- Nonton film bersama.

2.5K 325 43
                                        

Malam ini adalah malam terakhir Harsa merapalkan doa doa yang ia panjatkan pada Tuhannya.
berdoa meminta yang terbaik untuknya, Harsa bergegas mengambil air wudhu dan memakai mukena nya, meminta petunjuk untuk kembali memantapkan hatinya, ia memang sudah memiliki jawaban tapi ia harus kembali meminta restu kepada sang pencipta untuk memantapkan kembali hatinya.

setelah selesai sholat rangkaian doa Harsa panjatkan, dan sekarang saatnya Harsa merapalkan apa yang ada di dalam hatinya.
"Ya Allah, Asa sudah punya jawaban untuk ajakan menikah dari iel kemarin, Asa mohon permudah jalan kami nanti, Asa bingung kenapa ya iel mau sama Asa, Iel kan ganteng, pinter baik banget lagi, Asa?
Ya Allah kalau memang Iel yang terbaik untuk Asa, Asa gak masalah kalau iel yang jadi suami Asa, tapi Asa malu, pasti yang suka sama Iel banyak huh...

Ya Allah bilangin juga ya sama bunda, Asa mau jawab iya besok, terimakasih banyak bunda sudah besarin Asaa"

Asa langsung berdiri melepas mukena di tubuh nya.

"besok ya? tapi gak besok juga sekarang kan sudah jam 3" ujar Harsa lesu.

Di lain sisi~

Jaziel merapalkan doa yang sama mempasrahkan semuanya pada yang maha kuasa, bersiap dengan lapang dada menerima jawaban Harsa nantinya.

Jaziel merapalkan doa dengan sungguh sungguh berbisik kepada sang penghuni langit supaya doa nya segera sampai kepada sang maha Khaliq.

" Ya Allah, hari ini Harsa akan memberikan jawaban atas niat baik hamba, jika jawaban Harsa tidak hamba mohon supaya engkau melapangkan dadaku dan membuatku ikhlas atas takdirmu, jikalau jawaban Harsa iya permudahkan jalan kami dalam menyempurnakan ibadah kami, Ya Allah hanya kepadamu hamba memohon dan meminta hamba percaya rencana mu jauh lebih indah, hamba benar benar sudah mencintainya, Umi bilang kalau ingin merebut hatinya hamba harus mendekat kepada mu, Inshallah Hamba mencintainya Karna mu Ya Allah" tutup Jaziel sambil sujud di atas sajadahnya.

Malam itu sang penghuni langit manjadi saksi, doa mereka yang saling bersahutan, di saat orang lain tertidur tapi mereka saling mendoakan, maka dengan senang hati Allah pun pasti mengabulkan apapun permintaan hamba Nya yang memohon hanya kepadanya.

🥀🥀🥀

Harsa bosan, ia tidak bisa tertidur kembali, ia memutuskan untuk keluar dari kamar dan bergegas menuju dapur karna tenggorokan Harsa terasa sangat kering.

"Wahhhh umi stok air dingin yaaa, mau minum air dingin ahhh" gumam Harsa sambil mengambil gelas dan menegak air dari dalam lemari es itu.

"pstttt Kak Harsa"

Uhukkk uhukkk

"Kak Harsa gak apa-apaaa?"

Harsa menatap sinis ke arah jibran — adik Jaziel.

"aduh lu ngapain si bocillllll?"Kesal Harsa.

"maaf kak Ji juga haus hehe"

Harsa mendengus
"lu kenapa udah bangun?"

"Ji habis sholat tahajud lahhh" ujar Jibran sambil memegang gelas nya.

"Terus kakak lo ke mana?"

Jibran tersenyum licik
"cieee kak Harsa nyari kak Aby yaaa? Kak Aby lagi doain kak Harsa tuh"

Pipi Harsa memanas
"cih! ngarang ya lo?"

Jibran menggeleng
"ihhhh Ji gak ngarang kak, kak Aby itu rajin juga tahajud nya, tadi Ji gak sengaja nguping di doa kak Aby hehe"

Harsa terkekeh
"nguping najis! kepoan lo bocahhh"

Jibran menatap Harsa serius
"Kak Harsa, Ji mau ngomong serius sama kakak, tolong jangan sakitin kak Aby ya,kak Aby serius sama kak Harsa, jangan takut sama kak Aby yaa kak Aby penyayang banget loh orang nya kak Asa gak akan ngerasa gak di sayang lagi kalau sama kak Aby walaupun kak Aby nyebelin si hehe"

H A R S A [ E N D ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang