Something

614 62 8
                                        

"Arghh anjir badan gue sakit."

Pagi ini Sana terbangun dengan seluruh badan yang terasa sakit.

Itu semua karena ulah Tzuyu semalam.

Perempuan jangkung itu memberi Sana 'Pelajaran' sampai tengah malam.

Benar-benar kelas malam yang sangat panas.

Sana menoleh, disampingnya masih ada Tzuyu yang tidur tengkurap dengan tubuh yang sama-sama polos.

"Bringas banget dia semalem." gumam Sana.

"Karena cemburu huh?" Sana tersenyum miring, jarang-jarang Tzuyu moda nakal seperti itu.

"Apa gue bikin dia cemburu tiap hari aja ya biar gue digas terus?"

Dia geleng-geleng kepala, berusaha mengusir bayangan mesum di otaknya.

"Lecet gue yang ada."

Sekali lagi Sana merenggangkan tubuhnya sebelum pergi menuju kamar mandi.

*

"Besok berangkat pagi?"

"Iya sayang kayak biasa."

Hari ini jadwal Sana ke agensi, dan Tzuyu memaksa untuk ikut menemaninya.

Mungkin dia masih dalam mode cemburu.

"Aku masuk dulu ya mau laporan."

"Yaudah aku tunggu ruang latihan aja."

Mereka berpisah, Sana memasuki ruang meeting untun memberikan laporan kegiatan individunya kemarin bersama Prada, dan dilanjut dengan briefing untuk keberangkatannya ke Aussie besok.

Sebelum pergi ke ruang latihan, Tzuyu ke caffe memesankan 2 minuman untuknya sendiri dan Sana. "Terimakasih."

Baru aja dia berbalik, ternyata dia mendapati Nayeon yang baru aja masuk.

"Ka Nay ada jadwal?"

"Iya ada, aku mau meeting untuk photobook. Kamu sendiri ngapain disini?"

"Nemenin Sana lagi meeting juga."

Nayeon hanya ngangguk-ngangguk, jelas aja dia udah tau kalo Tzuyu kesini pasti ada alasannya.

"Terus ini mau kemana Tzu?"

"Ke ruang latihan sih ka, paling tidur bentar."

Nayeon tersenyum dari balik maskernya. "Yaudah ayo unnie temenin sebentar."

"Loh katanya mau meeting?"

"Masih ada satu jam lagi."

Tzuyu terheran-heran dengan Nayeon sekarang. "Gila, kok rajin banget."

"Udah yuk."

*

"Cantik banget."

Sisa 10 menit lagi sebelum jadwal meetingnya dimulai, tapi Nayeon sepertinya masih betah memandangi Tzuyu yang tertidur di sampingnya.

Dengan penuh keberanian, Nayeon mengusap lembut kepala Tzuyu.

"Hmmm sayang aja udah punya orang."

I Just Wanna Be With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang