H A R S A
Harsa seorang brandal yang tidak pernah mengikuti aturan,memakai Hoodie setiap jam pelajaran, bertengkar bersama laki laki, suka sekali membuat keributan di sekolah.
tapi siapa sangka di balik jahatnya dunia Allah sudah mengirimkan orang...
Annisa Harsa dan Jaziel sudah rapih dengan Al Qur'an masing masing. Jaziel tampak sangat tampan dengan sarung kaos dan peci hitam yang bertengger di kepalanya.
"Ayo kita mulai dari surah Al Fatihah secara bersama lalu surah An-Nas di mula dari Harsa"
Mereka mengangguk mulai membaca surah Al Fatihah secara bersama.
Annisa melirik ke arah Harsa sembari tersenyum mengode Harsa untuk membaca surah selanjutnya.
"Bismillahirrahmanirrahim...
qul a'ụżu birabbin-nās
malikin-nās
ilāhin-nās
min syarril-waswāsil-khannās
allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās
minal-jinnati wan-nās"
Jaziel memejamkan matanya kala suara Harsa menyapa pendengarannya, bukan suara Harsa yang berteriak saat mengatai haykal, tapi suaranya begitu lembut dan indah walaupun masih terkesan pemula.
Annisa terkekeh melihat reaksi Jaziel walaupun ia tidak menatap Harsa tapi Annisa tau kalau Jaziel pasti sedang menikmati suara Harsa.