Chapter 13: baik dan buruk

1.4K 178 38
                                        

       Tabib itu dengan perlahan memperban leher Solar, lukanya memang tak dalam tapi melihat darah yang mengalir perlahan membasahi kerah baju putihnya itu membuatku cemas. Bagaimana kalo pisau itu beracun....? bagaimana kalo lukanya inveksi ...?  Bagaimana kalo berbekas dan gak bisa sembuh ...? Bagiamana ....??

Solar memiringkan kepalanya melihat tingkah Taufan yang terus memainkan jarinya.

" kakak..... Solar udah gak apa apa kok ... gak sakit, jadi kakak gak usah kawatir ..." Solar tersenyum ke arahku yang balik menatap cemas sosok sang adik.

" tapi ..... huh..... maaf Solar, karna aku terlambat datang, Solar jadi terluka seperti ini, seandainya aku datang lebih cepat ..... " aku berujar dengan mata berkaca kaca.

PLAK .....

"ADUH .....!? "

" AH.... kak Taufan ...!! "

     Aku memegangi kepalaku yang dipukul menggunakan buku oleh tabib muda ini.

" udah .....? Dia gak apa apa ... jangan drama terus, yang lebih penting ...!! Taufan kau tak menggunakan kekuatanmu selama beberapa hari ini ya ....?"  Gadis itu membenarkan kacamatanya sebelum kembali membaca laporan di buku tebal yang tadi digunakan untuk memukul kepalaku.

" Ying ..... aku ini pangeran tau.... kau gak bisa sopan kah ...? " protesku sambil menatap kesal Ying.

" oh ya ...... lalu aku adalah Tabib pribadimu, apa kau mau protes pada doktermu kali ini ...!? " balasnya.

" aku menggunakannya saat menyelamatkan Solar tadi.... " oh kalo di pikir pikir  aku baru menggunakannya saat menolong Solar saja kan ya.

" berapa kali harus ku ingatkan pada mu Taufan ......!! Tubuhmu itu istimewa, tubuhmu menyerap kekuatan angin di sekitarmu dan menampungnya di tubuhmu .... kalo kau tak teratur mengeluarkannya maka kau .."

"YING ...... bisa kita bahas ini nanti ....? " aku dengan cepat memotong penjelasan Ying sembari melirik ke arah Solar dengan pandangan sendu.

    Gadis itu menatap tak suka sebelum mendekati Solar dan mengusap kepala anak itu lembut.

" anak yang malang ..... kau harus terjebak dengan mahluk error ini, tapi itu masih lebih baik dari pada kau dekat dengan bangsawan sampah lain ..."

" woi ..... Ying, jangan menghasut adik bungsuku....!! " kesalku... Solar hanya menatap polos, anak ini masih lima tahun tentu dia tak akan mengerti apa yang kami bicarakan ....kan...?

    Tapi dalam novelnya dia adalah pangeran terpintar, bahkan mampu menyaingi Halilintar.....!? Tak heran dia bisa meruntuhkan istana di usia 15 tahun. Aku tersenyum kikuk saat tatapan kami bertemu, tapi jujur saja Solar dengan wajah bingungnya imut banget apa lagi matanya yang membulat sempurna saat menatapku. Aku mana tahan .....

" kak Taufan gak sakit ....? " pertanyaan itu terlontar begitu saja, ya tentu aku membalas dengan mengeleng cepat.

" gak kok ...... kakak seneng aja kamu bisa tinggal dengan kakak sekarang ..."

" benarkah .....? "  aku mengangguk sebagai jawaban.

   Solar tersenyum senang akan jawabanku tersebut. Tapi gadis ini malah melirik tajam ke arahku membuatku langsung merinding dengan tatapannya.

    Ying adalah tabib muda yang baru lulus tahun kemarin dari sekolah tabib kerajaan, setelah lulus dia direkrut langsung oleh Taufan sebagai tabib pribadinya serta salah satu anggota kurokaze, Ying hanya rakyat jelata, dia bukan lah golongan bangsawan kelas atas atau orang istimewa dari gereja,  gadis ini murni diterima karna prestasinya. Maka tak heran bahwa Taufan tertarik padanya bukan, selain itu, Hanya tiga orang yang mengetahui kondisi Taufan saat ini. mereka adalah Ying dokter pribadi Taufan, ocho walau aku tak pernah bertemu dengannya tapi di digambarkan memiliki rambut pirang dan mata berwarna biru cerah, seorang ketua biro informasi otak dari organisasi kurokaze dan tentu saja Fang pengawal setia dari Taufan.    Itu menjelaskan kenapa dia panik saat aku tersedak kemarin.

hikari no kakera (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang