar 8 meter dari Arga dan Rara.
"NGAPAIN BANG BERDUAAN MULU. INGET YANG KETIGANYA PELAKOR," teriak Niko.
"setan goblok," sewot Rey sambil menepuk pundak Niko.
"iya lo berdua pelakor yang bawa setan," ujar Arga.
"dih lo aja Nik yang jadi pelakor sama setannya," ujar Rey.
"sok mangga weh kang," ujar Niko sambil geleng-geleng kepala. (silahkan)
"SI CUMI BUCIN BENER DAH," ujar Niko sambil geleng-geleng kepala.
Arga berdecik kesal. "biasanya orang yang sering bilang bucin itu adalah jones yang iri sama hubungan orang," ujar Arga telak.
Niko yang mendengar itu langsung kaget dan berusaha menahan dirinya agar tidak menyerang Arga. Sedangkan Rey, ia malah asik tertawa ngakak disamping Niko.
"mampus lo Nik. Dasar jomblo ngenes," ledek Rey diiringi tawanya yang receh.
"jangan gitu dong. Maennya jomblo-jombloan si cumi mah," ujar Niko.
"ya kenyataannya begitukan Nik?" tanya Arga dengan polosnya.
Seperti yang kalian ketahui, Niko memang selalu berusaha melakukan pendekatan pada siswi di sekolah belum lagi dengan gombalannya. Namun ia selalu saja gagal dalam misinya. Gadis yang ia dekati selalu saja lebih dulu berpacaran dengan orang lain. Niko yang selalu kalah cepat dari laki-laki lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALKATRIX [COMPLETED]
Teen FictionSolidaritas? Brutal? Teka-teki? Cinta? Perjuangan? Selamat datang di Alkatrix! "Bagi gue gak ada yang namanya kebetulan, semua itu udah direncanakan Tuhan. Termasuk lo Ra," Jaeson Difarga Pratama, sang ketua Alkatrix. Laki-laki labil yang dipenuhi d...
![ALKATRIX [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/221872854-64-k591258.jpg)