[Di harapkan follow sebelum membaca]
___________
"Kenapa lo bisa suka sama gue? Dan terus terus deketin gue?,padahal gue ga pernah gubris lo?," tanyanya.
"Gue ga punya alasan buat suka sama lo Al, perasaan ini hadir tanpa di minta," jawab Aliesha...
Hai, selamat membaca cerita ku. Jangan mengharap lebih dengan tulisanku, tulisan masih amatiran hehe.
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AKU YA BIAR GA KETINGGALAN KALAU NANTI AKU UPDATE. JANGAN LUPA JUGA BUAT TEKAN TOMBOL BINTANG DI SETIAP PART, DAN COMENT NYA BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUAT NULISNYA.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sha udah tidur?" ucap Reygan di depan pintu kamar Aliesha.
Reygan baru saja pulang dari kantor pada jam sepuluh malam. Sebelum tidur ia akan selalu menemui Aliesha. Reygan membuka pintu kamar Aliesha karena tak mendapat jawaban dari Aliesha. Ia pikir Aliesha sudah tidur, tapi begitu pintu terbuka Aliesha tak ada di kasurnya.
"Sha kamu di toilet?" tanyanya.
Perhatian Reygan teralihkan pada pintu balkon yang terbuka malam-malam begini. Ia berjalan ke pintu balkon dan menutupnya.
"Kebiasaan udah malam pintu balkon belum di tutup," gumamnya.
"Lama banget Sha di toiletnya."
Reygan merasa aneh ketika tak mendapat jawaban dari Aliesha. Reygan sedikit panik, lelaki itu kemudian berjalan menuju toilet. "Sha kamu di toilet kan?" Masih tak ada jawaban.
Kemudian Reygan membuka pintu toilet itu dengan perlahan, Aliesha tak ada di sana. Reygan keluar dari kamar Aliesha dan turun ke bawah. Ia mendatangi Bi Eneng di kamarnya untuk menanyakan kemana perginya Aliesha.
"Bi, Aliesha kemana ya? Kok gak ada di kamarnya?" tanya Reygan.
Bi Eneng yang baru saja bangun dari tidurnya menautkan alisnya. "Non Aliesha? Non Aliesha gak ke mana-mana Den, dia ada di kamarnya."
"Gak ada Bi. Aliesha gak ada di kamarnya. Makannya aku nanya Bibi siapa tau dia pamit ke Bibi."
"Enggak Den. Non Aliesha gak pamit ke Bibi, malahan setau Bibi dia di kamarnya terus."
"Terus kemana dong Aliesha?"
"Coba Den Rey tanya aja sama Non Nay atau Non Rea," usul Bi Eneng.
"Ah iya, makasih ya Bi. Bibi tidur lagi aja, maaf udah bangunin Bibi."
"Iya gak papa Den."
Reygan kembali ke ruang tengah, dia menelpon Reanna tapi Reanna jawab Aliesha tak ada di sana dan dia tak tau Aliesha pergi kemana. Begitupun dengan Nayyara, wanita itu juga bilang tak tau dimana Aliesha.
Reygan di buat panik. Kemana perginya Aliesha jika bukan ke rumah Reanna atau Nayyara. Reygan kembali teringat perkataan Aldrich tadi saat di cafe. Aldrich bilang bahwa ada orang yang sedang mengincar Aliesha. Bahkan Reygan juga sudah tau tentang teror Aliesha selama ini dari Aldrich.
"Ck, kemana kamu Sha?" decak nya.
Karena sudah panik, Reygan langsung buru-buru menelpon Vito, teman sekaligus kaki tangannya. Lelaki itu menyuruh Vito untuk mencari Aliesha, bahkan Reygan juga menyuruh puluhan anak buah nya untuk mencari Aliesha.