31. ALONE

10.1K 388 4
                                        

Don't go tonight

Stay here one more time

Remind me what it's like, oh

And let's fall in love one more time

I need you now by my side


It tears me up when you turn me down

I'm begging please, just stick around

I'm sorry, don't leave me, I want you here with me

I know that your love is gone

I can't breathe, I'm so weak, I know this isn't easy

~ 🎧
.

.

.

.

.


31

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

31. ALONE

PEREMPUAN mengenakan masker dan topi hitam keluar dari Alfamart dengan tergesa-gesa, benar-benar lupa jika tempat yang baru saja dikunjunginya adalah dekat dengan perumahannya. Ujung topi di tarik kebawah begitu melihat Althair yang baru saja turun dari motor dengan Chika. Tempat ini memang banyak sekali di kunjungi orang-orang untuk membeli kebutuhan. Itu karena, di daerah ini jarang sekali ada Alfamart atau Indomaret.

Sekilas tatapannya bertemu dengan Chika, namun lebih dulu memutuskan kontaknya. Kakinya berjalan cepat, sangat jelas jika sedang menghindari Remaja SMP yang masih memperhatikan nya. Kursi roda yang biasa di pakai olehnya digantikan oleh tongkat penyangga kaki yang dibelikan oleh Dessi tadi pagi.

"Bang, tadi gua liat ada orang yang mirip sama kak kea. Oh ya, gimana kabar kakak ipar ?," Chika membenarkan rambutnya yang berantakan.

"Gatau, bukan urusan Abang."

"Hih, awas ya kalau ada apa-apa sama kak kea." Ketusnya, berjalan lebih dulu.

Tangannya melambai ke arah Dessi yang menunggu di dalam mobil. Hari ini wekeend jadi mereka akan menghabiskan waktunya untuk refreshing. Jarang sekali Kea merasa sebebas ini, walau dia merasa kurang mungkin karena tidak ada lagi orangtuanya. Lupakan

"Lama banget, tadi gua liat Althair. Sama cewek, dasar laki-laki playboy. Jangan deh berharap lagi sama tuh cowok. Ganteng kali ?," Roda mobil mulai berjalan, melindas aspal.

[3] ALONE [END] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang