"URGENT! Tolong siapapun yang lusa bisa ikut gue bantu kakak gue, langsung respon yaa!"
Karena ponsel kedua sama-sama bergetar, Sana mengambil asal ponsel yang ada di meja samping tempat tidur mereka.
"Pasti dari grup, yakan?" tanya Tzuyu.
"Iya, Momo nih. Tumben banget"
"Kenapa emang?"
Sana membacakan ulang pesan yang dikirim Momo tadi.
"Eh Nayeon mengetik nih, kamu baca aja pake hape aku." Sana memberikan ponselnya, karena kebetulan yang tadi dia ambil itu punya Tzuyu.
"Gue gak ada kegiatan sih, bantuin apa btw Mo?" - Nayeon.
"Gue juga gak sibuk sih Mo, kan kita libur" - Hyo.
"Gue juga Mo. Ada apaan?" Jeonggg.
"@ Sana bales gak lo monyet! Baca doang, tapi gak respon" Momoringg.
Tzuyu menukar ponsel mereka saat nama Sana dinotice Momo. "Bales sendiri deh yang, sini tukeran."
Dengan malas-malasan Sana membalas pesan itu. "Kosong sih" balasnya.
Tzuyu langsung menoleh setelah baca pesan Sana.
"Kamu gak syuting?"
"Nanti pagi syuting, terus sorenya kita disuruh kumpul di agensi kan? Nah abis itu harusnya libur, terus tanggal 17 aku ada meeting sama Prada."
Tau kalo jadwal Sana mulai padat, Tzuyu cuma bisa pasrah.
Dia udah mulai terbiasa ditinggal Sana kerja terus.
"Kamu sendiri gimana? Free gak?" tanya Sana.
Tzuyu menggeleng pelan. "Kan masih ada Mama, lusa sore aku anter Mama ke bandara. Lagian aku juga udah terlanjur bilang free ke Mama sih yang."
Masih dalam rangka merayakan Tzuyu, Mama Chou mau quality time bersama dengan anak bungsu kesayangan. Jadwal latihan Twice yang kebetulan kosong selama beberapa hari bisa Tzuyu gunakan untuk menemani sang Mama.
"Gue mau ngajak kalian buat jadi tim dance nya Kakak gue di World of Street Woman Fighter. Gimana? Kalian mau gak? @ Nayeon @ Sana @ Jihyo @ Jeong ????" - Momoringgg.
"Waduh, tiba-tiba banget nih yang?" Tzuyu panik sendiri baca chat dari Momo.
"Seru sih pasti, menurut kamu gimana?"
Biarpun dia free dan tertarik dengan ajakan Momo, tapi Sana tetap meminta izin Tzuyu.
Takutnya Tzuyu marah-marah karena latihan dance di Twice aja udah capek banget, apalagi mendadak harus latihan bareng tim kakaknya Momo.
"Terserah kamu aja, pasti kamu mau kan?"
Sana mengangguk. "Boleh?"
"Gakpapa kalo kamu mau, lagian aku kan pernah bilang ke kamu. Gak mungkin kamu bisa diem aja di rumah kalo lagi free."
Sana memeluk Tzuyu kesenangan. "Makasih yaa, kamu emang paling ngertiin aku."
"Sekarang bobo, kamu baru pulang syuting terus ngerayain ultah aku di luar, padahal pagi nanti kamu udah harus berangkat syuting lagi."
"Bentar."
Sana segera membalas bubble chat Momo, dia setuju untuk ikut ambil bagian dalam tim dance kakaknya Momo.
"Udah yuk, night sayangkuu"
Tzuyu mengecup bibir Sana sebelum akhirnya membawa perempuan itu kedalam dekapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
