32. menjadi idol benar² melelahkan

398 51 1
                                        

"Hyung bisakah kau mengambil tasku?"bisikku
"Ah tunggu sebentar "ucap Seo-Hyung berjalan pergi.
Beberapa saat kemudian dia kembali membawa tas berwarna biru langit.
"Terima kasih Hyung"ucapku tersenyum

Lalu aku berjalan keara kursiku tadi sambil membawa tas itu.
Blak
Aku duduk
"Ini mungkin tidak seberapa, tapi aku sangat menyayangi mereka"ucapku tersenyum sembari membuka tas.
Dan mengeluarkan 3 boneka binatang.
"Uwaaah imutnya, apa ini hadia?"tanya Haemin-Sunbae memegang boneka kepiting ku.
Aku mengangguk
"Yah ini adalah hadia dari fansku"ucapku memeluk boneka hiu dan kepiting.
"Lalu ini adalah boneka pemberian Hyung-ku"ucapku tersenyum menunjukan boneka kucing seukuran kepalan tangan itu.
"Hyung?, Eh bukanka kau tidak memiliki keluarga"ucap Haemin-Sunbae tiba tiba
"Oy pertanyaan itu bukanka sedi-srtt Jin-hyung menghentikan Taemin-Sunbae yang ingin berdiri.
"Jon haemin-Ssi bukanka itu sedikit tidak sopan"ucap Jin-hyung.
"Eh tidak sopan, aku hanya bertanya padanya. Bukan berarti aku mengatakan hal tidak sopan"ucap Haemin-Sunbae Tersenyum.

"Kami memang tidak memiliki ikatan, namun aku sudah menganggapnya sebagai Hyung ku sendiri"ucapku tertawa.
"Lalu dia berkata juga, kalau misalnya aku tidak bunuh diri dia akan membelikan aku banyak boneka binatang"ucapku tersenyum.
"Ahh benar juga, waktu itu kau viral karna menyatakan ingin bunuh diri secara live kan. Kenapa kau melakukan itu?, Apa kau sedang mencari sensasi?"ucap Haemin-Sunbae
"Hei apa yang kau kat–trrsst Jin-hyung menghalangi Taemin-Sunbae lagi.
"Jinyoung?"ucap Taemin-Sunbae
"Kita sedang di sorot kamera Taemin, tenang"ucap Jinyoung.
"Cari sensasi?"ucapku memiringkan kepalaku.

"hahah aku tidak perlu mencari perhatian jika mau sesuatu Sunbae"ucapku sedikit tertawa.
"Karna tanpa itupun aku bisa menjadi center karna suaraku bukan sponsorku"ucapku
Trrt
Suasana tiba tiba hening
"Kau, apa yang"ucap Haemin-Sunbae mencengkram tanganya.
"Ah astaga maaf kan aku Sunbae, kau tau sekarang sangat banyak para idol yang memanfaatkan sponsor untuk menjadi peran utama ataupun center dalam sebuah grub idol. Sunbae pasti bukan orang seperti itu kan haha"ucapku tertawa.

"Sialan kau dasar boca tengik"ucap Haemin-Sunbae.
"Ah benar giliranku sudah selesai yah, sekarang giliran Sunbae. Truth or dare"ucapku tersenyum.
"Dare, aku suka tantangan sama seperti Han Taemin-ssi"ucap Haemin-Sunbae mengambil gulungan kertas.
"Peluk seseorang yang berada di dekatmu"ucapku membaca gulungan kertas tadi.

"Eh bukanka itu terlalu mudah"ucap Taemin-Sunbae.
Srrt
Haemin-Sunbae tiba tiba berdiri.
Grub langsung memelukku.
Sangat erat.
"Sunbae, kau mencekikku"ucapku
"Sepertinya junior kecil ini sudah terlalu lama hidup di panti asuhan sehingga ia melupakan cara berbicara pada orang lebih tua"bisik Haemin-Sunbae padaku.
"Pfft"
Aku sedikit tertawa.
"Yah benar Sunbae aku sudah hidup selama 18 tahun di panti asuhan, jadi apaka Sunbae mau bermurah hati mengajariku tentang cara menghormati orang yang lebih tua?"jawabku berbisik.
"Kau!"
"Lalu Sunbae, bukanka terlalu berpegang pada sponsor mu itu akan membuatmu tidak nyaman. Aku dengar dia seorang pria tua berumur 50 tahunan yang sudah memiliki cucu. Apa itu benar?"tanyaku sedikit tertawa.
"Heeh sepertinya junior kecilku ini mendengar rumor buruk tentangku yah"ucap Sunbae sedikit tertawa.
"Aku mengkhawatirkan ku lho Sunbae, bagaimana jika berita tentang center Grub harmoni yang terkenal merupakan simpanan dari om om tua yang beristri. Aku sangat menantikan itu"ucapku sedikit tertawa.
"Tch" dia mendecakkan lidahnya.

Jin-hyung dan Taemin-Sunbae sedikit bingung karna mereka tak bisa mendengar percakapan kami.
"Ah benar juga, aku dengar rumor tentangmu langsung hilang dalam hitungan jam. Orang tua mana yang kau goda adik kecil, aku ragu kalau itu wanita"Sunbae tersenyum.
"Pfft"aku tertawa.
"Apa yang kau tertawakan"ucap Sunbae sedikit dengan nada kesal.
"Sunbae, sekuat apapun kau mencoba memprovokasi ku untuk mendapatkan informasi kau takkan mendapatkan nya. Karna dari awal aku duduk menjadi center karna kemampuanku sendiri"ucapku tertawa.
"Datangla ke ruang staf saat istirahat nanti"ucap Sunbae langsung melepaskan pelukannya.

"Kenapa kalian berpelukan begitu lama?"tanya Taemin-Sunbae bingung.
"Ada beberapa hal yang kami bicarakan"ucapku tersenyum
"Siwoon"ucap Jin-hyung menyentuh pundakku.
"Ah tak masalah Hyung"ucapku tersenyum.
___
Waktunya istirahat, setelah melakukan siaran langsung selama kurang lebih 1 jam kami boleh istirahat selama 20 menit. Lalu akan lanjut live lagi setelah makan.
"Hyung kau mau kemana?"tanya Woojin.
"Aku ingin ketoilet sebentar"jawabku tersenyum sembari membawa sebotol air.
Tap tap melangkahkan kakiku.
Dan berdiri di depan ruangan yang di katakan.
Clak aku membuka pintu
"Gelap!"gumamku
Bruk tiba tiba ada dorongan dari luar.
Brak aku langsung terjatuh kedalam ruangan itu.
"Kau harusnya sadar akan tempatmu, dasar pemulah"terlihat Haemin-Sunbae menutup pintu itu.

Aku duduk disana.
"Aku sudah menebak akan terjadi seperti ini"ucapku mengeluarkan handphone dari saku dalam jas ku.
"Tinggal 15 menit lagi sebelum Live dimulai"ucapku memegang Hpku.
Aku menelpon nomor di Hpku.
"Hallo Grigor-Ssi"ucapku
"Yah aku terkurung di sebuah ruangan di gedung tempatku syuting. Ah yah pelakunya adalah Center dari grub harmoni.
Yah aku sudah merekam pembicaraan kami dan juga ada cctv kecil yang sudah ku pasang sebelum masuk"ucapku
"Tidak perlu terburu buru, aku harus mempersiapkan beberapa hal sebelum keluar dari sini kan. Bukanka mereka menyukai lelucon"ucapku sedikit tersenyum.
"Yah datanglah sekitar 25 menit lagi, emh kalau perlu kalian datang selambat mungkin agar drama singkat ini menjadi lebih realistis"ucapku tertawa.
"Oke baiklah"ucapku mematikan hp.

"Jon Haemin,Jon Haemin.krnapa aku seperti kenal nama itu. Apa aku perna melihatnya di suatu tempat?"gumamku
"Seorang idol berinisial JHM di tangkap pihak berwajib di karnakan penemuan obat obat terlarangan di apartemen nya"seketika terlintas sebuah ingatanku saat masih di tubuh Myeong-sin.
"Ah aku ingat sekarang pria itu"ucapku tersenyum.
Pantas saja sepertinya aku tak asing dengan wajah dan namanya. Pria itu dia akan di tangkap karna pestah Narkoba yang akan dia lakukan 3 tahun lagi kan.
Lalu karirnya akan jatuh dan dia akan mati dalam penderitaan.
"Betapa menyedihkannya"ucapku memangku daguku.
Dari ingatan tubuh asli ini, Jon Haemin adalah pria yang baik dan priang. Senyuman yang tulus dengan wajah yang tampan dan cantik itu, tapi entah sejak kapan pria itu berubah.
Aku perna baca artikel kalau keluarganya mengalami kecelakaan saat ia masih trainee, biaya rumah sakit dan kebutuhan hidupnya.

Bisa jadi itulah alasan dia melakukan cara curang seperti mencari sponsor. Aku tak bisa menyalahkan pria itu tapi aku tak bisa mendukung jalan yang dia pilih.
"Ternyata selain dirimu(Siwoon asli), Aku(Myeong-sin),anak itu(Haemin) juga memiliki hal hal yang ingin di sembunyikan dari layar kaca ya"ucapku membelai rambutku sendiri.
Jika saja kita bertiga di pertemukan di umur dan tempat yang sama, mungkin kita bisa menjadi teman akrab yang bisa mengatasi semua masalah yang menimpah kita.
"Menjadi idol benar benar melelahkan"ucapku meringkuk sembari bersandar pada kardus kardus besar itu.

Second life (Bl)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang