[Di harapkan follow sebelum membaca]
___________
"Kenapa lo bisa suka sama gue? Dan terus terus deketin gue?,padahal gue ga pernah gubris lo?," tanyanya.
"Gue ga punya alasan buat suka sama lo Al, perasaan ini hadir tanpa di minta," jawab Aliesha...
Hai, selamat membaca cerita ku. Jangan mengharap lebih dengan tulisanku, tulisan masih amatiran hehe.
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AKU YA BIAR GA KETINGGALAN KALAU NANTI AKU UPDATE. JANGAN LUPA JUGA BUAT TEKAN TOMBOL BINTANG DI SETIAP PART, DAN COMENT NYA BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUAT NULISNYA.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah empat jam Aliesha, Reanna dan Milly berada di rumah Nayyara setelah pulang dari mall tadi. Mereka isi waktu empat jam itu dengan mengobrol, nonton, makan cemilan dan kegiatan remaja perempuan lainnya.
Dan sekarang mereka sudah dalam perjalanan pulang menggunakan mobil Nayyara dengan Aliesha yang mengendarainya. Namun, ketika sudah sampai di pertigaan jalan tiba-tiba saja lima motor hitam mengikuti mobil mereka dan terus memepet.
"Sha motor itu ngikutin kita," ucap Nayyara yang melihat motor-motor itu dari kaca spion.
Dan benar saja lima motor itu kini sudah mengapit mobil yang mereka tumpangi. "Kalian pegangan gue bakal ngebut." Sedetik kemudian mobil itu melaju kencang membuat para penumpang di dalamnya memegang kuat-kuat pada pegangannya.
"Re telpon Axelle sekarang!" titah Aliesha yang masih berusaha menghindari dari tiga motor itu.
"Buat apa?"
"Lo bilang sama dia ajak inti Olethros buat bantuin kita, gue rasa tenaga gue ga bisa buat lawan mereka!"
"Tapi ..."
"Ih Rea buruan! Ga usah tapi-tapian, buruan telpon Axelle!" timpal Nayyara yang juga ketakutan.
Dengan sangat terpaksa Reanna akhirnya menelpon Axelle, mantan pacar. Meski gengsi karena Axelle mantan pacar dengan kisah belum selesai, tapi Reanna tak bisa memikirkan cara lain. Begitu sambungan terhubung, dengan cepat Axelle yang kebetulan sedang kumpul dengan anak Olethros di markas langsung mengangkat telpon dari sang mantan pacar tersayang itu.
"Hallo Xell," ucap Reanna.
"Rea? Ada apa? "
"Tolongin kita Xell, ajak inti Olethros yang lain juga," ucap Reanna dengan panik.
"Kalian kenapa?"
"Kita di kejar sama orang gak di kenal, dan sekarang Aliesha lagi berusaha untuk menghindar, plis Xell cepetan dateng ke sini!"
"Lo dimana?"
"Gue kirim alamatnya sekarang! Buruan Xell! Gue mohon!"
"Oke lo tunggu! Sepuluh menit lagi gue dan yang lain dateng! Lo yang tenang ya Re."
Reanna segera mematikan sambungan telponnya, ia mengirim lokasi keberadaan ke empat perempuan itu. Aliesha masih berusaha untuk menghindari dari lima motor hitam itu. Milly, gadis polos itu sudah nangis ketakutan sambil merengek memanggil nama Fadgham.