Belom ada yang baca ya, gak papa deh :>
Happy reading? :'("Assalamualaikum warrahmatullah, assalamualaikum warrahmatullah".
"Ya allah engkau yang maha melihat maha mendengar, tolong sadarkanlah keluarga inka, buat mereka sayang sama inka, inka kayaknya lupa gimana rasanya bahagia inka pengen bahagia walau sebentar Aamiin", alinka melepas mukena berwarna putih miliknya dan melipatnua dengan sajadah berwarna biru.
"Bismillah semoga hari ini lancar", sedari subuh alinka sudah siap, ia juga sudah memakai seragam sekolahanya.
***
Alinka turun dari busnya, hari ini adalah kamis. Alinka berangkat pagi karena hari ini ia piket, ia memegang tali tasnya seraya bersenandung ria.
*Bruukk..
"aduh..", alinka memegang pantatnya yang mencium lantai dengan meringis pelan. Alinka yang melihat uluran tangan itu mendongak, "Saga?",
"ck cepetan berdiri", alinka mengerjapkan matanya lalu menerima uluran tangan saga.
"sorry gue gak lihat", ucapnya alinka mengangguk.
"iya aku juga tadi ngga liat liat sih hehe, yaudah aku duluan ya makasih saga". Tanpa mendengar kata lagi dari saga alinka meneruskan langkahnya, saga berbalik menatap punggung kecil alinka yang menjauh.
***
Sementara itu dikelas 10 mipa2 semua murid sudah memenuhi bangku mereka masing masing, kelas terlihat sangat berisik dan ricuh karena pelajaran pertama adalah bu pipit salah satu guru killer. Mereka terbirit birit menyalin tulisan dibuku teman mereka karena pr yang belum mereka kerjakan, kalo ketahuan gak ngerjain bu pipit ngehukumnya gak main main. Ada yang dihukum bersihin toilet dari lantai 3 sampe lantai 1, dan masih banyak lainnya."eh tan gue lihat pr bu pipit dong," ucap seorang cowok dengan rambut gondrong. Cowok yang dipanggil 'tan'itu mendelik tak suka, ia berdecak.
"Ck tan tan tan emang gue setan hah?!", semprotnya cowok gondrong itu cengengesan.
"kan nama lo fathan biar gak ribet gue panggil tan makanya", jawabnya dengan santai.
"ya nggak tan juga kali, berasa setan gue". Kedua cowok lainnya tertawa mendengar ucapan cowok itu,
"emang bener lo cocok jadi setan sih tan", ucap salah satu cowok dengan gigi gingsulnya. Cowok yang dipanggil fathan itu mendelik tajam
"gue sikat juga lo!", ucapnya sambil melempar kacang yang ia makan pada temannnya itu.
"udah cepetan mana buku lo gue pinjem dulu",
"gak mau ono noh sama si kulkas aja noh", ucap fathan sambil menunjuk saga dengan dagunya.
"Aelah lo kayak kagak tau si bos aja tan",
"anjir lo jangan panggil gue tan setan!", ketiga orang itu kembali tertawa mendengar ucapan fathan.
"tan setan emang pantes sih haha..", ucap seorang cowok dengan kulit sawo matang.
"auah pada gesrek lo semua", ucapnya ia kembali memakan kacang kulitnya.
"Ck ambekan ah lo mah, gue pinjem bentar keburu bu pipit dateng terus amukin gue","ya baguslah biar sekalian lo kena semprot burung pipit itu", ucap fathan.
"berisik banget deh lo pada!", ucap saga yang terganggu tidurnya."eh bos gue pinjem buku-",
"gak ada, suruh siapa lo kagak ngerjain?", ucapnya memotong perkataan rangga. Rangga memanyunkan bibirnya, mereka yang melihat itu bergidik ngeri.

KAMU SEDANG MEMBACA
ALINKA (END) {REVISI}
Genç KurguIni kisah alinka hermion darma, gadis yang dibenci keluarganya karena alasan yang tidak logis. Start: 16-09-2021 End: 21-04-2022