[PLAGIAT DILARANG MENDEKAT]
Keana perempuan cantik yang sangat dibenci oleh kedua orangtuanya juga abangnya. Entah apa penyebab mereka membencinya. Setiap hari dia mendapat perlakuan yang sangat tidak adil.
Perkenalkan saja namanya Kiana saudara an...
I'm sorry, don't leave me, I want you here with me
I know that your love is gone
I can't breathe, I'm so weak, I know this isn't easy
~ 🎧 .
.
.
.
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
31. ALONE
PEREMPUAN mengenakan masker dan topi hitam keluar dari Alfamart dengan tergesa-gesa, benar-benar lupa jika tempat yang baru saja dikunjunginya adalah dekat dengan perumahannya. Ujung topi di tarik kebawah begitu melihat Althair yang baru saja turun dari motor dengan Chika. Tempat ini memang banyak sekali di kunjungi orang-orang untuk membeli kebutuhan. Itu karena, di daerah ini jarang sekali ada Alfamart atau Indomaret.
Sekilas tatapannya bertemu dengan Chika, namun lebih dulu memutuskan kontaknya. Kakinya berjalan cepat, sangat jelas jika sedang menghindari Remaja SMP yang masih memperhatikan nya. Kursi roda yang biasa di pakai olehnya digantikan oleh tongkat penyangga kaki yang dibelikan oleh Dessi tadi pagi.
"Bang, tadi gua liat ada orang yang mirip sama kak kea. Oh ya, gimana kabar kakak ipar ?," Chika membenarkan rambutnya yang berantakan.
"Gatau, bukan urusan Abang."
"Hih, awas ya kalau ada apa-apa sama kak kea." Ketusnya, berjalan lebih dulu.
Tangannya melambai ke arah Dessi yang menunggu di dalam mobil. Hari ini wekeend jadi mereka akan menghabiskan waktunya untuk refreshing. Jarang sekali Kea merasa sebebas ini, walau dia merasa kurang mungkin karena tidak ada lagi orangtuanya. Lupakan
"Lama banget, tadi gua liat Althair. Sama cewek, dasar laki-laki playboy. Jangan deh berharap lagi sama tuh cowok. Ganteng kali ?," Roda mobil mulai berjalan, melindas aspal.