"Aneh sekali kenapa dari semua meja hanya meja ini yang kosong"terdengar suara di hadapanku.
"Permisi"ucap seseorang dengan b.inggris.
"Maaf tuan, mungkin kau duduk di tempat yang salah"balasku dengan b.inggris
"Tidak kami tidak salah tempat"ucap nya lagi.
"Pria cantik, kenapa kau terus menunduk"ucap suara yang berbeda dengan b.inggris.
Suara ini!
Aku segera mendongak
Dan melihat si kembar yang ku temui tadi siang, mereka benar benar datang.
"Maafkan kami yang datang terlambat terima kasih untuk tiket konsernya"ucap pria yang pendiam memberikanku sebuah boneka hiu.
"Eh ini benar untukku"ucapku.
"Yah tentu saja ini untukmu, kau sudah memberi kami tiket secara gratis"ucap pria yang periang memberikan boneka kepiting yang cukup besar
"Pfft"ucapku menunduk
"Pria cantik apa kau terluka?"tanya pria periang.
"Hahah apa apaan itu"ucapku tertawa
"Hahah akhirnya kau tersenyum"ucap pria pendiam ikut tersenyum.
"Baiklah terima kasih, harus ku tulis atas nama siapa di albumnya?"tanyaku
"Ah benar kita belum memberitahu nama kita yah"ucap pria periang.
"Aku Mike dan pria pendiam itu adalah kakakku Kevin"ucap Mike memberi tahu.
"Aku Siwoon"ucapku tersenyum.
"Sioun?, Nama negara ini benar benar sulit di ucapkan"ucap Mike.
"Kau bisa panggil aku begitu saja"ucapku tersenyum.
Dan jumpa fans pun berakhir.
Aku mendapatkan 2 boneka dan 1 surat dari fans yah meski isi surat itu hanyalah ancaman agar aku keluar dari Oct.
Aku memeluk erat 2 boneka itu. Ini adalah hadia kedua setelah surat uang ku terima dari orang yang mengirimiku surat menyemangati ku.
__x1
Dan akhirnya besok
Disaat para member lain berkeliling di kota, aku dan Myeong-sin Hyung berangkat ke tempat negosiasi.
Mobil Van hitam
Aku duduk sembari memegang boneka hiu pemberian Kevin dan boneka kepiting dari Mike yang ada di tasku.
"Kau begitu senang, hanya karna 2 boneka dari semalam. Sampai sampai kau membawa nya kemana mana"ucap Myeong-sin Hyung yang duduk di sampingku.
"Yah karna itu adalah boneka pertama yang ku dapatkan dari fans"ucapku tersenyum.
Aku tak mengerti namun perasaan ini tidak buruk, aku harus menjaga boneka ini dengan baik sebagai boneka pertamaku.
"Emh begituka, aku akan memberikan beberapa hadia juga untukmu lain kali"ucap Myeong-sin Hyung.
"Ah begituka"ucapku tersenyum.
Mobil perlahan berhenti di sebuah gedung bertingkat 1.
Gedung usang yang tak asing untukku.
Srrt pintu terbuka dan aku keluar dari mobil.
Aku berjalan mengiringi Myeong-sin Hyung sembari terus membawa boneka hiu dan meninggalkan tas ku di dalam mobil.
"Jun Siwoon-Ssi bisaka anda memberikan kedua boneka itu kepadaku agar aku bisa memeriksa nya untuk mengurangi resiko kamera tersembunyi"ucap Grigor-Ssi.
"Para member yang lain sudah menyerahkannya pada saya, semalam saya ingin memberitahumu. Tapi kau sudah membawa boneka itu kedalam kamarmu"ucap Grigor-Ssi
"Ah begitu yah "ucapku memberikan boneka itu pada Grigor-Ssi
"Jangan sedih itu hanya untuk sebentar saja"ucap Myeong-sin Hyung menyentuh Rambutku.
Aku mengangguk.
"Ingat ini Siwoon, kau harus bermain peran hari ini. Namamu adalah Nam Siwoon berumur 16 tahun"ucap Myeong-sin Hyung
"Dari banyak umur kenapa harus 16"ucapku dengan nada kesal
"Yah itu karna kau terlalu mungil untuk anak berumur 18 tahun di Korea"ucap Hyung tertawa
"Sialan, dari mana dia mendapatkan sifat tengil ini"gumamku dengan kesal
__
Sebuah ruangan
Kami duduk di sofa yang sudah di siapkan.
Ruangan yang tak asing, sofa yang tak asing juga.
Di sinila adu tembak akan terjadi dalam 1 jam lagi
"Jun Siwoon-Ssi anda bisa memilikinya kembali. Saya sudah memeriksa nya dan tak ada hal hal berbahaya dari boneka nya"ucap Grigor-Ssi memberikan boneka hiu itu kembali.
"Begituka, syukurlah"ucapku tersenyum.
Clak pintu terbuka dan beberapa orang masuk kedalam.
Terlihat seorang pria dengan tubuh gendut duduk di sofa di iringi 3 orang bodyguard.
"Emh para bodyguard nya tidak beruba"
"Terimakasih sudah datang jauh jauh ke kota D Tuan Nam"ucap pria bernama Lee Jeol itu menjulurkan tangan
"Ah itu tidak masalah, saya dengan kota D memiliki tempat tempat yang menarik. Jadi saya membawa adik saya kesini"ucap Hyung.
Aah akhirnya aku yah.
"Annyeonghaseo ajushi, namaku Nam Siwoon. Aku baru ulang tahun ke 16(16 Tahun Korea artinya 15 tahun di indo) kemarin dan Hyung membawaku untuk jalan jalan kesini. Aku kelas 2 SMP"ucapku sembari memegang lengan baju Hyung.
"Oh annyeonghaseo"ucap pria itu tersenyum.
"Saya perna dengar anda memiliki adik perempuan, namun saya tidak perna mendengar anda juga memiliki adik laki laki?"ucap pria itu.
"Ah dia adalah anak yang kurawat dari panti asuhan sejak kecil, awalnya aku menyembunyikan nya dari keluargaku. Tapi sekarang dia sudah memanggil ayahku dengan sebutan ayah juga"ucap Hyung menyentuh rambut coklat ikalku.
"Lupakan sejenak soal adikku mari kita lanjutkan negosiasi kita"ucap Hyung tersenyum.
Aku duduk sembari sedikit bermain dengan boneka hiu itu, namun meski begitu telingahku tak perna kendur untuk mendengar kata kata mereka.
Aku melihat jam
"Kalau tidak salah sebentar lagi"ucapku melihat jam.
"Hyung orang orang itu sudah ada diluar"ucapku berbisik pada Hyung.
"Grigor-Ssi "ucap Hyung
"Baik tuan"ucap Grigor-Ssi berjalan bersama 2 Odang pria megeringinya.
Dia keluar dari ruangan itu
"Apa ada sesuatu yang salah, Nam-Ssi?"tanya Lee Jeol.
"Ah tidak masalah, adikku hanya ingin beberapa camilan. Jadi aku menyuruh bawahanku untuk membelikan beberapa camilan "ucap Hyung tersenyum.
"Aktingnya benar benar luar biasa"gumamku.
Pembicaraan pun berjalanjut.
Dan 30 menit terlewat
"Baik Nam-Ssi setelah mendengar penjelaskan anda yang begitu ringkas dan masuk akal. Baik saya akan melakukan kesepakatan dengan perusahaan anda"ucap Lee Jeol.
"Begitukah, mohon bantuannya lee-Ssi"ucap Hyung mengulurkan tangannya.
"Yah tolong bantuannya juga"ucap Lee Jeol menjabat tangan Hyung.
Tuk tuk
Suara ketukan terdengar dan Grigor-Ssi kembali dengan 2 Orang tadi.
"Apa sudah selesai?"tanya Hyung.
"Kami sudah meletakan semua Camilan itu didalam mobil tuan"jawab Grigor-Ssi.
"Ah begituyah, mohon maaf kalau kurang sopan Lee-Nim. Aku harus pulang. Ini sudah masuk jam makan siang adikku. Jika dia tak makan di waktu yang sama dia akan sakit perut . Jadi anda tahu maksud saya kan"ucap Hyung tersenyum.
"Ah tentu saja, kalian berdua antar tamu kita sampai mobil mereka"ucap Lee Jeol kepada bodyguard nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Second life (Bl)
Science FictionUp setiap hari Senin,Kamis dan sabtu seorang pria berumur 34 tahun yang terus bekerja demi mengejar kepuasan ayahnya yang serakah. tapi meski sudah berkerja bertahun tahun ayahnya Masi tetap tak puas dengan kerja kerasnya dan membuat pria itu mulai...
