PART 46|| KEMENANGAN GARLA

26 3 0
                                        

🎼Hadapi Berdua - Tiara Andini 🎼

••••••

Langkah kaki yang bergerak dengan cepat itu seakan membelah koridor pagi hari. Alunannya seperti berdentum-dentum membuat murid disekitar jadi memperhatikan ke arah lelaki itu. Apalagi karena raut wajah yang terlihat sedang menahan amarah.

Hanya dirinya sendiri tanpa kelima temannya yang menuntun langkah menuju ke kelas tujuannya.

Satu langkah memasuki kelas, atensinya langsung menyorot kesekitar. "Miko mana?!"

Teriakan itu membuat satu kelas memandang Luky, pandangan mereka tampak terkejut melihat wajah laki-laki yang tampak marah.

"Woi! Miko mana?!"

Bentakan itu membuat mereka saling beradu pandang. Miko yang tak ada di kelas, membuat mereka bingung ingin menjawab apa.

Si ketua kelas, yang wajahnya tampak tenang memberanikan diri untuk menegakan badan. "Miko nggak ada di kelas. Hari ini dia nggak berangkat."

Luky berjalan maju sampai ke tengah kelas. "Jangan bohong lo!"

"Woi mau apa lo di sini?!" teriakan yang berasal dari ambang pintu itu membuat semua orang menoleh.

Kedua teman Miko berjalan masuk, membuat Luky mendekat ke arah mereka. "Lo tahu di mana Miko kan? Dia di mana?"

"Lo bisa santai nggak sih," balas Hendry salah satu teman Miko.

"Alah nggak usah banyak bacot! Miko di mana?!" teriak Luky tepat di depan wajah mereka.

"Percuma lo teriak-teriak cari dia. Dia nggak ada di sini. Dia lagi lomba PMR harusnya lo tau itu!"

Luky langsung terdiam, dia tahu memang hari ini tim PMR sedang ada lomba, dan pemberangkatan kemarin sore, tapi kejadian kemarin sore membuatnya tak menduga bahwa Miko juga ikut berpartisipasi dalam lomba.

Dia menatap Hendry. "Lo tau kemaren sore Miko ada di mana?"

Hendry dan teman di sebelahnya, Dafa tertawa kecil. "Udah gue bilang dia berangkat lomba."

"Pasti lo berduakan yang pake motor Miko kemaren?"

Dafa menggeleng tidak mengerti sambil tertawa. "Eh apaan sih, kita pake motor si Miko buat apa? Gila lo!"

Laki-laki itu semakin pusing memikirkan siapa pelakunya jika bukan Miko. Pasti ada seseorang yang menyabotase Motor Miko, tapi siapa orangnya dan apa tujuannya.

"Ky lu ngapain di sini sih?!" Lintang tiba-tiba masuk bersama keempat temannya.

"Gue cuman mastiin pelaku-"

Lintang segera mendekat dan merangkul Luky untuk keluar dari kelas itu. "Lo bisa pikirin nanti, sekarang lo harus berangkat turnamen."

••••••

Hari ini tepat diselenggarakannya turnamen tingkat kota. Karena banyaknya beberapa lomba yang berlangsung seperti PMR, basket, dan jurnalis, membuat pihak sekolah memutuskan untuk membubarkan para murid. Terlebih karena banyak guru yang menjadi pendamping lomba. Juga dengan sebagian anak-anak yang tidak mengikuti lomba dianjurkan untuk mendukung pertandingan basket.

Keyra yang kondisinya sedang tidak baik, juga memaksa untuk menonton walau tadi sempat cekcok sebentar dengan mamanya. Namun ternyata mamanya mengizinkan dengan syarat nanti harus bersama Meika. Keyra menjawab 'iya' saja walau dia tidak tahu nanti akan bersama Meika atau tidak, pasalnya gadis itu bisa saja bersama teman-temannya atau jika tidak, mungkin tidak menonton karena tidak ada Miko.

KeyLockTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang