Sobat onlenkuh~ Nih asupan biar semangat streaming DCT😘
/Semua yang ada dalam cerita ini sepenuhnya adalah fiksi./
💜🤍💜🤍
"Mungkinkah?"
"Mungkinkah?? Apa eonni??" Tanya Zuu dengan wajah polosnya
"Kita akan di casting untuk pemeran 'anak-anak' dalam cafe itu??" Wajah Minji terlihat sangat meyakinkan
"Emmm... aku rasa tidak." Jawab Jinny
"Hmm benar sekali, itu tidak mungkin kan... Coba kalian pikirkan ini, lalu kenapa Jin sunbaenim datang saat kita liburan? Maksudku bagaimana dia tau kita sedang berada di Pulau Jeju??"
"Mungkin kebetulan?" Jawab Soodam
Minji menggeleng, "pulau Jeju itu besar sekali dami. Ah begini coba kita bayangkan kalau kita sebagai bintang besar sepertinya, kenapa dia mau membelikan kita makanan? Dan ini pertanyaan yang paling membuatku penasaran, kenapa dia mau bermain dengan kita???!!!" Minji memberikan penekanan di setiap pertanyaannya
Semua orang kini mencoba menjawab pertanyaan Minji barusan, tapi tidak ada jawaban yang cocok yang dapat menjelaskan kenapa Jin sangat baik pada mereka. Kebanyakan bintang besar yang mereka temui enggan untuk berlama-lama dengan mereka karena mereka berasal dari agensi kecil dan juga menganggap mereka tidak 'selevel'.
"Kita jadi seperti 'masuk ke dalam lubang kelinci'." Jelas Minji berusaha untuk mengarahkan pikiran para member ke arah yang di maksudnya. (Go down the rabbit hole itu idiom dalam bahasa inggris, artinya situasi yang kompleks, sulit dan beresiko tinggi)
Beberapa orang jadi terlihat waspada, mengingat kebaikan yang pernah diterima mereka dari Jus jeruk dan teman-temannya. Karena teman-teman jus jeruk menjodohkan Dita dengannya, sebagai sahabat dari Dita dan keluarganya di Korea tentu para member hanya berharap untuk kebahagiaan Dita, tapi malah berakhir tersakiti seperti itu, mereka juga jadi seperti merasa tertusuk oleh teman sendiri. Para member berusaha agar tidak mudah termakan oleh kebaikan orang lain lagi.
"Tapi kita sedang berada di restoran, bukan lubang kelinci" jawab Soodam dengan ekspresi lurus, sepertinya ia tidak mengerti sama sekali
"Aku juga tidak melihat lubang kelincinya" Lèa mengatakan itu sambil melihat sekeliling diangguki oleh Zuu.
Dita, Minji dan Jinny menggeleng. Sepertinya hanya mereka yang memahaminya disini. Minji mulai menjelaskan apa yang dimaksudnya pada mereka bertiga, membuat mereka ber-oh-ria dan jadi paham apa maksud Minji sekarang.
"Sepertinya kita perlu banyak belajar lagi hehe" ucap Zuu diangguki Soodam dan Lèa
"Ah sudahlah kembali ke topik awal. Kenapa kau sangat waspada pada Jin sunbaenim?" Tanya Jinny kembali
"Tidakkah kalian merasa aneh? Dia sangat baik, mungkin ada sesuatu yang diinginkannya dengan mendekati kita" Ucapnya dengan sangat serius
Dita baru menyadari ini, benar sekali kalau Jin sangat baik pada mereka. Setelah Dita pikirkan kembali juga ia tetap tidak mengerti kenapa Jin menyelamatkannya dari hujan sampai-sampai meminjamkan jasnya, padahal sudah jelas kan kalau mereka hanya pernah bertemu beberapa kali saja, dan kebaikan semacam itu tidak mungkin diberikan kepada orang yang baru ditemui beberapa kali saja. Dita jadi merasa khawatir akan kebaikan yang di terimanya dari Jin, mengingat kehangatan serupa pernah diterimanya dulu. Dan lagi Jin bersedia membelikan mereka banyak makanan, padahal rumor yang beredar itu menjelaskan kalau Jin enggan mengeluarkan isi dompet. Ah memang tidak baik memercayai rumor, Dita kini berusaha mengoreksi kembali penilaiannya terhadap Jin, tapi masih ada yang mengganjal di hatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jinstaurant✅️
FanfictionJinstaurant adalah acara varietas dengan tema memasak, dimana nama ini diambil dari pembawa acaranya: Jin BTS. Sebagai Idol K-pop, Jin terkenal pandai memasak terutama untuk para membernya. Dalam acara ini banyak sekali misi-misi untuk mendapatkan...
