[Di harapkan follow sebelum membaca]
___________
"Kenapa lo bisa suka sama gue? Dan terus terus deketin gue?,padahal gue ga pernah gubris lo?," tanyanya.
"Gue ga punya alasan buat suka sama lo Al, perasaan ini hadir tanpa di minta," jawab Aliesha...
Hai, selamat membaca cerita ku. Jangan mengharap lebih dengan tulisanku, tulisan masih amatiran hehe.
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AKU YA BIAR GA KETINGGALAN KALAU NANTI AKU UPDATE. JANGAN LUPA JUGA BUAT TEKAN TOMBOL BINTANG DI SETIAP PART, DAN COMENT NYA BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUAT NULISNYA.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Akhirnya setelah hampir 5 jam Aliesha main di rumah Aldrich, sekarang tepat pukul 9 malam Aliesha sudah dalam perjalanan pulang di antarkan oleh Aldrich dengan motornya. Ketika melewati sebuah warung makan remang-remang tiba-tiba saja ada tiga motor sport mengejar motor Aldrich.
"Pegangan yang erat Sha," titah Aldrich.
Sesuai dengan perintah Aldrich Aliesha mengeratkan lingkaran tangannya di perut Aldrich. Aldrich menaikkan kecepatan motornya. Aliesha sama sekali tak takut di bawa kebut-kebutan seperti itu, karena Aliesha sudah terbiasa.
Motor Aldrich terbawa ke jalan sempit dan sepi yang jarang di lewati orang-orang. Aldrich menghentikan motornya tiba-tiba kala satu motor dari ketiga motor itu berhenti mendadak di depan motornya. Salah satu dari pengendara itu membuka helmnya. Pemilik motor itu adalah Galen, ketua Achilles.
Aldrich dan Aliesha juga ikut turun dari motor. Kedua motor lainnya yang juga mengejar Aldrich dan Aliesha menghentikan motor mereka.
"Mau apa lo?!" tanya Aldrich pada Galen.
"Gue denger lo udah pacar ya? Siapa? Dia?" tanya Galen balik sambil melirik Aliesha yang berdiri di samping Aldrich.
"Kalau iya kenapa? Apa urusannya sama lo?"
"Tunggu," ucap Galen menggantung ucapannya.
"Dia bukannya cewek yang ada di arena waktu itu kan? cewek yang jadi giliran anak Oletrhros tapi sekarang malah jadi pacar ketuanya."
"Ga usah banyak bacot, mau apa lo halangi jalan gue?!"
"Kenalin dulu kali Al pacar lo, siapa tau mau gue jadiin bahan pemuas nafsu." Aldrich langsung naik pitam mendengarnya, Aldrich langsung memukul kencang rahang bawah Galen hingga lelaki itu terjatuh ke bawah.
"Jangan hina dia bangsat!" pekiknya.
Galen langsung bangkit lelaki itu mengusap rahangnya yang sedikit berdarah. "Gue cuma mau kasih tantangan buat pacar baru lo."
"Jangan macem-macem lo."
"Gak kok, gue cuma mau ajak dia balapan. Kalau dia menang berarti dia pantas jadi pacar seorang ketua geng Olethros."
"Oke gue Terima!" sahut Aliesha.
"Sha?" tegur Aldrich.
"Ga papa Al, gue bakal Terima tantangan dia, gua bakal buktiin kalau Queen Olethros itu enggak lemah."