Karna ketinggalan banyak, aku mulai up pelan-pelan ya!
Makasih yang udah nungguin aku update
🤍🤍🤍
Happy reading, luv💜💙
***
"Baby?"
"Hmm?"
"Liat kacamata aku gak?" tanya Sana.
"Yang mana? Kacamata kamu banyak loh di laci"
"Yang baru aku pake semalem, aku lupa banget itu dimana."
Pagi-pagi sekali kediaman Tzuyu sudah sangat berantakan seperti kapal pecah.
Semua penyebabnya karena mereka berdua lupa packing untuk berangkat ke Singapur. Jadwal latihan dan syuting Twice yang padat membuat mereka sangat kelelahan.
"Nih ada di deket wastafel."
Sana menerima kacama itu sambil tersenyum memamerkan gigi rapihnya. "Makasih sayangku."
"Aku gantian mandi dulu ya, kamu langsung cepet pake baju kalo udah selesai packing"
"Iya, ini aku mau cari outfit dulu. Kamu emang udah semua?"
"Punyaku udah semua yang" jawab Tzuyu sambil berjalan ke kamar mandi.
Mereka gak mau telat datang ke agensi untuk briefing terakhir sebelum berangkat, karena kalo telat Jihyo mengancam mereka semua dengan denda 1 juta won.
Setelah mengacak-acak ruang wardrobe Tzuyu, Sana mulai melepas bathrobe dan menggantinya dengan baju putih dan celana panjang hitam. "Hmm masa polosan gini?" gumamnya sambil memperhatikan dirinya dari cermin.
Lagi-lagi perempuan Osaka itu mulai mencari-cari sesuatu yang pas untuk melengkapi outfitnya hari ini.
"Wait... ini kan punya gue anjir. Pantesan gue gak pernah liat ini di rumah, ternyata ada disini." Diambilnya jaket hitam tebal itu dan memakainya. "Nah cocok!"
Beralih ke aksesoris, bukan Sana namanya kalo outfit di bandara cuma polosan. Dia memakai anting, kalung, slingbag, dan kacamata hitam yang gak mungkin ketinggalan. "Yosh, udah kawaii banget banget banget. Puas gue liat diri sendiri." Sana tersenyum memandang dirinya sendiri dari pantulan cermin.
"Sayang udah selesai belum?!" teriak Tzuyu.
"Udah yang!"
Saat Sana kembali ke kamar, ternyata Tzuyu sudah berpakaian rapih lengkap dengan slingbag dan koper yang sudah dibawa keluar kamar.
"Kamu kayak mau nongkrong, serius nih kamu cuma begini?" tanya Sana gak percaya melihat penampilan Tzuyu yang kelewat santai.
"Sayanggg Singapur itu panas loh, aku yakin pasti kamu nanti kegerahan sendiri"
"Masa sepanas itu?"
"Gak inget dulu kita pernah bikin konten disana hmm? Yang kamu nyuri kertas missi aku."
Sana menepuk keningnya sendiri, dia bahkan lupa kalo Singapur sepanas itu. "Haduh yaudah aku ganti outfit dul—"
"Gak ada waktu sayang. Manager unnie udah di bawah, ayo kita turun sekarang." Tzuyu merangkul pinggang Sana, berusaha untuk membawa perempuan itu segera keluar dari apartnya.
Sana hanya bisa mencebikkan bibirnya, dia kesal karena Tzuyu bahkan gak biarin dia melepaskan jaket tebal itu.
Seakan tau apa isi pikiran pacarnya, Tzuyu mengusap lembut kepala Sana untuk menenangkannya. "Nanti abis pemeriksaan di bandara gak usah dipake lagi jaketnya, langsung titip ke manager aja, sementara pake dulu"
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
