62. season 3 dimulai

209 24 2
                                        

"Benar.... Bayarannya, bukankah seharusnya aku juga mendapatkan sebagain uang itu. Karna orang yang di paksa melakukan seks dengan 8 pria tua itu adalah aku dan bukan kau...."
"Hyung... Apa yang kau katakan tiba tiba?. Menjebakmu apa maksudnya itu?"ucap woojin mendekat kearaku.

"Seharusnya kau berlatih lebih keras jika ingin menjadi center bukan malah menjatuhkan orang yang lebih pandai darimu"ucapku
Trap
Tamparan keras ku lemparkan ke wajah hajin yang tak mampu ku lihat itu.
"Siwoon, apa yang kau lakukan?"tanya sujin-hyung menegahi
"Bajingan ini....."ucapku mengangkat telunjukku dan menunjuk wajah hajin yang tak terlihat lagi dimataku itu.

"Mencekoki ku minuman, membawaku ke hotel dan merekamku saat sedang di setubuhi oleh banyak pria, serta hal paling lucu adalah semua hal itu di dasari hanya karena aku berpotensi menjadi center"ucapku melihat wajah hajin

Aku tidak bisa melihat ekspresi wajah hajin namun aku bisa merasakan suasana yang menjadi aneh dari sosok di depanku.
"Lee Hajin-Ssi apa maksudnya itu, katakan ?"tanya myeong-sin Hyung sembari memegang bahu hajin.

Aku mampu melihat mata hitam itu di penuhi dengan pertanyaan.
"Hyung, aku sudah diam sejak tadi... Menjebakmu. Apa kau punya bukti?"tanya hajin buka bicara.
"Siwoon apa maksudnya ini aku masih tidak mengerti?"ucap seo-hyung yang masih kebingungan.
"Di~"Aku tidak mau ini.... Hiks"suara tangisan siwoon bergema di telingaku dan menghentikan kata kataku.
"Apa yang kau tangis kan siwoon?"mengucapkan secara lantang di depan banyak orang.
"Aku benci ini hiks hiks kenapa.... Kenapa kau melakukan ini padaku hajin"ucap siwoon yang mengambil alih tubuh.

"Aku selalu percaya kepadamu tapi kenapa kau melakukan ini padaku"air mata siwoon jatuh dengan deras.
"Hei apa ini? Apa kau sedang menjebakku siwoon-hyung. Apa kau benar benar ingin aku keluar dari grub?"ucap hajin yang mulai bertingkah menjadi korban.
"Padahal akulah orang yang selalu ada di dekatmu, apa karena aku sudah tidak berguna lagi kau ingin mengeluarkan ku dari sini?"teriak hajin mulai menyerang.

"Tidak.... Aku tidak perna sekalipun ingin menyingkirkanmu. Hiks hiks sioun aku tak sanggup lagi sioun tolong aku"ucap siwoon
Disclaimer: mulai sekarang panggilan siwoon asli ke kepribadian myeong-sin akan beruba menjadi sioun.
Bruk
Siwoon terjatuh.
"Siwoon?"ucap myeong-sin Hyung langsung menghampiri siwoon.
"Sioun kumohon keluar aku tidak mau lagi disini, hiks hiks. Sioun.... Keluarlah ini menyakitkan sangat menyakitkan. Bukankah kau berjanji akan langsung datang jika aku kesakitan"ucap siwoon keras.
Lalu tiba tiba tubuh siwoon mulai merasakan kejang.
Siwoon tidak mampu menahan ingatan menyakitkan yang menyerang otaknya secara bersamaan.
"Siwoon, adaapa siwoon?"ucap myeong-sin memeluk tubuh siwoon yang masih kejang.
Mata siwoon terbelalak keatas, liur siwoon mengalir dengan kencang di sertai dengan air mata.
Tubuhnya tak berhenti kenjang dan malah semakin keras.
"Siwoon.... Siwoon, sadarlah siwoon"ucap myeong-sin Hyung terus mendekap siwoon.
"Hei apaan ini, apa kau benar benar ingin mengusirku dari grub. Jawab aku sialan"teriak hajin keras.
berisik sialan"teriak myeong-sin keras.
"Siapapun tolong bawah hajin pergi sekarang"ucap Grigor-ssi
Ruangan itu seketika terdiam dan hanya membiarkan siwoon yang berbicara.

"Baik"ucap sujin-hyung menarik tangan hajin lalu meninggalkan ruangan itu di ikuti dengan woojin yang mengikuti kedua orang itu.
"Seo-Ssi tolong awasi para member yang lain. Kami harus membawa jun siwoon ke rumah sakit sekarang"ucap Grigor-ssi dengan wajah panik.
"Saya mengerti"ucap seo-hyung.
Mata myeong-sin terus menatap siwoon yang masih dalam kondisi kejang.
Matanya berbinar binar.

"Kau terlihat sangat kesakitan dan tersiksa, sebenarnya apa yang sudah kau alami sebelumnya siwoon?"
"Hyung?!"
"Hyung, aku menyayangimu "
"Hyung"
"Hyuuuung"
Suara siwoon bergema di telinga myeong-sin.
Dalam ingatannya ia selalu melihat Siwon tersenyum ceria.

"Bagaimana bisa kau terus tersenyum, padahal kau begitu kesakitan. "
"Hyung kau terlihat lelah kenapa kau tidak istirahat saja?"
"Dan bagaimana bisa kau masih khawatir dengan orang lain ketika hidupmu bahkan lebih berantakan".

Myeong-sin tak melepaskan pelukan itu dan larut dalam kepanikan dan ke khawatiran.
"Tuan ayo kita bergegas"ucap Grigor-ssi menyenruh pundak myeong-sin.
Myeong-sin mengangguk dan langsung menggendong siwoon.

____
Parkiran bawah tanah
Brak
"Katakan padaku hajin, bagaimana bisa kau melakukan itu pada siwoon-hyung"ucap woojin mendorong hajin keras ke dinding.
Punggung hajin membentur tembok begitu keras
"Woojin apa yang lakukan?"ucap sujin-hyung menghampiri hajin yang kesakitan.
"Hyung apa kau masih akan membelah bajingan ini sekarang. Apa kau tak melihat siwoon-hyung terkena kejang kejang hanya karna bajingan sialan ini"teriak woojin hendak meninju hajin.
"Woojin hentikan"ucap seo-hyung yang datang.

"Aku tahu kau marah tapi kau tidak boleh berlaku kasar pada membermu"ucap seo-hyung menghampiri hajin.
"Aghhk sialan"teriak woojin menendang tong sama yang dekatnya dengannya.
"Apa kalian benar benar Waras kenapa kalian masih saja membela bajingan ini"teriak woojin menunjuk hajin.
"Kita masih tidak tahu kebenarannya woojin, jadi kita tidak boleh langsung menghakimi"ucap sujin-hyung kepada woojin.
"Langsung menghakimi apanya, sudah jelas jelas kalau bajingan ini benar benar melakukannya "ucap woojin keras
"Kenapa kau bisa seyakin itu woojin, apa kau menyaksikannya dengan matamu sendiri"ucap sujin-hyung dengan suara keras
"Yah aku menyaksikannya"teriak woojin keras
"Aku menyaksikan sendiri tubuh siwoon-hyung tergantung di langit langit kamar, dia mencoba bunuh diri dengan seutas tali tambang. Jika saja aku telat 1 menit saja. Bisa saja dia sudah benar benar mati dan hanya meninggalkan tubuh membiru karna tercekik itu"teriak woojin keras.

"aku juga menyaksikan kalau bajingan ini bersekongkol dengan Sooyoung untuk menjebak Hyung berkali kali, dan apa lagi mereka bahkan relah membayar para traine lain untuk mengirimkan surat kutukan kepada siwoon-hyung setiap harinya"ucap woojin keras.
"Lalu aku hanya bisa diam meskipun mengetahui semua hal itu,Walaupun dia sebenarnya sudah mengetahui semua perbuatan kalian dia tetap tidak mengizinkan ku menyentuh kalian. Apa kau tahu karna apa?"ucap woojin menarik rambut hajin.
"Woojin hentikan"
"Woojin apa yang lakukan"
"Hanya karna dia tidak mau kalian kehilangan mimpi kalian menjadi seorang idol. Dia sama sekali tak perna berhenti menganggap mu temannya. Karna dia yakin kalau kau memiliki alasan sehingga kau sampai mengirimkan banyak surat ancaman untuknya. Tapi kau benar benar sudah kelewatan batas hajin"

Second life (Bl)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang