Lucid Dream

51 10 11
                                        

" SIALAAANNN !!!!" Yohan berteriak frustasi saat salah satu anak buahnya memberikan laporan bahwa semua kamera CCTV yang terpasang di kediaman Arnault sama sekali tidak berfungsi saat kejadian kebakaran hebat beberapa hari yang lalu. Sementara waktu yang dia miliki tidak banyak lagi. Beberapa kolega dari pihak Kepolisian yang dia temui kemarin hanya bisa memberikan waktu seminggu untuk tidak mengumumkan hasil otopsi dari dua mayat yang terbakar di kediaman keluarga Arnault.


Yohan harus segera menemukan petunjuk sekecil apapun yang bisa memberikan informasi tentang misteri keberadaan keluarga Arnault.


Yohan membuka kotak cerutu yang berada di atas meja kerjanya. Memotong salah satu ujungnya dengan guillotine, menyalakan pemantik khusus cerutu kemudian menghangatkan kaki cerutu sebelum membakar salah satu ujungnya.


Yohan memejamkan kedua matanya saat asap dari cerutu masuk ke dalam mulutnya. Menikmati pekatnya aroma tembakau sebelum mengeluarkan asap tersebut dari mulutnya. Yohan bukan perokok berat. Dia hanya merokok saat bertemu dengan klien-klien penting perusahaan yang juga penikmat cerutu, atau pada saat terlalu banyak praduga yang menguasai pikirannya.


Seperti saat ini.


Yohan merasa kepalanya hampir pecah untuk menyusun teka-teki hilangnya keluarga Arnault. Dan Yohan tidak bisa bertindak sembarangan. Dia juga harus berhati-hati mempercayai orang. Terlalu banyak musuh dalam selimut di dalam perusahaan. Untuk itulah Yohan dipekerjakan oleh Michael dan Adrianne.


Tiba-tiba, Yohan teringat sesuatu.


Keluarga Arnault tidak hanya terdiri dari tiga orang.


Ada empat.


Tapi, eksistensi dari anggota ke-empat keluarga Arnault tidak pernah terpublikasi. Yohan pun tidak pernah bertemu secara langsung. Hanya tanda tangannya saja yang sering Yohan lihat di dokumen-dokumen penting di ruang kerja Michael dan Adrianne.


Yohan langsung bergerak membongkar kabinet di belakang meja kerjanya yang berisi salinan dari berbagai kontrak penting dari perusahaan. Yohan baru ingat. Perusahaan mereka belum lama ini memenangkan tender proyek besar yang nilainya triliunan. Yohan menarik salah satu map dari bahan beludru warna hitam dan segera membukanya.


Benar saja.


Ada tanda tangan yang dicari oleh Yohan. Lengkap dengan inisial di bawahnya.


A. Arnault


Yohan kembali mendengus kencang.


A. Arnault?


Dari mana dia harus mulai mencari pemilik nama dan tanda tangan itu. Bisa saja itu Adrianne Arnault. Tidak ada orang di perusahaan yang tahu soal anggota keluarga Arnault yang satu itu. Ada yang bilang itu anak haram dari ayah Adrianne. Ada yang bilang kalau itu hanya tokoh fiktif yang diciptakan untuk melindungi aset keluarga Arnault.


Yang lebih gila lagi, ada pegawai perusahaan yang membuat cerita konyol bahwa A. Arnault adalah sosok mistis yang disembah oleh keluarga Arnault. Sosok yang memberikan semua kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Arnault. Pegawai itu pasti tidak tahu bagaimana kerja keras Michael dan Adrianne mengelola perusahaan ini.


Tapi, A.Arnault adalah satu-satunya harapan Yohan untuk menemukan Michael, Adrianne dan Alceena serta mengamankan aset mereka yang mulai diincar oleh pemegang saham yang lain.


Dan Yohan harus menemukan A.Arnault sesegera mungkin. Meskipun dia harus mengerahkan semua orang pintar dan 'orang pintar' yang ada di negara ini.


 SEVEN UNKNOWNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang