Awan yang bergumpal hitam dan pohon-pohon mendayu-dayu tertiup angin sore ini menambah pesona perkotaan yang sudah banyak dengan gedung-gedung pencakar langit, tetapi tidak kekurangan juga dengan pohon-pohon yang di tanam di sekitar tepi jalan karena pemerintah mencangkangkan penanaman seribu pohon guna mencegah terjadinya bajir di Ibu Kota.
"Ken, sebenarnya loe sama Rizenalita ada masalah apa sih?" tanya Galang disaat mobilnya berhenti di pertigaan jalan karena lampu merah.
"Gue juga gak tahu, kenapa gue sama dia bisa bertengkar." Mendengar hal itu Galang dan Faldiansyah terdiam seketika dan menepuk pundak Kenny.
"Gak mungkin loe sama dia gak ada masalah, sebab dimana ada konflik disitu ada api yang menimbulkan kebakaran dasyat sampai-sampai bisa menghanguskan pikiran." Faldiansyah menimpali tapi kali ini dia kena semburan dari Galang.
"Aih, omongan loe kepanjangan," sewot Galang seraya membuka bingkisan yang dia bawa dan memakan cemilan di dalam mobil.
Mobil terus melaju melewati pertokohan, warung-warung kecil dan beberapa pedagang kaki lima sampai mobil berhenti di sebuah bengkel di tepi jalan.
Kenny, Faldiansyah dan Galang segera turun dan melihat kondisi mobil yang sedang dirawat oleh ahlinya.
"Gimana Bang sama mobil saya?" tanya Kenny setelah melihat seseorang mendekatinya.
"Mobilnya sudah baik, cuma ada yang menyumbat aja dimesinnya." Bang Panji yang menangani mobil milik Kenny menjelaskan.
"Menyumbat ..., kok bisa, emang apa Bang?" tanya Galang yang kini penasaran.
"Ikan cupang berada di mesin aki." Terang Bang Panji sekaligus tertawa pelan.
"Lah, kok bisa? Dikira mobil gue aquarium ..., kenapa bisa cupang masuk aki?" tanya Kenny seraya membuka kembali mobilnya dan melihat kondisi mesinnya.
"Saya juga heran, kenapa ikan cupang bisa traveling sampai sana. Mungkin cupang-cupang itu kesasar jadi masuk ke sana." Bang Panji menjelaskan. Namun, Faldiansyah dan Galang tidak henti-hentinya tertawa sesekali membayangkan beberapa ikan cupang berenang-renang santai di dalam aki mobil.
"Bro, hebat berarti mobil loe, bisa viral tu di media sosial. Anggap aja, mobil sporty berubah jadi aquarium cupang." Galang mulai melontarkan pendapatnya yang tidak masuk akal.
"Apa mungkin gue dikerjain lagi sama Kingkong Lita itu, awas aja dia gak bakal selamat dari genggaman gue." Kenny bermonolong dalam hati sembari menyodorkan tiga lembar uang bernominal lima puluh ribu.
"Ya udah, kami permisi." Kenny mengambil kunci yang diberikan pada Bang Panji dan kemudian mengendari mobilnya berpisah dengan teman-temannya untuk segera pulang ke rumah.
****
Lampu-lampu kota mulai berpijar suara azan pun sudah bergema dimana-mana, pria berpawakan korea itu baru saja masuk ke rumah dan disambut oleh Nyokap dan bokapnya yang berdiri di tengah pintu membuat Kenny terjingkat karena tidak biasanya dia dihadang oleh orang tuanya.
"Ada apa Pah, Mah?" tanya Kenny bingung sambil mengaruk tengkuk yang gatal karena biang keringat.
"Kamu tahu kenapa Papah sama Mamah meghadang kamu disini?" tanya Pak Galih pada Kenny yang masih terpaku bingung.
"Mana Kenny tahu, Pah." Kenny memasang wajah polos sesekali membenarkan tas punggungnya.
"Papah sama Mama kecewa sama kamu, kenapa kamu tidak mengubah perilakumu, bisa enggak sih kalau kamu itu serius buat belajar. Papa sama mama udah bosan mendapat laporan dari gurumu." Pak Galih berbicara sambil berjalan masuk ke dalam dan diikuti oleh Kenny juga istrinya yang bersebelahan dengan Kenny lantas menyuruhnya untuk duduk di sofa yang tak jauh dari ruang utama.
KAMU SEDANG MEMBACA
MENCINTAI DUA HATI
Kurgu DışıPertengkaran selalu saja terjadi pada seorang siswa bernama Kenny dan juga Rizenalita seorang Gadis. Namun, prihal cerita mereka terjebak oleh dua sisi hati yang menjerumuskan keduanya hingga membuat Kenny beranggapan bahwa dia mencintai Rizenalita...
