375 vote dan 100 komen. Aku update lagi :D
>><<
Berita mengenai ulang tahun SMA Haikyuu berubah menjadi kericuhan kecil di hampir semua kelas pada keesokan harinya. Siswa-siswi terlihat sangat antusias mempersiapkan acara itu. Ada yang langsung pergi latihan, ada yang sibuk diskusi soal lomba, ada juga yang cuma numpang ribut. Beberapa bahkan sudah latihan untuk melawan sekolah lain. Contohnya Suna.
Biasanya anak kelas akan menemukan Suna tidur di kelas, tapi pagi ini kursi cowok itu kosong, hanya terdapat tasnya saja. Menurut pandangan beberapa anak kelas, itu tidak normal. Biasanya Suna cuma excited kalau ada gosip. Sekarang malah soal pertandingan. Padahal tahun lalu dia absen karena males.
"Suna kesambet apa ya?" gumam Tanaka.
"Nggak tau. Kayaknya roh olahraga," jawab Noya serius.
"Emang seaneh itu kalo dia latihan buat event sekolah?" (Name) menoleh penuh tanya pada keduanya. "Kata Bu Amanda kan jangan mencoreng nama baik sekolah. Mungkin si suntet pengen membanggakan kali."
Tanaka menatap si gadis dengan wajah tak percaya. "Seriusan lo ngomong gitu? Ini Suna Rintarou, sesepuh gosip yang cuma excited kalo ngambil aib orang, bukan Bang Bokuto yang excited sama hal-hal kecil kayak ukuran sempak si Pete."
Noya mengangguk setuju. Jari-jarinya mengetuk-ngetuk meja dengan irama seolah sedang berpikir. "Kayaknya Suna mau caper."
"Ya udah biarin aja dia caper. Mungkin capek karena udah lama jomblo." (Name) memilih untuk merebahkan kepalanya di meja, masih mengantuk karena begadang semalam.
Tanaka dan Noya menatapnya dengan geli. "Kenapa nih? Kok tiba-tiba lesu?"
"Jangan-jangan lo cemburu, ya?" tuduh Noya dengan wajah minta ditampol.
"Rambut lo jingkrak." (Name) menempeleng kepalanya. "Ngapain gue cemburu, jir?"
"Ya, siapa tau aja?" Tanaka menggoyangkan alisnya dengan jahil.
"Nggak usah ngomongin hal yang udah pasti." Suara Osamu mengintrupsi. Ia baru aja selesai makan onigirinya.
Noya mengernyit. "Udah pasti apa?"
"Udah pasti salah lah," jawab Osamu agak nyolot.
"Ini dia bestie gue." (Name) menepuk bahu Osamu dengan wajah bangga. "Emang lo doang yang paling tau gue."
"Halah," cibir Tanaka.
"Ngomong-ngomong..." (Name) menatap ke sekeliling kelas yang agak sepi. "Ini pada bolos berjamaah atau gimana deh?"
"Kayaknya sih lagi pada excited latihan buat lawan sekolah lain," jawab Osamu.
(Name) mengernyit. Seriusan anak kelasnya pada excited? Kayaknya selain Suna yang kesambet, anak kelasnya yang lain juga ikutan. Yah, ya sudahlah.
"Emangnya kita udh dikasih tau mau ikut lomba apa aja?"
"Nah itu dia!" Tanaka menggebrak meja dengan dramatis.
"Belum dibagi," tambah Noya.
Mai yang duduk di depan menoleh ke belakang. "Bu Amanda bilang kita yang atur sendiri."
"Serius?" tanya (Name).
"Serius."
Tiba-tiba Futakuchi masuk terburu-buru ke kelas. Di belakangnya ada beberapa anak kelas lain yang juga masuk dan kemudian duduk di tempat masing-masing. (Name) reflek memusatkan perhatiannya pada si ketua kelas yang saat ini berdiri di depan kelas sambil memegang selembar kertas.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!
Fanfiction(Fullname), murid pindahan dari SMA Sukawaras, awalnya mengira hidupnya akan berubah lebih baik setelah masuk ke SMA Haikyuu Elite--sekolah elit dengan segala fasilitas mewah: asrama keren, gedung tinggi ber-AC, kolam renang bersih, dan bahkan lift...
