[Di harapkan follow sebelum membaca]
___________
"Kenapa lo bisa suka sama gue? Dan terus terus deketin gue?,padahal gue ga pernah gubris lo?," tanyanya.
"Gue ga punya alasan buat suka sama lo Al, perasaan ini hadir tanpa di minta," jawab Aliesha...
Hai, selamat membaca cerita ku. Jangan mengharap lebih dengan tulisanku, tulisan masih amatiran hehe.
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AKU YA BIAR GA KETINGGALAN KALAU NANTI AKU UPDATE. JANGAN LUPA JUGA BUAT TEKAN TOMBOL BINTANG DI SETIAP PART, DAN COMENT NYA BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUAT NULISNYA.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sha sadar!" ucap Nayyara dengan nada tinggi menyadarkan Aliesha yang sejak memasuki kelas hanya melamun sambil menompang dagunya.
"Jangan kebanyakan ngelamun lo! Kerasukan kuyangdi sini baru tau lo!" sentak Reanna.
"Kuyangitu apa?" tanya Milly dengan polosnya. Milly sudah sekolah di sini sejak satu bulan yang lalu setelah pernikahannya dengan Fadgham.
"Sekitar satu bulan yang lalu, di tangga deket rooftop," jawab Aliesha.
"Astaga lo sama Al ciuman di tangga deket rooftopgak aestheticbanget," timpal Reanna.
"Rasanya gimana Sha?" tanya Nayyara.
"Gak gimana-gimana sih, cuma agak geli aja sama engap. Al nya brutal banget, kasar dia"
"Sha ciuman itu yang bibir sama bibirnya masuk ke mulut masing-masing kan? Terus nanti ludahnya masuk?" tanya Milly.
"K-kok lo tau?"
"Iya soalnya aku sama Agham pernah ciuman. Bener Sha aku juga sampe sesak napas, aku udah minta Agham buat berenti eh dianya masih di lanjut," ucap Milly polos.
"Astaga Ly polos banget lo, kenapa lo ceritain anjir," ucap Aliesha.
"Anjir! Otak gue ternodai,"timpal Nayyara.
"Otak lo dari dulu udah gak suci Nay!" umpat Aliesha.