Sesuai yang sudah di rencakan malam ini mereka semua berkumpul di ruang tengah, villa yang mereka sewa dengan jajanan dan minuman yang sudah tersedia di depan mereka.
"pasti udah tau kan malem ini mau ngapain, hehe buka sesi Truth Or Dare.. cocok si kayaknya buat orang kepoan kaya kak Haykal" celetuk Harsa.
Haykal memutar bola matanya malas
"semua kepoan ga cuma gue doang!"
"Halah lo kan lambe nya kak" ujar Putri menimpali.
Permainan di mulai, Harsa mulai memutar botol yang sudah kosong tidak ada isinya, menunggu botol berhenti pada siapa untuk menjawab pertanyaan maupun menerima tantangan.
Botol pertama berhenti berputar dan menunjuk Jaziel yang sedang memakan Snack dengan khidmat.
"Kakkkk Abyyyy!!" pekik Harsa senang sambil tersenyum.
"loh? lagi makan ini"
"ya tetep dong harus pilihh, truth or dare!!"
Jaziel berfikir sejenak sebelum menjawab.
"Truth aja deh...."
Haykal langsung menyodorkan pertanyaan
"El.... lu kapan pertama kali ketemu Harsa?"
Jaziel berfikir sejenak fikirannya di ajak flasback beberapa bulan kebelakang di mana ia beberapa kali melihat Harsa yang selalu menangis saat sekolah mulai sepi.
FLASHBACK ON
Jaziel membuang bungkusan sampah sampah bekas makanan yang menumpuk di ruang OSIS, sebenarnya Jaziel malas membuang ke belakang, karena jarak tempat pembuangan sampah yang terdekat dari ruang OSIS mendekati taman belakang sekolah, mau bagaimana lagi? kebersihan sebagian dari iman bukan?
Jaziel bersenandung membaca sholawat dalam hatinya sambil membawa kantung plastik yang sudah berisi sampah sampah bekas makanan.
langkah nya terhenti saat melihat seorang anak perempuan yang selalu menangis sendirian hampir setiap harinya, sampai pada akhirnya Jaziel membuang sampah nya terlebih dahulu lalu mencuci kedua tangannya dan menghampiri anak perempuan yang memakai Hoodie pink dengan motif kuda ponny.
"p-permisi? dek? belum pulang?" sapa Jaziel membelakangi sang lawan bicara.
Harsa tidak menoleh, ia menghapus air matanya dan segera berlari tanpa menoleh ke arah Jaziel.
dan Jaziel baru sadar itu Harsa setelah kejadian waktu itu, kejadian Jaziel yang tidak sengaja menatap mata Harsa selama beberapa detik dan Jaziel baru sadar kalau selama ini orang yang selalu menangis itu adalah Harsa.
FLASHBACK OFF
Juna mengerutkan dahi nya
"berarti lu tau Harsa udah lama?"
"baru tau kalau dia Harsa kalau dia sering nangis tau dari awal awal dia kelas 10" jawab Jaziel sambil meminum soda nya.
Harsa mendengus
"udah udah jangan bahas Asa mulu, kak Jun puter lagi dong botol nya" ujar Harsa.
Juna mengangguk dan langsung kembali memutar botol nya.
botol itu langsung terhenti tepat di Nandra.
Nandra berdecak malas.
"hayoo naaaaaa" ledek Haykal.
"truth or dare kakkk!" ujar Harsa.
"dare" jawab Nandra.
"Mantepppp!"
"cium putri dong kak, di bibir tapi" celetuk Harsa, yang membuat Putri dan Nandra membulatkan matanya.
"sportif dong bro, Cemen cium istrinya aja ga berani" ledek Jaziel yang ikut mengompori.
KAMU SEDANG MEMBACA
H A R S A [ E N D ]
Teen FictionH A R S A Harsa seorang brandal yang tidak pernah mengikuti aturan,memakai Hoodie setiap jam pelajaran, bertengkar bersama laki laki, suka sekali membuat keributan di sekolah. tapi siapa sangka di balik jahatnya dunia Allah sudah mengirimkan orang...
![H A R S A [ E N D ]](https://img.wattpad.com/cover/295014493-64-k704766.jpg)