mereka semua telah berkumpul di ruang tengah setelah melaksanakan sholat subuh, di tengah dingin nya air di daerah pegunungan Harsa dan Jaziel sudah mandi karena rambut mereka sama sama basah.
"hadeh pasangan muda pagi pagi udah keramas aje" sindir Haykal sambil meminum teh hangat.
"berisik lagi pelan pelan aja napa el" sindir Juna tak kalah pedas.
Jaziel menggaruk tengkuk nya yang tidak terasa gatal.
"a-ah sorry, lagian juga lo berdua kan yang isengin naro macem macem di minuman tadi malem?!"
Haykal dan Juna saling pandang
"a-apaan lu nuduh nuduh ajaaaaa!"
"ga nuduh si cuma kalau bukan kalian siapa lagi yang iseng?" celetuk putri
"ya elah put itu harusnya minuman buat lo sama si nandra lagian lo berdua kaku banget kaya kanebo kering" jelas Juna sambil menatap kedua pasangan itu malas.
"lu berdua tuh yang harusnya cari jodoh bukan gangguin rumah tangga orang, rusuh dasar!" kesal Nandra.
"Halah nyatanya si jaziel getol tuh sampe si Harsa ah ah ah Mulu"
Harsa berdecak malas
"udah ih jangan di bahas!!! malah debat mending beli makan lah kalian ga mau makan apa?"
"ya makan" jawab mereka kompak.
"ya udah sana pada ganti baju terus kita cari bubur ayam terdekat sambil liat liat pemandangan"
mereka semua mengangguk untuk segera ke kamar masing masing dan bersiap.
lain hal nya dengan pasangan Nandra dan Putri mereka masih saja canggung berada di dalam satu kamar.
"kakak duluan aja kalau mau ganti baju, nanti gantian" ujar Putri lembut sembari menyiapkan baju untuk suaminya pakai.
Nandra hanya mengangguk dan langsung membuka baju nya tepat di depan putri.
putri mematung wajahnya sudah merah padam melihat suaminya yang bertelanjang dada, reflek mata putri langsung terpejam.
"kakkkkkkkk! di bilang di kamar mandi ajaaaaaaaa" rengek Putri dengan mata tertutup di hiasi wajah yang memerah.
"loh kenapa? kan udah sah, aku lihat kamu ga pake baju aja boleh.." ujar Nandra santai sambil memakai pakaian yang sudah di siapkan istrinya.
Nandra sedikit terkekeh
"udah pake baju ni, buka aja matanya kan kamu udah lihat tadi pake di tutup segala, baru perut loh belum yang di baw—"
"duh udah udah kakak jadi mesum jauh jauh sana hus hussssss!!!" usir Putri.
"ko ngusir aku mau liat kamu ganti baju"
Putri membulatkan matanya
"Kakakkkk ga mauuuuuu!!! sana ihhhh!!!"
Nandra tertawa puas dan langsung keluar dari kamar nya untuk membiarkan Putri bersiap.
Putri segera mengunci kamar nya memegang detak jantung nya yang menggila akibat ulang suaminya beberapa Minggu belakangan ini, tapi demi apapun menikah dengan orang semisterius Nandra benar benar hal yang cukup memacu adrenalin.
"astagfirullah..... ga boleh mikirin ituuuuuuu......" kesal Putri sambil menepuk nepuk kepala nya.
sedangkan di kamar pasangan yang baru saja keramas sudah di warnai perdebatan.
"ih aku ga mau pake Hoodie itu kakkk mau nya yang warna pinkkk"
"pake punya kakak aja, sayang loh ini biar ga numpuk pakaian kotor..."
Harsa tetap tidak ingin, ia hanya ingin memakai Hoodie kesayangan dari sang bunda.
"tapi Asa mau pakai Hoodie dari bunda kakak...." lirih Harsa yang hampir saja mengeluarkan air matanya.
dengan cepat Jaziel mengangguk
"oke oke, jangan nangis, pakai apapun yang kamu mau"
Harsa tersenyum dengan lebar sambil mengangguk lucu dan langsung berlari untuk mengambil Hoodie kesayangannya.
Jaziel lagi lagi tersenyum simpul istrinya memang menggemaskan seperti kitten.
"ayo cepetan nanti Abang bubur nya ngantri sayang..."
"huh? iya sabar kakakkkk!!"
"cepet ganti di sini aja lah orang aku udah liat kamu sampe ke dalem dalem nya"
Harsa langsung melayangkan tatapan sinis
"mesummmmmm!!!! masih pagi kakakkkkkkkkkk!!" kesal Harsa.
Jaziel terkik
"hahaha iya sayang maaf udah cepet kalau malu aku tutup mata ni, udah sering liat kok malu"
"diemmmm!" ujar Harsa galak.
Jaziel terdiam dan langsung menutup matanya, dari pada tidak menurut nanti? bisa kelar hidupnya.
✨✨✨
Mereka langsung pergi dengan menggunakan satu mobil, lagi pula muat dan juga hemat bahan bakar, kalau menggunakan mobil masing masing tempat nya sempit karena pasti tidak ada parkiran jadi lebih baik menggunakan satu mobil.
Juna dan Haykal sibuk menyanyi lagu milik Justin yang di putar pagi pagi ini.
"i Miss you more than life..."
"kangen sape lo kal pagi pagi dah galau"
"lah ni lagu bagus bukan karena gw galau ya..." elak Haykal.
"ga mungkin, galauin maya kan Lo kal? kalau lu nya ga maju maju gimana dia mau tau?" ujar Nandra malas.
"so tauuu!"
Juna memutar bola matanya malas
"so tau so tau bener juga!"
"kak Haykal cupu siii... Cemen"ledek Harsa
"yeu bocil gw ga mau pacaran bikin dosa aja"
"lu suka ngomongin orang emang ga dosa? halah, lu mah ngeles nomor 1" sindir Harsa tak kalah pedas.
"anjing bini lo ellll"
Jaziel hanya menggeleng pasrah
"udah udah, tuh turun pesen sana dari pada berantem"
"wuuuuuu"
Putri menepuk dahi nya
"kalau kak Haykal di campur Harsa ya begini...."
Jaziel mengangguk
"gw juga pusing"
mereka semua sudah duduk dengan bubur ayam di depan masing masing tentu saja mata Harsa berbinar sudah sangat lama ia tidak makan bubur ayam.
"wahhhh Alhamdulillah bisa makan bubur ayam jugaaaa"
"selamat makan guyssss" ujar Juna sambil mengaduk buburnya
"ihhhhh kak juna di aduk????! kaya muntahan kucinggggg" ucap putri sambil menatap jijik.
"justru enak di aduk bumbu nya tercampur rata..."
"ewh beda sekte kita kak"
"udah udah di makan bubur nya jangan banyak debat nanti keburu dingin"
dan mereka semua langsung terdiam dan menikmati bubur mereka dengan khidmat dengan sesekali bercanda ria.
To Be Continued
haloooooooo
baru sempet update 😭
sibuk pollllll😭
sampai bertemu lagi nanti 🥺💕
KAMU SEDANG MEMBACA
H A R S A [ E N D ]
Teen FictionH A R S A Harsa seorang brandal yang tidak pernah mengikuti aturan,memakai Hoodie setiap jam pelajaran, bertengkar bersama laki laki, suka sekali membuat keributan di sekolah. tapi siapa sangka di balik jahatnya dunia Allah sudah mengirimkan orang...
![H A R S A [ E N D ]](https://img.wattpad.com/cover/295014493-64-k704766.jpg)