48. Laki-laki Bertopeng

3.2K 242 20
                                        

Dibuat:Sen, 7 Agustus 2023. 14:08.

Halo berjumpa lagi dengan saya🙌

Gimana sama bulan Agustus?

Ada harapan di bulan Agustus?

Hari ini udah senyum?

Jaga kesehatan ya!!

Siap baca cerita ini?

Sebelum itu vote dan komen dulu ya!!⭐⭐⭐

🦋 HAPPY READING 🦋

🌼🌼🌼

Di dalam sebuah ruangan dengan penerangan yang minim cahaya itu terdapat Alex, Deru, dan dua anak buah Pangeran yang sedang disekap. Ruangan yang terlihat berantakan dan kotor itu menjadi tempat pilihan Alex untuk melakukan permainannya.

Alex menyeringai puas melihat Rully dan Nando sama-sama tergeletak mengenaskan dan tidak berdaya. Membuat keberadaan Rully dan Nando yang dapat kembali dilacak adalah salah satu rencana untuk membuat Pangeran mendatanginya. Dia ingin tahu seberapa pedulinya Pangeran terhadap anak buahnya ini. Alex juga ingin tahu keberanian Pangeran dengan datang menemuinya dan rencana apa yang Pangeran lakukan untuk menyelamatkan Rully dan Nando. Di saat yang bersamaan pun keluarga Rully dan Nando terancam bahaya karena Alex memerintahkan anak buahnya untuk ke rumah mereka.

Deru maju mendekat ke arah Rully dan menunjukkan sebuah video yang menampilkan keluarga Rully yang sedang ketakutan karena gertakan dari anak buah Alex.

Rully menggeleng-gelengkan kepalanya tidak tega untuk melihat keluarganya yang ada di dalam video itu. "Tidak. Jangan apa-apakan keluarga saya. Saya mohon. Biarkan mereka hidup dengan tenang. Bunuh saja saya. Bunuh!" teriak Rully dengan sisa tenaganya yang dia miliki ketika Deru menunjukkan video keluarganya yang tengah di sandera oleh beberapa anak buah Alex. Dia meraung karena seluruh tubuhnya terasa remuk redam dengan posisinya yang meringkuk di lantai serta tangan dan kakinya yang terikat.

Sama seperti Rully, keadaan Nando pun tidak kalah memperihatinkannya. Wajahnya sudah habis babak belur dengan di beberapa sudut wajahnya yang berdarah.

Nando menyeret tubuhnya untuk mendekat ke arah Alex yang sedang berada di belakang Deru. Dia memegang kaki Alex dengan dua tangannya yang terikat. Dengan nada seraknya dia berkata, "Saya tidak apa kalau harus mati di tangan Anda dan dijadikan objek balas dendam Anda kepada Tuan Pangeran. Tetapi, saya minta jangan siksa keluarga saya! Kami rela mati demi Tuan Pangeran."

"Ouu... Kelinci-kelinci ini lucu sekali." Alex berjongkok dan menghadap Nando dengan satu tangannya yang mengusap kepala Nando lembut. Namun, sepersekian detik berubah menjadi meremas kuat rambut Nando dan mendongakkan kepalanya. "Lo pikir gue puas dengan begitu? Nggak! Kalian berdua itu cuma gue jadiin pancingan supaya Pangeran datang ke sini dan ninggalin Anne sendiri di rumahnya. Karena target gue sebenarnya bukan kalian berdua."

Setelah mengatakan itu, Alex tertawa puas dengan tangannya yang menghentakkan kepala Nando cukup keras. Ya, dengan begitu permainannya akan berjalan sesuai dengan apa yang sudah di rencanakannya sejak awal.

"Dasar keparat!" teriak Nando dengan emosinya yang memuncak.

Bugh

Alex menendang kepala Nando cukup keras. Membuat laki-laki yang usianya lebih tua 2 tahun dari Alex itu tidak sadarkan diri. Tetapi, dia tidak menyesali perbuatannya itu. Alex justru tertawa puas.

HUSBAND ABLE(?)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang