"Welcome July! Semangat latihan semuanya!" teriak Jihyo pakai mic.
"Kebiasaan banget pasti dateng-dateng langsung teriak" Mina mengusap dadanya karena kaget.
"Biasalah, mulutnya kan kayak toa" jawab Momo.
"Gais setelah makan siang jangan lupa kita ada meeting untuk bahas penyesuaian jadwal latihan dan syuting untuk konten twice kayak iklan, endors, atau untuk promosi album kita. Mengerti semuanya?"
Kali ini bukan Jihyo yang teriak, tapi salah satu manager mereka tiba-tiba masuk dan langsung ngingetin agenda mereka hari ini pake suara yang kencang.
"MENGERTI!"
Mina menghela nafasnya. "Astaga jantung gue!"
"Jeong coba lo liat Mina." Momo tertawa ngakak dan langsung memeluk perempuan yang pagi ini udah kaget dua kali.
"Sabar ya Min, ini belum aja Sana atau Nayeon tiba-tiba teriak juga" Jeong ikut menenangkan Mina dengan mengusap punggungnya.
Latihan hari ini adalah latihan gabungan. Mereka akan nyanyi secara langsung sambil dance bersama dengan para dancer yang akan menemani mereka di konser nanti.
Sana melepaskan jaketnya, dia mulai menggulung lengan dan mengikat bajunya ke belakang.
Diam-diam Tzuyu memperhatikan itu, Sana yang wajahnya polos tanpa makeup semakin membuat Tzuyu gemas.
Tzuyu masih duduk di sofa sambil menghabiskan roti dan cheese kimbab sisa Sana.
"Gue tau mata lo kemana, segitunya banget mantau tunangan?" bisik Chaeng.
"Ya dia cantik, betah lah gue liatin dia" jawab Tzuyu santai.
"Gue boleh tanya sesuatu gak sih Tzu?"
"Tanya apa? Tumben banget lo izin dulu?"
Chaeng nyengir, dia menundukkan kepalanya malu-malu. "Menurut lo ka Sana enak gak?"
"Hah?! Pertanyaan macam apa itu? Harus gue jawab kah pendek?"
"Jawab aja lah gak usah sambil ngatain gue"
Tzuyu berfikir sebentar, karena hal itu seharusnya jadi sesuatu yang gak akan mungkin dia kasih tau ke orang lain.
"Enak, pipinya bisa gue gigit"
"Bukan gitu maksud gue.... Intinya kalo lo 'main' sama cewek lo enak gak?"
"Ini kenapa sih tiba-tiba banget?" tanya Tzuyu heran.
"Lo jangan bilang siapa-siapa tapi ya Tzu?"
"Iya"
Chaeng mengatur nafasnya perlahan sebelum akhirnya dia mengungkapkannya.
"Gue kebayang ka Mina, akhir-akhir ini gue selalu ada perasaan pengen cium dia lagi. Gue kayaknya kurang... bergairah sama pacar gue"
"Yang bener aja lo Chaeng, dulu lo sendiri yang milih ninggalin dia demi cowok lo. Sekarang bisa-bisanya bilang pengen cium dia"
"Nah itu, gue pusing. Gue kangen banget! Bisa gak ya gue curi-curi kesempatan buat deket dia selama konser nanti?"
"Emang yakin pas konser nanti cowok lo gak dateng? Konser hari pertama kita pasti ada dia kan?"
Chaeng mengusap pelan wajahnya. "Susah banget ya jadi bi, satu sisi gue sayang cowok gue, tapi gue juga kangen ka Mina"
"Itu mah lo aja yang masih labil, padahal ka Mina udah sesayang itu sama lo Chaeng."
Untungnya mereka lagi ada di sofa paling pojok yang jauh dari keramaian, bahkan jauh dari Mina yang juga sedang menghabiskan sarapannya di dekat Momo dan Jeongyeon.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
