Ting Jinyoung hyung mengirim pesan
"Siwoon-ah apa kau baik baik saja?"
"Aku baru mendengar berita tentang mu karna sibuk bekerja karena tanggal debut kami yang dekat. Apa kau baik baik saja?"
"Aku baik baik saja Jin-hyung , terimakasih sudah bertanya"
Balasku
Ting
Ada sebua pesan dari nomor yang tak kukenal,
Dia mengirimkan pesan bahasa Inggris padaku.
"Hello princess bagaimana kabarmu"
Cara menulis dan bahasanya ini tak salah lagi.
"Hallo Mike, aku baik bagaimana dengan kalian berdua?"
Balasku
"Aku dan kevin sekarang berada di kota L ,Amerika serikat. Ah benar kapan kau akan konser lagi. Aku dan Kevin akan membeli tiketmu untuk kali ini"
Balas Mike
Ting
Foto muncul
Terlihat Kevin yang sedang tidur dengan coretan di wajahnya.
"Hahah apa yang dia lakukan"ucapku tertawa
Kling
Aku juga mengirim foto
"Aku masih menyimpan boneka yang kalian berikan, lihat ini aku memandikan mereka dan menyikat mereka dengan hati hati agar kapasnya tidak bocor"
Balasku.
"Karna princess sangat menyukai boneka itu, lain kali saat kami ke konsermu kami akan membawah boneka binatang model lain"
Balas Mike
"Yah yah aku akan menantikannya,selamat bekerja"
Balasku dengan tambahan emot tawa.
Tring tring
Telponku berdering
"Myeong-sin Hyung"ucapku
"Hallo Hyung, emh buka jumpah pers. Kapan emh malam ini baiklah"jawabku.
Jumpah pers akan di lakukan 4 jam lagi.
"Mungkin aku akan lanjut tidur saja sambil menunggu"ucapku
Clak
Tiba tiba pintu terbuka
Aku segera bergegas meninggalkan cup mie ku yang masih tersisa setengah.
"Ah aku lelah, kenapa pekerjaan kita sangat banyak"suara Hejin dari Ara pintu.
"Ini lebih baik daripada kita menganggur kan"ucap Sujin-Hyung
"Hyung, ada cup mie di mejah. Apa siwoon-hyung tadi Keluar"ucap Woojin.
"Entahlah,untuk apa juga kita mengurusi nya"ucap Sujin-Hyung.
"Abaikan saja dia"ucap Hejin.
Aku terus duduk bersandar di pintu.
"Aku ingin mati..."
"Ah aku harus mandi dan bersiap"ucapku berdiri
Clak
Aku membuka pintu terlihat 3 member lainnya duduk di sofa sembari menonton tv.
"Hyung"ucap Woojin mendekatiku
"Emh?"tanyaku berhenti.
"Kau, apa kau akan pergi ke suatu tempat?"tanya Woojin.
"Emh direktur menyuruhku melakukan jumpah pers dengan para wartawan. Dan kemungkin jumpah pers akan di tayangkan secara live "ucapku
"Aku pasti akan menonton Hyung"ucap Woojin.
"Oh emh oke"ucapku tersenyum.
"Ah benar Woojin, aku mungkin akan di lempari beberapa telur busuk atau sampah nanti bisakah aku meminjam hoodiemu"ucapku tersenyum.
"Hyung apa kau baik baik saja?"tanya Woojin.
"Emh yah tentu saja aku sangat baik"ucapku tersenyum.
___
Beberapa jam kemudian
Grigor-Ssi datang.
"Ah Grigor-Ssi aku sudah menunggumu"ucapku yang memakai hodie hitam milik Woojin.
"Jun Siwoon-Ssi tolong ikuti saya"ucap Grigor-Ssi
"Emh okee"jawabku tertawa.
Kami keluar dari gedung apartemen dan langsung masuk ke mobil Van hitam.
Sudah ada Myeong-sin Hyung di dalam mobil bersama 2 pria berpakaian hitam dan kekar.
"Selamat malam Hyung"ucapku tersenyum sembari duduk di sampingnya.
"Ambil ini"ucap Hyung memberikan sebuah boneka kucing seukuran telapak tangan.
"Ah apa ini hadiah?"ucapku tersenyum
"Yah begitulah"jawab Myeong-sin Hyung.
"Ah benar Hyung, setelah jumpah pers bisaka kau mengajakku ke seorang psikiater,kupikir aku mungkin akan menimbulkan kecenderungan bunuh diri"ucapku memegang boneka itu.
Myeong-sin Hyung terdiam
"Yah yah aku akan melakukannya, sepertinya kau melihat masa depanmu sendiri yah dengan Indra keenam itu"ucap Hyung.
"Entahla aku tidak tahu, tapi aku hanya merasakan sedikit dorongan"ucapku menatap boneka kucing itu.
Puk
Tiba tiba tangan Hyung menepuk kepalaku.
"Kau itu masih 18 tahun, jalanmu masih sangat panjang. Jadi jangan melakukan hal hal yang akan kau sesali nanti"ucap Hyung menepuk kepalaku
"Ah hahah begitu yah"ucapku tertawa.
__
Gedung jumpah pers
Trak
Hyung memasang sebuah topi di kepalaku.
"Kau tak ingin telur itu mengenai kepalamu kan"ucap Hyung
"Ah emh benar juga"jawabku mengangguk.
Aku keluar dari mobil dengan 2 pria kekar didepanku, Grigor-Ssi di belakangku dan Myeong-sin Hyung di samping kiriku.
Kami berjalan memasuki gedung
Srrt
Tiba tiba Hyung menarikku dalam pelukannya
Crak
Sebuah telur busuk mengani lengan Hyung.
"Pergi kau dasar pemerkosa"
"Keluar dari Oct kau dasar parasit"teriak para orang orang disana.
"Sialan apa yang kalian lakukan"teriak Hyung keras.
"Berani sekali kalian menyentuh adikku, apa kalian tidak ingin hidup lagi"teriak Hyung.
Orang orang yang melempar tadi segera kabur.
"Hyung bau mu busuk"ucapku tertawa
___
Dalam gedung
Setelah berjalan di lorong cukup panjang akhirnya kami masuk ke sebuah ruangan yang di penuhi kamera.
Kami duduk di sebuah kursi yang berada paling depan berhadapan dengan para wartawan dengan tv besar sebagai prantara untuk menjawab pertanyaan para fans yang ada di luar.
Dan siaran live pun di mulai.
__
"Jun-Ssi bisaka anda memberikan penjelaskan kepada kami tentang artikel artikel yang mengangkat berita tentang anda yang terlibat dengan seorang wanita hamil"ucap seorang reporter.
"Pihak kami sudah mencari dan menyelidiki kasus ini, wanita yang di temui Jun Siwoon-Ssi bukanla kekasih ataupun mantan beliau. Wanita itu sendiri yang mengatakan kalau ia hanyalah teman Jun Siwoon-Ssi di sekolah menengahnya"jawab Grigor-Ssi
Para wartawan mulai mencatat kata kata Grigor-Ssi.
Pertanyaan pertanyaan mulai terlempar dari offline dan online.
Lalu Ting
Ada sebuah komentar di tv.
"Kapan kau mati"
KAMU SEDANG MEMBACA
Second life (Bl)
Science FictionUp setiap hari Senin,Kamis dan sabtu seorang pria berumur 34 tahun yang terus bekerja demi mengejar kepuasan ayahnya yang serakah. tapi meski sudah berkerja bertahun tahun ayahnya Masi tetap tak puas dengan kerja kerasnya dan membuat pria itu mulai...
